Hadiri Pelantikan Anggota PPS, Walikota Parepare Tekankan Integritas Hasilkan Kerja Profesional

PAREARE, RADIO PEDULI – Wali Kota Parepare, H. M Taufan Pawr menghadiri pelantikan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Parepare yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare.

Dihadiri seluruh komisioner KPU, Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir, Perwakilan pejabat Forkopimda, Asisten, Staf Ahli dan beberapa Kepala SKPD lingkup Pemkot Parepare, dan Para Camat serta Lurah, yang digelar di Hotel Bukit Kenari, Selasa (24/1/2023).

Walikota Parepare Taufan Pawe dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa 66 PPS yang dilantik ini merupakan perpanjangan tangan dan ujung tombak dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya bersyukur, berterimakasih dan bangga kepada jajaran KPU yang telah melewati tahapan-tahapan dan hari ini adalah tahapan yang paling dinantikan karena kalian PPS itu adalah ujung tombak, garda terdepan dari pelaksanaan pemilu 2024 mendatang. Semuanya itu tergantung dari kalian,”Jelas Taufan.

Taufan juga berharap, agar para anggota PPS yang baru dilantik ini, menyadari bahwa posisinya dan amanah yang diterima adalah sebagai leading sektor penyelenggaraan pemilu Tahun 2024.

“Saya melihat KPU telah bergerak sebagaimana mestinya, yang telah melakukan proses dan rekruitmen hingga dilakukan pelantikan tersebut,” tandasnya.

Ia juga berpesan kepada 66 anggota PPS yang telah terpilih ini, agar bisa menjadi pribadi-pribadi yang kuat, dan tangguh serta berintegritas, dan melahirkan kerja-kerja profesional.

Sementara Ketua KPU Kota Parepare Hasruddin Husain mengatakan, bahwa pengambilan sumpah ini dilaksanakan serentak se Indonesia yang sesuai dengan jadwal dan tahapan pemilu tahun 2024.

“jadi tugas pertamanya dari PPS nanti ini melakukan perekrutan pantarlih. Jadi ada 454 TPS di parepare yang akan direkrut petugas pantarlih nya dalam melakukan proses coklit,” jelas Hasruddin

Tugas kedua dari PPS, tambahnya, yaitu membantu PPK serta KPU dalam melaksanakan tahapan-tahapan pemilu. Dan melakukan perekrutan KPPS untuk masa-masa pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2024.

Di akhir kegiatan, Walikota Parepare dua periode ini bersama Ketua KPU Kota Parepare memberikan selamat kepada 66 anggota PPS yang telah dilantik.(Ant)

Empat Pelaku Spesialis Pembobolan Rumah Kosong Diringkus Polisi Parepare

PAREPARE, RADIO PEDULI – Empat terduga pelaku pencurian spesialis rumah kosong, diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Parepare. Ke empat terduga pelaku tersebut diamankan melalui arahan Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Deki Marizaldi, yang dipimpin Kanit Resmob, Aiptu Benny Hasan dan dibackup oleh Tim Opsnal Polsek Walenrang Polres Luwu.

Keempat terduga pelaku tersebut, diketahui berinisial MA (24 tahun) Alamat BTN Tassiso Kelurahan Galung Maloang, MF (19 tahun) Alamat Jalan Bukit Madani Kelurahan Lapadde, NA (16 tahun) yang beralamat di Jalan Lasiming , dan MR (17 tahun) alamat Perum A.R Malaka Kelurahan Bukit Harapan Kota Parepare, dengan tindak pidan pencurian pemberatan spesialis pembobolan rumah kosong yang sedang perjalanan melarikan diri ke Provinsi Sulawesi Tenggara setelah mendengar temannya inisial NA yang ditangkap di Kota Parepare.

Hal ini diungkapkan Kapolres Parepare, AKBP Andiko Wicaksono, saat memimpin press release yang didampingi Kasat Reskrim AKP Deki Marizaldi, di Ruang Press release Polres Parepare, Selasa (24/1/2023).

