Hadiahi Uang 100 Ribu, Gadis Di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan

PAREPARE, – Polres Parepare menggelar pres rilis pengungkapan kasus pencabulan di bawah umur.

Gadis di bawah umur menjadi korban persetubuhan dan pencabulan oleh pria (50) berinisial NR yang berasal dari Kabupaten Enrekang.

Menurut Kasi Humas Polres Parepare, Ipda Faesal yang didampingi Kanit PPA Aipda Dewi Noya yang menceritakan kronologis kejadian, bahwa Kejadian pertama pada akhir Desember 2021, dan kejadian kedua dan ketiga pada bulan Januari 2022.

“Saat itu korban pulang dari rumah temannya lalu lewat depan tempt tukang cukur, dan pada saat lewat, tiba-tiba ada orang yang menarik tangannya lalu dibawa ke belakang tempat tukang cukur,”Ungkap Aipda Faesal.

Pelaku atau tersangka lanjutnya, sudah melakukan persetubuhan sebanyak dua kali dan pencabulan sebanyak satu kali.

“Pada kejadian pertama, pelaku memberikan uang sejumlah Rp 100.000, dan pada kejadian kedua, pelaku memberikan uang sejumlah Rp 50.000,”tuturnya.

“Pelaku tersebut merupakan kenalan/teman orang tua korban,”tambahnya.

Sementara Kanit PPA Polres Parepare Aipda Dewi Noya, membeberkan kondisi korban sekarang sangat mengalami trauma. Untuk pendampingan kata dia, didampingi oleh P2TP2A.

“Kita baru akan periksa psikologinya, karena traumanya sangat besar. Untuk anak saat ini sudah berada di rumahnya, namun tetap kami oantau perkembangan anak tersebut,”bebernya(Yanti)

Enggan Tempati Bangunan Baru Pasar Rakyat Lakessi, Pedagang Ditertibkan

Enggan Tempati Bangunan Baru Pasar Rakyat Lakessi, Pedagang Ditertibkan

PAREPARE, – Mengawali Tahun 2022, Dinas Perdagangan Kota Parepare menunjukkan eksistensinya untuk membenahi pasar-pasar dan menata para pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Prasetyo Catur yang baru dilantik akhir tahun didampingi Kepala Bidang Perdagangan Ady Zulkifli, bersama Kepala UPTD Rahim Sadda, turun memantau pedagang yang masih berjualan di luar pasar atau pedagang yang enggan menempati pasar baru.

“Sesuai komitmen saya, akan selalu memantau dan terus menata pasar-pasar yang baru untuk tetap dimasuki oleh para pedagang yang masih berada di trotoar atau yang masih berada di luar,”Terang Prasetyo.

“Ini tugas yang berat tapi Insya Allah semua dengan pelan-pelan pendekatan persuasif, kita akan benahi pasar ini yang berdagang bukan dalam pasar,”tambahnya.

Terkait dengan keluhan pedagang yang tidak memiliki tempat, ia berjanji akan membenahi dan akan mencarikan tempat untuk ditata sesuai zona dagangan mereka.

“Keluhan pedagang banyak sekali, terkait sarana dan prasarana yang kurang bagus, dan juga kurangnya pembeli di dalam. Inilah menjadi tugas kami untuk menarik masuk para pedagang yang masih ada di luar. Berikan kami waktu untuk itu karena ini hal yang tidak mudah tapi menjadi tanggung jawab kami,”tandasnya.

Menurutnya, penataan pasar tersebut berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi pasar.

“Sekarang banyak pedagang yang berkeliaran kami tidak bisa menghitung sebagai potensi tetapi kalau kita mulai menata dengan bagus berapa los yang ada di dalam dan berapa pedagang di luar pasar, dan setelah kita tata , maka kita bisa menghitung potensi PAD,”pungkasnya.(Yanti)

Wakil Walikota Hadiri Tradisi Penyambutan Dandim Baru 1405/Parepare

PAREPARE, – Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim menghadiri acara tradisi penyambutan pimpinan baru Komandan Kodim (Dandim) 1405/Parepare, Letkol Kav Agung Wirakusuma Eka Putra,SE bersama Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XL Kodim 1405/Parepare, Gita Ayu Rianti,SH.

