Cara Unik TSM Wakil Ketua DPRD Parepare Tampung Aspirasi Warga

PAREPARE, – Wakil Ketua DPRD Parepare, H Tasming Hamid memiliki cara tersendiri untuk menampung aspirasi masyarakat di dapilnya.

Selain kerap melakukan Silaturahim dengan pemuda Kota Parepare, H Tasming Hamid menggelar Reses yang dikemas secara unik dengan membagikan selebaran kertas dan meminta warga yang hadir dalam reses tersebut untuk menuliskan aspirasi atau usulan-usulannya.

Hal ini dikatakan Legislator Nasdem H Tasming Hamid, saat melakukan Reses yang digelar di O2, Senin Kemarin.

Sementara Wakil Ketua DPRD H Tasming Hamid juga telah melakukan Reses yang digelar secara unik di Warkop O2.

Dalam reses tersebut dikemas dengan cara membagikan selebaran kertas dan meminta warga yang hadir untuk menuliskan aspirasinya.

“kalau saya belum banyak tau apa-apa usulan warga yang mengemuka, karena kami Cuma menyodorkan selebaran dan kami membagikan untuk meminta warga menuliskan aspirasinya, kemudian itulah bentuk aspirasinya. Kemudian kami tampung dan akan disampaikan ke Pemerintah. Tetapi pada umumnya karena ini masih dalam kondisi pandemi, banyak yang mengeluhkan masalah bantuan usaha mereka, bantuan alat pertukangan, dan Insya Allah itulah yang menjadi prioritas selama pandemi ini,”Ungkap TSM.

Aspirasi yang disampaikan secara tertulis tersebut akan ditindaklanjuti melalui pokok-pokok pikiran DPRD dan siap mengawal sampai aspirasi tersebut terwujud.

“Ini merupakan momen warga untuk menyampaikan kebutuhan dan masalah-masalahnya. Kami tampung dan akan sampaikan, baik pada Anggaran 2021 maupun pada tahun 2022 mendatang,”pungkasnya.(Yanti)

Pemanfaatan Pasar Wekke’e Kini Dapat lampu Hijau, Pekan Depan Dinas Perdagangan Sosialisasi Ke Calon Pedagang

PAREPARE, – Dinas Perdagangan Kota Parepare mengklaim bahwa pemanfaatan Pasar Wekke’e yang sebelumnya diwacanakan beroperasi pada Juli lalu, kini mendapat lampu hijau.

Pemanfaatan Pasar Wekke’e tersebut akan segera terealisasi setelah mendapat respon baik dari Walikota Parepare HM Taufan Pawe.

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Dinas Perdagangan melalui Sekretarisnya Prasetyo Catur, melalui telepon selluler, Kamis (2/9/2021).

Prasetyo Catur mengatakan, bahwa untuk pemanfaatan Pasar Wekke’e tersebut harus melalui prosedur, mulai dari penyerahan pengelolaan Aset dari Pemerintah Pusat hingga persetujuan Walikota Parepare.

“Terkait penyerahan pengelolaan aset, kita sudah melakukan koordinasi dengan bagian hukum, bagian ekonomi itu kita sudah minta persetujuan dari pihak Koperasi dan sudah di ACC karena aset sebelumnya merupakan aset pemerintah provinsi dan provinsi menyerahkan ke daerah. Kemarin tahap selanjutnya meminta persetujuan dari pimpinan, dan Walikota juga merespon baik pemanfaatan pasar tersebut,”Ungkap Pras sapaan akrab Prasetyo Catur.

Dengan adanya lampu hijau tersebut, maka Dinas Perdagangan Tambah Prasetyo, segera mensosialisasikan ke para calon pedagang untuk mengetahui keinginan-keinginan mereka demi perbaikan kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi ini.

“Jadi senin pekan depan kita sosialisasikan. Karena ini masa pandemi jadi tidak bisa sekaligus menghadirkan masyarakat, jadi kita lakukan sosialisasi selama 2 hari, dan setiap hari dilakukan 3 sesi dan kita ambil 40 orang selama 3 sesi itu dengan jumlah pedagang kurang lebih 180 orang,”Tandasnya.