Andiko Wicaksono menuturkan, penangkapan terhadap terduga pelaku pencurian pembobolan rumah kosong tersebut, berawal ketika Unit Resmob Sat Reskrim Polres Parepare melakukan serangkaian penyelidikan, terkait laporan polisi nomor /b/22/1/2023/res parepare/polda sulsel.

“kejadian hari senin tanggal 16 januari 2023 sekitar pukul 20.00 wita terkait tindak pidana pencurian kotak amal didalam sebuah warung di jalan bau massepe kel.lumpue kec.bacukiki barat kota parepare ditangkaplah diduga tersangka yang inisial (NA) kemudian dilakukan pengembangan dan didapat informasi bahwa 3 (tiga) orang tersangka lainnya inisial MA, MF, dan MR dalam perjalanan menuju kota kendari, prov. sulawesi tenggara,”tutur Andiko

“selanjutnya, tim resmob polres parepare berkordinasi dengan tim opsnal polsek walenrang polres luwu bahwa pelaku pencurian semantara berada di wilayah hukum polsek walenrang polres luwu, dengan informasi yang di peroleh akhirnya tim opsnal polsek walenrang bergerak ke kel. bosso kab.luwu dan berhasil mengamankan para pelaku,”Lanjutnya.

ke empat pelaku tersebut, tambahnya, langsung dibawa ke Polres Parepare dengan membawa sejumlah alat bukti, dan kemudian dilakukan interogasi. dan dari hasil interogasi tersebut, para pelaku mengakui melakukan aksinya beberapa kali di Kota Parepare sebanyak 6 TKP, Kab. Wajo 2 TKP, Kab. Sidrap 1 TKP, Kota Palopo 1 TKP, dan Kab.Kolaka Provinsi SUlawesi Tenggara 1 TKP.

“Adapun pasal yang disangkakan terhadap pelaku, yaitu pasal 363 ayat (2) Jo Pasal 65 KUHP pidana JO.UU RI No 11 Tahun 2012 tentang sistim peradilan pidana anak diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun,”terangnya.(Ant)

Sakit Hati Kerap Dilapor, Mahasiswa Parepare Curi Motor Tetangga Kos Gunakan Kunci Lemari

PAREPARE, RADIO PEDULI – Dua pelaku Curanmor berhasil diamankan dan dihadirkan dalam press realese Polres Parepare, melalui Polsek Ujung, di Markas Komando (Mako) Polres Parepare, Kamis (19/1/2023).

Kedua pelaku tersebut inisial A (35) laki-laiki dan V (22) perempuan seorang mahasiswa. Sementara korbannya inisial R (19) Warga Parepare, tetangga kos dari pelaku V.

Kapolsek Ujung, Polres Parepare, AKP M. Anwar, mengungkapkan, kasus ini berawal adanya laporan dari warga yang sempat melihat aksi pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku melakukan aksinya ini karena sakit hati kerap dilapor oleh tetangga kosnya R.

“Pelaku V minta tolong kepada rekannya A membantu mencuri motor korban R, karena sakit hati sering dilaporkan oleh pacar korban (R) kepada orang tuanya bahwa kerap membawa laki laki ke kamar kostnya,” jelasnya.

Saat Korban R ini memarkir motornya di teras kamar kost lanjut AKP Anwar menerangkan, pelaku kemudian menggencarkan aksinya mencuri motor yang terparkir itu menggunakan kunci lemari.

“Korban R ini ke Enrekang beberapa hari, motornya di parkir di depan kamar kos dalam keadaan terkunci leher, dan sekembalinya dari Enrekang, korban R sudah tidak melihat motor miliknya itu.,” ucap Anwar.

AKP Anwar menambahkan, adapun barang bukti motor tersebut berhasil diamankan di rumah orangtua pelaku A. Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Usai digelar pengungkapan kasus curanmor ini, kedua pelaku kini diamankan di rumah tahanan Polsek Ujung untuk penyidikan lebih lanjut.(Ant)

Berulah Kasus Yang Sama, Residivis Cabul Kembali Ditangkap Polres Parepare

PAREPARE, RADIO PEDULI – Seorang oknum pengajar, berstatus tenaga honorer merupakan residivis kasus pencabulan, kembali berulah.

Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Parepare, kembali mengamankan pelaku kejahatan seksual inisial AU terhadap anak didiknya.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Deki Marizaldi SIK saat menggelar press realese, mengungkapkan, bahwa pelaku kejahatan seksula tersebut merupakan oknum pengajar disalah satu sekolah menengah kejuruan di Kota Parepare berinisial AU (44), warga Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

“Korbannya ada tiga anak yang masih berstatus pelajar berinisial RF (15), S (17), dan MZ (15). Dari kejadian itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit HP, pelaku AU (44) merupakan residivis dalam perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur pada tahun 2012,”ungkap AKP Deki, Rabu (18/1/2023).

Lanjutnya, Tiga korban adalah anak di bawah umur, dimana lokasi kejadiannya di area Pekuburan Panroko, Jalan Hikmah, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

“Pelaku AU, juga diketahui sebagai pembina atau instruktur lapangan dalam kegiatan masa bimbingan fisik dan mental (Madabintal) terhadap peserta didik baru,” tuturnya.

Deki menuturkan, aksi pelaku berawal dari kegiatan Madabintal yang mana para korban termasuk peserta dalam kegiatan tersebut. Dan dari hasil pemeriksaan, diketahui perbuatan tersangka diduga dilakukan pada 19 Agustus 2022 lalu.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka pencabulan itu diancam menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar. Serta Undang-Undang Kekerasan Seksual dengan ancaman pidana hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 300 juta,”terangnya.(Ant)

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare Catat Kenaikan Klaim 3 Program Di Tahun 2022

PAREPARE, RADIO PEDULI – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare, mencatat adanya peningkatan angka klaim untuk 3 program di Tahun 2022.

Ketiga program tersebut yakni Program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan program Jaminan Kematian.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare, Kausariah Sudirman memaparkan, bahwa untuk Tahun 2022, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare menyalurkan Total kurang lebih Rp 60 miliar dari 5 program klaim yang telah diamanahkan. Dan itu didominasi program Jaminan Hari Tua (JHT).

“Jika dibandingkan tahun 2021 lalu, ada kenaikan dari 2.793 klaim yang totalnya kurang lebih Rp 40 miliar. Jadi memang ada kenaikan signifikan kkurang lebih 16 miliar untuk jaminan hari tua,”Papar Kausariah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk program jaminan kecelakaan kerja, juga ada kenaikan 3 kasus di tahun 2022, yang sebelumnya hanya 5 kasus. Jadi di Tahun 2022, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare juga mengklaim 8 kasus dengan total pembayaran sekitar Rp 532 juta, dibandingkan tahun 2021 hanya membayarkan kurang lebih Rp 379 juta saja.

“Program JKK ini juga klaimya meningkat dari Tahun 2021 yang hanya dibayar Rp 379 juta saja. Sementara untuk klaim program jaminan kematian kita bayarkan tahun ini sebanyak 75 kasus jadi naik 4 kasus dari tahun 2021, hanya 71 kasus kita bayarkan sekitar Rp 3 miliar,”jelasnya.

Sementara, tambahnya, dari program jaminan pensiun itu menglami penurunan dari tahun 2021 yang dibayar 57 kasus. Sementara tahun 2022, sebanyak 29 kasus tapi pembayaran akumulasinya yang bertambah.

“Jadi dari 29 kasus tahun 2022 ini kita sudah bayarkan untuk kasus jaminan pensiun Rp 312 juta, sementara tahun 2021 57 kasus kurang lebih Rp 500 juta. Sementara untuk Program baru yakni JKP di tahun 2022 ada 1 kasus yang berhasil dibayarkan untuk jaminan kehilangan pekerjaan untuk tenaga kerja yang di PHK atau diberhentikan dari perusahaan. itu kita bayar sudah klaim yang keduanya kurang lebih Rp 1 juta,”tandasnya.