Tradisi penyambutan tersebut diawali dengan aksi tari Padduppa dan pengalungan sarung sutera dan penerimaan hormat jajar dari anggota Kodim, yang turut dihadiri Para Forkopimda Kota Parepare, dan perwakilan Bupati Barru, yang digelar di Makodim 1405/Parepare, Jumat (31/12/2021).

Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang dan selamat mengemban amanah bagi dandim baru.

Pangerang rahim juga memperkenalkan Kota Parepare saat ini yang dikenal dengan Kota BJ Habibie, menjadi inspirasi Pemerintah Kota Parepare, sehingga sekarang Kota ini dijuluki sebagai Kota Cinta.

“Peran TNI dan Polri sebagai pengayom masyarakat sangat dibutuhkan. Kepada Dandim baru kami mengucapkan selamat datang dan kami berharap kepemimpinannya dapat terus bersinergi dengan pemkot sehingga situasi dapat berjalan dengan kondusif,”Ucap Pangerang.

Ia berharap, Sinergi dan koordinasi antara TNI, Polri, Forkopimda dan Pemerintah Kota dapat terus terjalin dalam mendukung kelancaran pembangunan di Kota Parepare.

“TNI Polri selalu bersama Pemkot sehingga capaian vaksin di Kota Parepare sudah mencapai 79 persen, dan ini sudah melampaui target Nasional. Semoga Sinergi terus terjalin untuk terus memerangi oenyebaran Covid-19.

Sementara, Komandan Kodim 1405/Parepare Letkol Kav Agung Wirakusuma Eka Putra, yang sebelumnya menjabat Danyon Kav 10/MG yang didampingi Istri menyampaikan ucapan terimakasih atas penyambutan yang dilakukan oleh anggota Kodim bersama Forkopimda.

Pada kesempatan itu memperkenalkan karir yang dijalankan sebelum ia berpindah tugas ke Kota BJ Habibie ini.

“Kami mengucapkan terimakasih atas penyambutan ini. Amanah ini tentunya sebuah konsekwensi yang harus dipertanggung jawabkan di kemudian hari, manakala amanah ini akan dikembalikan lagi ke pejabat berikutnya,”ujar Wira panggilan akrab Dandim baru.

Dandim kelahiran Mgelang ini juga berharap adanya silaturahmi untuk merapatkan kedekatan dengan Pemerintah Kota dan Forkopimda Parepare dan Barru.(Yanti)

Erna rasyid Taufan Dianugerahi Penghargaan Perempuan Inspirator Bidang Pendidikan

MAKASSAR, — Ketua Tim Penggerak Pberdayaan Kesejahtreaan Keluarga (TP PKK)Kota Parepare, meraih penghargaan sebagai salah satu perempuan inspiator bidang pendidikan dari 12 orang lainnya di Provinsi sulawesi Selatan.

Hal tersebut diumumkan pada acara Peringatan Hari Ibu ke 93 dengan tema Perempuan Beedaya, Indonesia Maju, yang dilaksanakan Pemerintah Gubernur Sulawesi Selatan, di hotel Claro, jalan A.P Pettarani Makassar, Rabu 29 Desember 2021.

Penghargaan diberikan langsung oleh Plt Ketua TP PKK Provinsi sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, didampingi Plt Gubernur Sulawesi Selatan.

Plt TP PKK Sulawesi Selatan, Naoemi Octarima dalam sambutannya menyampaikan sosok ibu sangat dibutuhkan sang anak. Apalagi di masa pandemi ibu alberperan oenting dalam bidang pendidikan dalam mengajar anak.

“Pada masa pandemi dengan adanya belajar onlime bagaimana meningkatkan diri kepada anak,  suatu kendala kepada anak. Ibu  mendidik anak di rumah. Mulai dari akhlak,” tututrnya dengan nangis terharu didepan ibu-ibu Sulawesi Selatan.

Ketua TP PKK Kota Parepare, Hj Erna Rasyod Taufan mengucapkan banyak terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menerangkan ibu menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya.