Sebelumnya, Walikota Parepare HM taufan Pawe mengatakan, bahwa pemanfaatan pasar Wekke’e ini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di Wilayah Kecamatan Bacukiki.

“Saya sangat merespon terkait pemanfaatan pasar wekke’e tersebut, karena satu-satunya kecamatan yang tidak memiliki pasar dan jumlah penduduknya sudah cukup padat. Makanya muncul pedagang di pinggir jalan karena tidak difasilitasi dalam satu tempat. Jadi dengan hadirnya pasar wekke’e ini betul-betul mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Bacukiki,”Ujar Walikota dua periode ini.(Yanti)

Tanamakan Sadar Pajak Sejak Dini, KPP Pratama Parepare Gelar Pajak Bertutur

PAREPARE, – Untuk menumbuhkan literasi pajak kepada generasi Z sejak dini,
Kantor Pelayanan Pajak (KKP) Pratama Kota Parepare, menggelar program pajak bertutur.

Kegiatan Pajak Bertutur ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-76, dengan mengambil tema “Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara”, dengan melibatkan peserta didik dari SMAN 2 Parepare, SMA Muhammadiyah, dan SMA Negeri 1 Barru, yang diselenggarakan secara virtual, di Kantor KKP Pratama Parepare, Rabu (25/8/2021).

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Parepare melalui Kasi Pelayanan Rika Meivi menjelaskan, Pajak bertutur ini salah satu program direktorat pajak yang rutin dilkaksanakan setiap tahun. Dengan tujuan menanamkan sadar pajak bagi kaum generasi Z atau calon generasi emas sejak dini

“Sasaran pajak bertutur ini kita memberikan pembekalan kepada pelajar tingkat SD, SMO, dan SMA. Namun tahun ini masih masa pandemi Covid-19, kita melaksanakannya dengan pelajar tingkat SMA untuk wilayah kerja Pajak Parepare, dengan tujuan memberikan edukasi terkait sadar pajak sejak dini,”Jelas Rika Meivi.

Program Pajak Bertutur ini merupakan salah satu peran pajak untuk negeri ini di tengah pandemi Covid-19. Olehnya itu diharapkan kontribusi anak muda dalam perpajakan merupakan wujud bela negara karena telah ikut serta menjamin kelangsungan negara, pertahanan dan keamanan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bangsa.

“Dalam program ini digelar beberapa lomba, yakninlomba Poster, Tiktax Challenge, Quiziz dan pantun antar sekolah yang dipilih tahun ini,”pungkasnya.
(Yanti)

Bank BCA Kerjasama Pemkot Parepare Gelar Vaksinasi, Dukung Percepatan Herd Immunity

PAREPARE, – Bank BCA Cabang Parepare berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Parepare, menggelar vaksinasi dosis pertama dengan membuka 500 kuota bagi masyarakat Parepare.

Kegiatan vaksinasi ini sebagai langkah Institusi perbankan untuk dapat membantu mempercepat target vaksinasi pemerintah secara maksimal, dan mendukung percepata Herd Immunity di Kota Parepare.

Hal ini disampaikan Kepala Cabang Bank BCA Parepare, M Safruddin Syam di sela-sela Vaksinasi di Rumah Sakit hasri Ainun, Jumat (20/8/2021).

“Ini kerjasama dengan OJK, Dinkes Provinsi dan Pemkot Parepare, tujuannya tentunya agar membantu pemerintah program kerja pemerintah dimana hal ini terkait dengan keehatan.

Untuk meningkatkan herd immuniy masyarakat kota parepare, kenapa ini penting karena jika imunnity sudah kuat di kota parepare, ekonomi dapat berjalan dengan baik. Masyarakat juga bisa keluar sehingga kesejahteraan masyarakat parepare bisa meningkat. Ini yang kita harapkan dari institusi perbankan, sebagai sosial responsibility di Parepare,”Jelas Kepala Cabang BCA Parepare.

Untuk menghindari kerumunan dan tetap menjaga protokol kesehatan, tambah Safruddin, Pihaknya melakukan secara bertahap dari 500 kuota tersebut dilaksanakan selama dua hari 20 agustus hingga 21 agustus. untuk hari pertama sebanyak 250 kuota, dan hari kedua sebanyak 250 kuota.

