Program Pemberdayaan Perempuan Di Kota Parepare Dinilai Meningkat

PAREPARE, – Program pengintegrasian berbagai isu, baik pemberdayaan perempuan , anak, disabilitas, dan isu-isu lain, di Kota Parepare dinilai meningkat. Hal tersebut, nyata terlihat di dalam program pembangunan di Kota Parepare.

Hal ini diungkapkan Kepala P2TP2A Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak Sulsel, Meisy Papayungan yang menjadi Narasumber pada Musyawarah rencana Pembangunan (Musrenbang) perempuan, Kamis (21/3/2019).

“Sejumlah indikator penilaian digunakan oleh pemerintah pusat, untuk mengukur keberhasilan sebuah daerah dalam pelaksanaan rangkaian program pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak sekaligus memilih kepala daerah yang dianggap layak sebagai penerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Dan itu sudah dimiliki oleh Pemerintah Kota Parepare,”Pungkas Meisy.

Meisy berharap, program-program yang dibuat untuk mengubah perspektif aparat pemerintah dan stakeholder, terus dilakukan untuk dapat melahirkan kebijakan yang adil terhadap perempuan dan anak.

“banyak sekali tantangan untuk mebuat kebijakan yang merespon perempuan dan anak. Kebijakan yang dianggap baik di tingkat nasional tidak selalu mudah diimplementasikan. Olehnya itu, dengan Musrenbang Perempuan ini kepentingan kaum perempuan dapat terpenuhi dan dapat lebih dioptimalkan menuju Parepare Kota Responsif Gender.

Peliput : Yanti