“Saya istri walikota Parepare selain harus menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak saya, tentunya saya harus menjadi contoh disekeliling saya. Kemudian ibu yang punya waktu lebih dekat dengan situasi keluarga dan masyarakat, tidak ada jalan pemisah,” ungkapnyam

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi sudirman Sulaiman menyampaikan penghargaan diberikan kepada ibu-ibu inspirasi di bidang stunting, pendidikan dan kesehatan. Karena hal paling penting yakni memperhatikan gizi anak, pendidikan anak,  kemudian bagaimana stunting, Karena hal itu sebagai investasi untuk mencerdaskan anak.

Hal yang paling pentinh katanya posisi sang ibu, jangan lepas dari anak. Karena katanya Indonesia tidak kekurangan orang cerdas, yang kurang adalah moral kepemimpinan, akhlak dari anak-anak, sehingga perlu sosok ibu.

“Paling penting adalah posisi ibu sangat penting. Jangan kendor, jangan berfikir aktivitas di rumah saja. Anak-anak yang hebat lahir dari pendidikan dari ibu yang mendampingi anaknya sebelum sekolah, sekolah pendidikan dan kejenjangan lainnya. Jangan pernah ada yang hanya menitip anaknya di sekolah, tetapi harus di kawal tidak boleh dilepas begitu saja,” jelasnya dalam sabutannya.

Sebelumnya penghargaan itu diusulkan oleh PGRI Parepare dalam surat  bernomor 089/Org/Pk/2020-2025/2021. Berdasarkan aksi yang dilakukan Hj Erna yang juga selaku pembina Majelis Anak Saleh.

Usai kegiatan berlangsung, Plt Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan cendramata kepada ketua PKK Se-Sulawesi Selatan.
(*)

Lantik Pengurus MGMP Bahasa Indonesia, Arifuddin Idris Harap Lahirkan Terobosan baru

PAREPARE, – Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare Arifuddin Idris, melantik 31 Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia

Pelantikan tersebut dilaksanakan di Kafe Warna Warni Jenderal Sudirman Kota Parepare, Rabu (29/12/2021)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Arifuddin Idris mengatakan, pelantikan ini menjadi suatu kebutuhan organisasi, karena secara administrasi, masa kerja pengurus sebelumnya sudah berkahir dan telah dibentuk untuk periode 2021 – 2025

“Saya pikir dengan terbentuknya organisasi ini, tentu akan dilakukan oleh pengurus baru itu akan melakukan evaluasi-evaluasi, program-program apa yang pada tahun sebelumnya itu belum terlaksana dan program apa yang harus dilakukan kedepannya. Apakah perlu dilanjutkan atau tidak lagi menjadi kebutuhan,”Jelas Arifuddin

Arifuddin berharap, dengan pengurus baru ini dapat melakukan sebuah terobosan-terobosan, sebuah kinerja-kinerja yang berorientasi pada inovasi, terutama kebutuhan-kebutuhan rekan-rekan guru yang terkait pelajaran bahasa Indonesia dengan masa pandemi ini

Sementara Ketua MGMP terpilih, Tamrin pelantikan ini adalah sejarah pertama di MGMP khususnya Bahasa Indonesia. Hal ini kata dia, dilakukan untuk memotivasi dan mengapresiasi rekan-rekan pengurus dalam menyukseskan program-program MGMP nantinya

Kegiatan pelantikan ini juga dirangkaikan dengan pelatihan pembuatan perangkat pembelajaran berbasis digital. Dimana kedepan guru bisa membuat perangkat pembelajaran dengan mudah dengan memanfaatkan teknologi sehingga bisa bekerja kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja

“Rekan-rekan guru bahasa indonesia SMP/Mts Kota Parepare, ini bisa lebih sinergi, bisa lebih bekerjasama dalam melahirkan suatu produk perencanaan pembelajaran yang dapat meningkatkan proses serta hasil belajar siswa di Parepare khususnya,”tandas Tamrin.(Yanti)

Ramaikan Industri Musik Indonesia, NeoBugs Band Asal Parepare Launching Single Baru

PAREPARE, – Untuk tetap menggerakkan dan meramaikan Industri Musik Indonesia, Mallino Musik Indonesia meluncurkan Neo Bugs, band asal kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Setelah Lama Vakum Band Idola Semasa Tahun 90 an Kini Kembali Dengan Formasi Yang Lebih Frees Dengan Mengajak Davit Harun Sebagai Vocalis Mereka, sementara Deelank pada (Bass) Cheewenk pada (Lead Guitar), Asry pada (Guitar) dan Mhika pada (Drum).