“vaksinasi kuota cukup besar 500, tentunya bagaiman kita melaksanakan vaksin ini tapi tetap menjaga prokos, menjaga keriumuman dan kita bagi dua hari, yakni 20-21. 25 setiap harinya.

Memang kita haru lakukan prokse karen apendaftaran juga dibuka secara online,”Ujarnya.(yanti)

Perluas Akses Energi Ke Masyarakat, Pertamina Hadirkan Pertashop Di Parepare

PAREPARE, – Untuk lebih menjamin distribusi dan ketersediaan Bahan bakar Minyak (BBM) di masyarakat pelosok, PT Pertamina Persero mengembangkan SPBU mini melalui Pertashop, di Kota Parepare.

SPBU Mini yang resmi bekerjasama dengan pertamina ini kini telah merambah masuk di Kota Parepare untuk bisa memberikan akses energi semakin merata kepada masyarakat yang belum terjangkau SPBU.

Senior Supervisor Communication Relations Pertamina Regional Sulawesi,Taufiq Kurniawan, usai kegiatan Sosialisasi Anugerah Jurnalistik Pertamina, menjelaskan hingga saat ini, sudah ada 5 Pertashop yang hadir di Kota Parepare, dan 5 Pertashop sementara dalam tahap verifikasi dan persiapan operasi.

Pertashop kata Taufiq, merupakan lembaga penyalur dari pertamina skala kecil yang menjual seluruh produk pertamina baik BBM, Elpiji Pelumas maupun produk Pertamina lainnya.

“Ini biasanya ditempatkan di tempat yang jauh dari SPBU minimal 10 Km dari SPBU untuk bisa memberikan akses energi semakin merata kepada masyarakat yang belum terjangkau SPBU. Kualitas BBM nya terjamin, karena disuplay langsung oleh mobil tangki dari pertamina dan juga kita buka kepada siapapun yang bisa mempunyai lahan yang cukup minimal 250 meter persegi atau 15×15 untuk bisa membuka pertashop, jadi menjadi mitra dari pertamina untuk bisa membuka bisnis pertashop untuk memeprluas akses energi kepada masyarakat,”Jelas Taufiq.

Menurut Taufiq, Pertashop ini menyediakan BBM dengan harga dan kualitas sama di SPBU dengan memperhatikan faktor safety.

“kita harapkan harga bahan pokok bisa turun dengan biaya distribusi yang ditekan oleh biaya BBM yang lebih rendah, dan harganya itu setara dengan SPBU. Contoh kita menjual Pertamax di harga Rp 9.200 harganya sama dengan SPBU mungkin lebih murah daripada kita harus beli bensin di eceran. Kualitas bbm terjamin dan lebih safety karena resmi dari pertamina,”pungkasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Bagi masyarakat yang tertarik mendirikan Pertashop, bisa melakukan pendaftaran secara online di https://ptm.id//MitraPErtashop. Dan untuk mengetahui lebih lanjut terkait Pertashop bisa membuka kemitraan-pertamina.com.(Yanti)

Denpal XIV/2 Parepare Turun Edukasi Warga Tetap Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

PAREPARE, – Personil Denpal XIV/2 Parepare turun melakukan Sosialisasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan yakni menggunakan masker di tempat-tempat umum.

Letda CPL Syamsuri Basli, Salah satu personil Denpal XIV/2 Parepare
mengatakan, kegiatan ini merupakan program langsung dari Kodam yang dilaksanakan tiap minggu, dengan menyasar berbagai tempat yang memicu keramaian yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.