Ia menyebut, ke lima program tersebut, ada yang mengalami kenaikan klaim dan ada yang mengalami penurunan.(Ant)

Sigap, PKK Remaja Kecamatan Soreang Bersama Forum Anak Kelurahan Ujung Lare Lakukan Pendampingan Percepatan Administrasi Anak Gizi Buruk

PAREPARE, RADIO PEDULI – Adanya Balita penderita gizi buruk di Kelurahan Ujung Lare, langsung mendapat respon PKK Remaja Kecamatan Soreang dan Forum Anak kelurahan Ujung Lare.

Melalui agem 2P (Pelopor dan Pelapor), PKK Remaja Kecamatan Soreang bersama Forum Anak Kelurahan Ujung Lare, mengambil langkah untuk segera memberikan pendampingan percepatan dokumen kependudukan terhadap balita yang menderita gizi buruk tersebut.

Ketua TP PKK Kelurahan Ujung Lare, Rana saat mengunjungi anak yang kini dirawat di salah satu Rumah Sakit mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk memantau perkembangan Balita bernama Jusran, yang sejak dua bulan lalu diketahui mengalami gizi buruk dengan berat badan hanya 3,2 Kilogram.

“Jadi kami melakukan kunjungan ke RSUD ini untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak bernama Jusran yang mengalami gizi buruk,” Jelas Rana.

Beberapa hari sebelumnya, lanjut Rana, Tim PKK remaja Kecamatan Soreang bersama forum anak Kelurahan Ujung Lare bekerjasama dengan SKPD terkait dalam hal ini Disdukcapil yang diintegrasikan antara Puskesmas, PKK Kelurahan, dan tim relawan untuk membantu penerbitan dokumen kependudukan Jusran.

“karena anak tersebut belum ada pencatatan kependudukan secara administrasi, jadi Alhamdulillah kami bekerjasama dengan beberapa SKPD terkait untuk percepatan penerbitan, baik Akte Lahir, Kartu Keluarga, KIA, maupun BPJS Kesehatannya. Dan saat ini anak itu sudah mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik di Rumah Sakit,”tuturnya.

Senada disampaikan Sekreatris PKK Remaja Kecamatan Soreang Asril bahwa Tim PKK Remaja Kecamatan Soreang bersama Forum Anak telah mengaplikasikan sebagai agen 2P, yaitu sebagai Pelopor dan Pelapor terkait anak yang kurang gizi atau anak yang tidak memiliki dokumen kependudukan.

“Kami PKK Remaja Kecamatan Soreang belajar untuk mendampingi anak yang kurang gizi dan anak yang tidak mempunyai KIA, BPJS dan dokumen kependudukan lainnya. Dan kami sudah menyerahkan surat keterangan mendapatkan BPJS dari Kelurahan kepada pihak keluarga anak yang mengalami gizi buruk, “ujar Azril

Sementara Orang tua Jusran Nur Indah, membenarkan, bahwa dari hasil pemeriksaan melalui Posyandu, cucunya bernama Jusran tersebut sudah curigai mengalami gizi buruk. Dengan adanya koordinasi dan integrasi antara Puskesmas dan pihak Keluarga yang didampingi PKK Kelurahan, anak tersebut disarankan untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.

“Alhamdulillah, setelah dua hari ini cucu saya sudah diberikan susu oleh pihak Rumah Sakit. Dia coba dulu, kalau memang cocok dilanjut, kalau tidak cocok, susunya akan diganti lagi,” ujar Nur Indah, nenek Jusran.

Ia juga menyampaikan terimakasih atas kesigapan Tim PKK Remaja Kecamatan Soreang bersama PKK Kelurahan, tim relawan, forum anak, dan SKPD terkait yang sudah terintegrasi dengan tim Puskesmas yang telah membantu atas pendampingan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Jusran. (Ant)

Lapas Kelas IIA Parepare Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas Menuju WBK Dan WBBM

PAREPARE, RADIO PEDULI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, melakukan pembangunan dan penandatanganan pakta integritas kepada jajarannya, menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pencanangan Pembangunan WBK dan WBBM dihadiri Asisten III Pemerintah Kota Parepare, Eko W Ariadi, Pengadilan Negeri, Perwakilan Kapolres Parepare, Kejaksaan Negeri Parepare, dan dihadiri jajaran lingkup Lapas Kelas IIA Parepare, di Kantor Lapas Kota Parepare, Selasa (17/1/2023).