Dengan single “Tangis Kesedihan”
Lagu ini udah dipersiapkan lama oleh Neobugs Band, Dan Pihak Mallino Musik Indonesia.

“Sebenarnya NeoBugs ini adalah Band lama. Saya sebelum nge band mereka sudah ada. Bahkan Neobugs ini sudah gonta-ganti Personil,”Ujar Davit sang vokalis, di awal memperkenalkan Neobugs.

Dalam penggarapan musiknya pun sangat banyak yang membantu salah satunya Gilang Ak didapuk sebagai Mixing & Mastering sedangkan aransement digarap oleh Neo Bugs sendiri.

Harapan NeoBugs dengan peluncuran single perdananya ini dapat menambah kekayaan khasanah musik Indonesia.

“Sekarang ini adalah suatu tantangan, apalagi banyak band-band yang lebih fresh-fresh, tapi kita kembali lagi kepada Allah, karena kita cuma bisa berencana, berusaha, dan berkarya dulu. Kita hanya bisa berharap bagaimana kita bisa diterima dulu di masyarakat pendengar kita,”harapnya.(Yanti)

Dukung Parepare Kota Hebat dan Berjaya, Unhas Pemkot Teken MoU Kembangkan Kawasan Kuliner Halal

PAREPARE, – Untuk menciptakan suatu kawasan kuliner Halal atau KKH yang memperoleh sertifikat dari badan penyelanggara jaminan produk halal atau BPJPH, Pemerintah Kota Parepare melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Hasanuddin, terkait kerjasama kawasan pengembangan kuliner halal di Kota Parepare.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan Hasan Ginca dengan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, yang disaksikan Rektor Unhas Prof Dr Dwi Aries Tina Pulubuhu, dan Wakil Walikota H Pangerang Rahim dan Sekretaris Daerah, Asisten serta beberapa pimpinan SKPD terkait, di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Rabu (8/12/2021).

Dalam laporannya, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Hasan Ginca mengatakan, rencana pengembangan kawasan kuliner halal di kawasan Pare Beach karena dinilai saat ini telah menjadi salah satu kawasan kuliner yang sangat menarik perhatian masyarakat, bahkan dikenal di wilayah Ajatappareng bahkan sulawesi selatan pada umumnya.

“Berdasarkan kunjungan lapangan beberapa waktu lalu dan sesuai hasil diskusi bersama LPPM Unhas Makassar, maka ditentukan lokasi kawasan kuliner halal berada di pesisir pantai senggol yaitu Pare Beach,”Jelas Hasan Ginca.

lebih lanjut Hasan Ginca mengatakan, bahwa adanya Kawasan Kuliner halal ini, dapat menciptakan lingkungan kawasan kuliner yang mendukung tercapainya keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung di Kota Parepare.

Sementara Wakil Walikota Parepare dalam sambutannya menyampaikan, bahwa beberapa kerjasama yang telah dilakukan dengan Unhas selama ini telah membuktikan bahwa antara Pemkot Parepare dan Unhas telah terjalin sinergitas yang memberi manfaat kepada kedua belah pihak.

“Saya menegaskan bahwa Unhas senantiasa menjadi mitra pemerintah kota parepare dalam perumusan berbagai kebijakan publik dan setiap pengambilan kebijakan mulai dari kesehatan, ekonomi, hukum, pendidikan, tekhnologi serta sektor lainnya, pemerintah kota parepare akan selalu terbuka terhadap riset yang akan dilakukan oleh pihak unhas dengan tujuan pengembangan dan pembnagunan kota berkelanjutan,”tandas Pangerang.

Pada kesempatan tersebut Rektor Unhas, Dwi Aries Tina Palubuhu menyampaikan, bahwa kawasan kuliner halal ini kedepannya adalah niat besar untuk membangun halal center Universitas Hasanuddin.