“Salah satu upaya terhindar dari Covid-19 dengan memakai masker, sehingga kami juga mengedukasi masyarakat terkait penggunaan masker. Sebab, Covid-19 belum selesai dan ini dapat menyebar.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kesadaran mulai dari pribadi, sehingga bersama-sama terhindar dari Covid-19.(Yanti)

Berdayakan Wanita Rawan Sosial Ekonomi, Pemkot Parepare Salurkan Bantuan Bagi 30 KPM

PAREPARE, – Untuk memberdayakan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Sosial, memberikan perhatian dengan menyalurkan bantuan usaha ekonomi berupa sembako bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Melalui Program Pemberdayaan Sosial yang bersumber dari dana APBD Kota Parepare, sebanyak 30 KPM yang dianggap memiliki tingkat kerawanan sosial dari 2 Kelurahan yang ada di Kota Parepare yaitu, Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Tiro Sompe.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Parepare, Sappa Sao, Selasa (3/8/2021)

“Bantuan pemberdayaan sosial ini kita sasar itu adalah Wanita Rawan Sosial Ekonomi, yaitu wanita yang dianggap memeiliki tingkat kerawanan sosial apabila tidak dibantu. Wanita ini memiliki jenis usaha kecil-kecilan atau kios sehingga kita bantu barang-barang yang dapat mereka jual atau tambahan barang jualan. Sumbernya berdasarkan hasil Musrenbang tahun 2020 yang kita realisasikan pada tahun 2021. Kebetulan di Musrenbang hanya dua yang diusulkan untuk mendapat bantuan, yaitu kelurahan kampung baru sebanyak 25 kpm dan tiro sompe sebanyak 5 kpm jadi totalnya hanya 30 kpm saja,”Jelas Sappa Sao.

Dikatakan, Bantuan untuk WRSE dengan nilai sekitar Rp 85 juta ini diberikan dalam bentuk sembako berupa, Beras premium 25 Kg, Gula Pasir 50 Kg, Mie Instan 3 Dos, Susu Kaleng 1 dos, Ikan Kaleng 1 dos, Minyak Goreng 1 Dos, dan Sampo 1 Dos.

“kami berharap dengan adanya bantuan untuk para wanita yang berjualan kecil-kecilan ini dapat meningkatakan taraf hidup mereka, dan dapat membantu penerima agar lebih mandiri,”harapnya.(yanti)

Launching Kampung Tangguh Anti Narkoba, Wawali Parepare Harap Masyarakat Bersinergi Berantas Narkoba

PAREPARE, – Sebagai tindak lanjut arahan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) untuk mengajak masyarakat mencegah dan memberantas penyalah gunaan Narkoba, Polres Kota Parepare melaunching Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Kampung Tangguh Anti narkoba tersebut dilaunching oleh Wakil Walikota Parepare H pangerang Rahim dengan melakukan pengguntingan pita, yang didampingi Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, dan Kepala Staf Kodim 1405/Mallusetasi, Mayor Inf Oberan, dan turut disaksikan Camat Ujung Ardiansyah, Lurah Mallusetasi, Haliwangka, dan beberapa jajaran Polres Parepare, di Rw 5 Kelurahan mallusetasi, Selasa (3/8/2021).

Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim, mengatakan, hadirnya Kampung Tangguh di Kelurahan ini bagaiman mengkonsolidasi masyarakat untuk bekerjasama terintegrasi untuk meminimalisir peredaran Narkoba, mulai dari pusat hingga Daerah-daerah.

“Masa depan bangsa kita adalah ditentukan oleh generasi sekarang dan selanjutnya, kalau generasi kita sekarang rusak, maka bangsa kita kedepan juga kita tidak tau apa yang terjadi, salah satu yang merusaka adalah narkoba dengan berbagai macam jenis. Oleh karena itu pihak kepolisian mulai dari pusat hingga paling bawah itu membuat sebuah program kampung tangguh narkoba, agar diharapkan masyarakat bersinergi, karena kalau semua masyarakat bersinergi mulai pejabat samapai rt/rw masyarakat bersatu padu menanggulangi, maka insya allah kedepan parepare bebas narkoba,”tandas Pangerang.

Sementara, Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah, mengatakan, Program Kampung Tangguh Anti Narkoba ini merupakan program yang telah diluncurkan oleh Kapolri yang akan diikuti oleh seluruh Polres-Polres ataupun Polsek yang ada di setiap Daerah dengan tujuan agar masyarakat dapat berperan serta untuk memberantas peredaran narkoba.