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare Totok Budiyanto, mengatakan pencanangan ini melibatkan stakeholder dan Pemerintah Daerah, yang merupakan bagian dari Kemenpan RB bahwa untuk Kementerian atau Lembaga diharapkan bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan juga pelayanan terbaik kepada publik.

“Dan juga untuk kegiatan sosialisasi, kita mengambil dari kemitraan kami dari BUMN yang bisa nanti memberikan kiat-kiat apa untuk bisa memberikan yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat termasuk bagaimana kita menangani permasalahan komplain, “Jelas Totok Budiyanto.

Untuk Menuju WBK Dan WBBM ini, lanjut Totok pihaknya akan melakukan langkah-langkah yaitu merubah mindset dan melakukan area-area perubahan.

” Intinya kalau sudah kita bisa merubah mindset, kita bisa bekerja bersama, ada kepedulian ada perhatian seluruh jajaran kita menuju wilayah bebas dari korupsi, “tandasnya.

Sementara Asisten III Pemerintah Kota Parepare, Eko W Aiyadi yang menghadiri kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Lapas Parepare yang telah mencanangkan Zona Integritas.

Pemerintah Kota Parepare Kata Eko, mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi untuk memberikan pelayanan prima.

“Pemkot Parepare dalam hal ini mendukung bagaimana pelaksanaan reformasi birokrasi, salah satunya bagaimana lapas parepare itu bisa memberikan layanan yang diselenggarakan oleh Lapas, dengan harapan bagaimana masyarakat benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik, ” terang Eko.

Pembangunan Zona Integritas ini tambahnya, selain merupakan salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi, juga menjadi langkah tindak lanjut atas komitmen Pemerintah Kota dalam upaya mensukseskan reformasi birokrasi dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan untuk menjadi lebih baik.

“Yang perlu dilakukan lagi adalah bagaimana membangun budaya kerja melayani, karena ini merupakan sebuah hal yang menurut kami itu perlu didorong dan terus dilakukan, untuk melakukan perubahan-perubahan. Sekali lagi kita harus mengejar ketertinggalan ini, dengan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan, “tandasnya.(Yanti)

Berdayakan WBP, Lapas Kelas IIA Parepare Lakukan Pembinaan Kerja Mebel

PAREPARE, – Untuk memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, melaksanakan program dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE)

Program tersebut dilaksanakan untuk membantu kebutuhan ekonomi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), salah satunya melalui pembinaan kerja mebel, dimana pengerjaannya memberdayakan warga binaan yang ada di Lapas sebagai tukang atau pekerja.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Parepare, Abdullah mengatakan, pembinaan kerja terhadap WBP merupakan program dari Kementerian.

“Salah satu pembinaan kerja yang dilakukan yaitu pengerjaan mebel. Untuk mebel bahan bakunya kita pesan langsung dari Jepara, tinggal pekerja yang merupakan WBP melakukan finishing hingga layak jual atau dipasarkan,” katanya, Kamis (12/1/2023).

Menurut Abdullah, sekitar 50 warga binaan yang diberdayakan untuk ikut pembinaan kerja. Pihaknya juga kata dia, terus melakukan pengkaderan agar tenaga-tenaga profesional dapat bertahan dan bisa bermanfaat bagi WBP saat bebas.

“Untuk pemasaran kita kerja sama dengan pihak ketiga yaitu UD Kembar Jepara Furniture, peminatnya sudah sampai di wilayah Sulbar. Harga dan kualitas bisa kita jamin lebih baik,” katanya.

Salah seorang WBP, Aminuddin mengatakan, telah mengikuti pembinaan kerja sejak tiga tahun terakhir, dan sudah ratusan mebel, baik kursi maupun meja dan lemari yang dihasilkan dan telah dipasarkan.