“Adanya pengembangan kawasan kuliner halal ini, saya kira Kota Parepare sudah selangakah lebih maju. Ini akan menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Parepare. Kami siap mendukung untuk Parepare yang lebih hebat dan lebih berjaya,”pungkasnya.(Yanti)

Dukung Parepare Kota Hebat dan Berjaya, Unhas Pemkot Teken MoU Kembangkan Kawasan Kuliner Halal

PAREPARE, – Untuk menciptakan suatu kawasan kuliner Halal atau KKH yang memperoleh sertifikat dari badan penyelanggara jaminan produk halal atau BPJPH, Pemerintah Kota Parepare melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Hasanuddin, terkait kerjasama kawasan pengembangan kuliner halal di Kota Parepare.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan Hasan Ginca dengan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, yang disaksikan Rektor Unhas Prof Dr Dwi Aries Tina Pulubuhu, dan Wakil Walikota H Pangerang Rahim dan Sekretaris Daerah, Asisten serta beberapa pimpinan SKPD terkait, di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Rabu (8/12/2021).

Dalam laporannya, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Hasan Ginca mengatakan, rencana pengembangan kawasan kuliner halal di kawasan Pare Beach karena dinilai saat ini telah menjadi salah satu kawasan kuliner yang sangat menarik perhatian masyarakat, bahkan dikenal di wilayah Ajatappareng bahkan sulawesi selatan pada umumnya.

“Berdasarkan kunjungan lapangan beberapa waktu lalu dan sesuai hasil diskusi bersama LPPM Unhas Makassar, maka ditentukan lokasi kawasan kuliner halal berada di pesisir pantai senggol yaitu Pare Beach,”Jelas Hasan Ginca.

lebih lanjut Hasan Ginca mengatakan, bahwa adanya Kawasan Kuliner halal ini, dapat menciptakan lingkungan kawasan kuliner yang mendukung tercapainya keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung di Kota Parepare.

Sementara Wakil Walikota Parepare dalam sambutannya menyampaikan, bahwa beberapa kerjasama yang telah dilakukan dengan Unhas selama ini telah membuktikan bahwa antara Pemkot Parepare dan Unhas telah terjalin sinergitas yang memberi manfaat kepada kedua belah pihak.

“Saya menegaskan bahwa Unhas senantiasa menjadi mitra pemerintah kota parepare dalam perumusan berbagai kebijakan publik dan setiap pengambilan kebijakan mulai dari kesehatan, ekonomi, hukum, pendidikan, tekhnologi serta sektor lainnya, pemerintah kota parepare akan selalu terbuka terhadap riset yang akan dilakukan oleh pihak unhas dengan tujuan pengembangan dan pembnagunan kota berkelanjutan,”tandas Pangerang.

Pada kesempatan tersebut Rektor Unhas, Dwi Aries Tina Palubuhu menyampaikan, bahwa kawasan kuliner halal ini kedepannya adalah niat besar untuk membangun halal center Universitas Hasanuddin.

“Adanya pengembangan kawasan kuliner halal ini, saya kira Kota Parepare sudah selangakah lebih maju. Ini akan menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Parepare. Kami siap mendukung untuk Parepare yang lebih hebat dan lebih berjaya,”pungkasnya.(Yanti)

Kecamatan Bacukiki Barat Gandeng PKM Lumpue Lakukan Sweeping Warga Yang Belum Vaksin

PAREPARE, – Pemerintah Kota Parepare, melaksanakan sweeping kepada warga khususnya yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Sweeping dilaksanakan oleh Tim Kecamatan Bacukiki Barat yang menyisir rumah warga yang belum vaksinasi sesuai data update dari Dinas Kesehatan dengan cara menjemput bola door to door di Jalan Reformasi Kelurahan Tiro Sompe, Rabu (8/12/2021).

Kegiatan vaksinasi jemput bola ini dipimpin langsung Camat Bacukiki Barat, Fitriani yang didampingi Lurah Sumpang Minangae, Widin Wijaya dan Kepala Puskesmas Lumpue, Irnawati Amir.