“Kelurahan Mallusetasi ini dipilih karena kita melihat dan paling siap di seluruh Kelurahan di Parepare ini, adalah Kelurahan Mallusetasi. Ini sebagai titik awal, nanti kita dorong untuk kelurahan-kelurahan yang lain. Karena sebebnarnya yang paling dominan bagaimana untuk memberikan informasi atau sama-sama mencegah peredaran narkoba,”Terang Welly.(Yanti)

Pemkot – KPU Parepare Sepakati Bumi Harapan dan Ujung Sabbang Sebagai Locus Kelurahan Peduli Pemilu

PAREPARE, RPP – KPU Kota Parepare telah melakukan Penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah kota parepare dengan KPU Kota parepare terkait dukungan pelaksanaan kelurahan peduli pemilu dan pemilihan kamis 29/07/2021 di ruang rapat pemerintah kota parepare.

Dalam penandatanganan MoU tersebut, 2 Kelurahan yakni Kelurahan Bumi Harapan dan Kelurahan Ujung Sabbang disepakati menjadi Kelurahan peduli pemilu.

Menurut Ketua KPU Parepare, Hasruddin Husain, dipilihnya dua Kelurahan tersebut karena merupakan representatif sebagaj pusat pemerintahan sehingga eksekutif, legislatif dan penyelenggara pemilu semuanya berkumpul di wilayah tersebut.

“Kami sepakati Kelurahan Bumi Harapan menjadi pusat sirkulasi politik di Kota Parepare dan yang ke dua Kelurahan Ujung Sabbang Kecamatan Ujung, karena tingkat parmas lebih kecil jika dibandingkan kelurahan lainnya di wilayah kecamatan ujung sehingga ini menjadi titik tolak KPU Kota parepare untuk meningkatkan parmas di kelurahan ini dengan program kelurahan peduli pemilu dan pemilihan,”Jelas Hasruddin.

Program DP3 ini lanjutnya, akan tetap di evaluasi kembali jika output dari kegiatan ini bisa mencapai target.

“Kegiatan ini akan dilanjutkan dan memberikan apresiasi kepada Camat Bacukiki Barat dan lurah Bumi Harapan serta Camat Ujung dan Lurah Ujung Sabbang atas partisipasinya untuk mewujudkan program ini,”ujarnya.

Sementara, Walikota Parepare HM Taufan Pawe sangat antusias mendukung kerjasama ini. Ia meminta jajarannya di semua kelurahan untuk menyikapi pembentukan kelurahan peduli pemilu.

“Secara formal hanya 2 Kelurahan yang menjadi locus kegiatan kelurahan peduli pemilu dan pemilihan, akan tetapi saya tidak ingin membatasi locus hanya di 2 kelurahan saja,”pungkasnya.(yanti)

Walikota Parepare Tegaskan Tidak Ada Penutupan Masjid Saat PPKM

PAREPARE, – Melonjaknya kasus Covid-19 beberapa hari ini membuat Pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) termasuk Kota Parepare.

Namun, Pemerintah Kota tetap melonggarkan aktivitas masyarakat dari berbagai aspek terutama aktivitas Ibadah.

Hal ini ditegaskan Walikota Parepare HM Taufan Pawe saat menggelar Konferensi Pers, di Lounge BJ Habibie, Rabu (7/7/2021).

“Saya tidak latah, saya orangnya tidak suka ikut-ikutan dengan kebijakan daerah lain. Saya akan menangani pengendalian covid-19 dengan gaya kami. Kami sudah sepakat dengan forkopimda tidak ada penutupan rumah Ibadah. Yang ada adalah kita longgarkan tapi menegakkan protokol kesehatan, yaitu masjid hanya bisa 25 persen ditempati sarana ibadah,”Ujar Taufan.

Untuk swalayan, toko, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima dan lainnya, tambah Taufan, wajib mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Melakukan aktifitas sampai dengan pukul 21.00 wita. Membatasi jumlah pengunjung dengan maksimal 25 % dari kapasitas ruangan. Sementara layanan pesan antar sampai dengan pukul 22.00 wita.

“Termasuk kafe dan restoran tidak boleh lebih 25 persen, untuk sementara. Tetapi untuk ekstrim menutup saya belum berpikir. Yang paling penting kita lakukan memberikan kesadaran bagi masyarakat berperan serta memotong mata rantai penyebaran Covid-19,”pungkasnya.(Yanti)