“Program ini sangat membantu kami warga binaan yang ada di Lapas, ada penghasilan yang kami dapat dari pembinaan kerja ini, sehingga hasilnya itu kami manfaatkan untuk biaya sehari-hari di Lapas, sekaligus bisa membantu ekonomi keluarga yang ada di rumah,” ungkapnya.(Yanti)

Wisata Kuliner Religi Masjid Terapung BJ Habibie Ditarget Rampung Akhir Januari

PAREPARE, RADIO PEDULI- Komitmen Walikota Parepare HM Taufan Pawe untuk menggenjot pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dengan menghadirkan inovasi baru di kawasan Masjid Terapung BJ Habibie.

Hadirnya wisata kuliner religius di bagian sisi utara kawasan Masjid Terapung BJ. Habibie, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare ini akan mendongkrak perekonomian baru di Kota Parepare.

Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang Cipta Karya Suwandi mengatakan, bahwa proses pembangunan wisata kuliner tersebut kini mencapai 70 persen dan akan ditargetkan rampung akhir Januari 2023 ini.

“pembangunan pelataran UMKM di kawasan masjid terapung ini bersumber dari dana DID tahun 2022, yang pekerjaannya dimulai dengan dari bulan November 2002 sampai sekarang masih berlanjut . Dan sekarang posisi-posisi progresnya adalah kurang lebih 70%. Kita targetkan bisa termanfaatkan di akhir bulan Januari tahun ini, “Jelas Suwandi.

lebih lanjut Suwandi menuturkan, pembangunan ini dihadirkan sebagai suatu ruang publik yang terintegrasi dengan pembangunan Masjid Terapung berkonsep wisata religi, juga memiliki sarana permainan anak-anak serta olahraga dengan mengedepankan estetika, karena ini akan menjadi salah satu ikon baru di Kota Parepare.

“di dalamnya ada UMKM sendiri berupa 8 unit kontainer kemudian ada ruang publik berupa tempat permainan anak-anak, kemudian ada ruang olahraga, dan jogging. Jadi semua terintegrasi disini, dan merupakan ikon Parepare yang mengedepankan kualitas dan estetika,” pungkasnya. (Ant)

Seluruh Anggota Panwascam Se kota Parepare Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

PAREPARE, RADIO PEDULI- Sebanyak 36 orang anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kota Parepare, resmi memperoleh perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan dalam mengawal Pemilihan Umum 2024 mendatang.

Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Parepare, kepada Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Parepare, Irwan Surya Darmawan, di Kantor Bawaslu, Senin (9/01/2023).

Menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Parepare, Kausariah Sudirman, 36 orang sebagai Panitia Pengawas Kecamatan yang tersebar di empat kecamatan di kota parepare, telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi tadi kita serah terima secara simbolis untuk kepesertaan. Jadi untuk kartunya kita bagikan kepada seluruh panitia pengawas kecamatan se Kota Parepare. Totalnya kurang lebih ada 36 orang yang sudah terdaftar di kami, “jelas Kausariah.

Perlindungan asuransi yang diberikan tambah Kausariah, meliputi jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja.

“Ini ikut dua program, ada jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja. Masing-masing kecamatan terdapat 9 orang panwascam per kecamatan,”sebutnya

Ia berharap, perlindungan Jaminan Sosial ini tidak hanya diberikan kepada Panwascam saja, tapi juga setelah Panwas Kelurahan terbentuk, juga bisa didaftarkan kepesertaan.

“Kedepan diharapkan di akhir bulan ini pengawasa dari kelurahan masing-masing ada 1 orang di 22 Kelurahan bisa juga terdaftar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, “harapnya

Sementara Ketua Bawaslu Kota Parepare melalui Koordinator Sekretariat Bawaslu, Irwan Surya Darmawan, menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan perlindungan bagi anggota pengawas yang bertugas di lapangan, agar lebih tenang dalam bekerja.

“terimakasih atas kerjasama ini. Dan kami berharap dengan adanya perlindungan ini, dapat membantu kepada seluruh panwascam dari segala resiko yang dialami dalam tahapan pemilu di 2024 mendatang, “tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pemaparan atau sosialisasi terkait manfaat, tata cara klaim, dan perlindungan-perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta asuransi.(Ant)