Camat Bacukiki Barat Kota Parepare, Fitryani mengatakan bahwa hal ini dilakukan sebagai langkah percepatan vaksinasi di dua Kelurahan yang ada di Kecamatan Bacukiki Barat. Hal ini, kata dia, sesuai dengan arahan Walikota Parepare untuk melaksanakan jemput bola vaksinasi di setiap Kelurahan.

“Untuk Di Kecamatan Bacukiki Barat kali ini ada dua Kelurahan yaitu Tiro Sompe di Jalan Reformasi dan Pasar Sumpang. Karena kebetulan hari ini hari pasar, maka dari itu Lurah bergerak melakukan sosialisasi di dua daerah tersebut,”Jelas Fitriani.

Pelaksanaan vaksinasi jemput bola di beberapa Kelurahan tambah Fitri, akan dilakukan setiap hari hingga 15 hari kedepan. Sementara di Pasar Sumpang dilakukan dengan menyasar Pedagang, Pengunjung dan masyarakat sekitar.

“Semuanya dilakukan vaksin baik pedagang, pengunjung maupun masyarakat umum. Dan Alhamdulillah, pedagang di pasar sumpang sendiri vaksinasi sudah mencapai 90 persen. Adapun yang belum mungkin terkendala kondisi kesehatan,”tuturnya.

Senada dengan Kepala Puskesmas Lumpue Irnawaty Amir mengatakan, Tim Kecamatan Bacukiki Barat bersama Puskesmas Lumpue melakukan sweeping bagi warga yang belum vaksin. Selama 15 hari kedepan akan mencari dan mengejar sasaran sebesar 5.448 warga yang belum divaksin yang tersebar di enam kelurahan Kecamatan Bacukiki Barat.

“Tiro sompe sendiri itu masih ada sekitar 1.400 lebih yang harus dikejar sebagai sasaran vaksin sehingga kami menguatkan sweeping di wilayah tiro sompe dan besok hingga 15 hari ke depan juga ada pelaksanaannya di kelurahan dengan melaksanakan door to door juga,”terang Irnawaty.

Ia berharap, pelaksanaan sweeping vaksinasi yang dilakukan ini dapat berkontribusi sesuai harapan Walikota Parepare di atas 70 persen target vaksinasi untuk mencapai level 1 Zona Herd Immunity di Kota Parepare.(Yanti)

Tak Pernah Ambil Gaji Selama Walikota Parepare, Taufan Pawe Dorong MUI Segera Bangun Sekretariat

PAREPARE, – Komitmen dalam urusan agama dan keummatan telah ditunjukkan Walikota Parepare yang konsistensi tidak pernah mengambil gajinya sebagai Walikota sejak menjabat sebagai Walikota Parepare.

Hingga Tahun ke8 menhakodai Kota BJ Habibie ini, Taufan Pawe mewakafkan gajinya untuk kegiatan keummatan untuk membangun Sekretariat MUI di Kota Parepare.

Taufan Pawe saat menghadiri Pengukuhan Pengurus MUI Kota Parepare beberapa hari lalu mengungkapkan, bahwa di awal Pemerintahannya ia tidak pernah mengambil gaji satu rupiah pun. Karena niat dari awal digunakan untuk kepentingan agama.

“Dari awal Pemerintahan saya, saya memang berkomitmen Insya Allah gaji saya sebagai walikota, saya tidak akan terima dan nikmati tapi saya akan belanjakan ke jalan agama. Sampai detik ini semua berada di rekening khusus. Adapun yang keluar itu untuk pembangunan pondok Tahfidz,”Ungkap Taufan.

“Masih periode pertama saya, saya katakan bahwa ini gaji gunakan untuk pembangunan sekretariat MUI di Kota Parepare,”lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Walikota kembali mengingatkan janjinya terhadap pengurus MUI yang telah berkomitmen untuk membangun kantor MUI di Kota Parepare dengan catatan lahan harus tersedia.

“saya inginkan ada tanda mata saya di bidang agama. Olehnya itu, saya berharap Sekretariat MUI bisa dibangun sebelum berakhir masa periode saya,’harapnya.(yanti)