Melampaui Izin Tinggal, Imigrasi Parepare Kembali Deportasi Warga Asal Malaysia

PAREPARE, – Seorang warga Malaysia yang bernama Taufik Mustafa kelahiran Saba, kembali dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare.

Penangkapan Taufik berawal dari hasil koordinasi dan kerjasama yang baik dari pihak Kepolisian Resort (Polres) Sidenreng Rappang dalam hal ini Polsek Baranti atas informasi yang diberikan kepada Tim Imigrasi Parepare.

“kedatangan Taufik di Indonesia berawal pada saat dirinya melakukan kunjungan keluarga di Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap. Taufik diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap pamannya sendiri, sehingga Pihak Kepolisian di Wilayah tersebut melakukan penahanan kepada yang bersangkutan,”ungkap Putra saat menggelar Konferensi Pers dengan sejumlah Awak Media, di Ruang Pers kantor Imigrasi Kelas II Parepare, Selasa (30/4/2019).

Noer Putra menambahkan, keberadaan Taufik dilaporkan oleh Polsek Baranti kepada Imigrasi Kelas II Parepare yang juga merupakan wilayah kerja terkait identitas kewarganegaraan yang dimiliki oleh yang bersangkutan dan Tim Imigrasi segera melakukan tindak lanjut dengan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Malaysia.

“Pada saat Taufik diproses oleh pihak Kepolisian Baranti, terjadi mufakat untuk berdamai karena diketahui Taufik mengalami gangguan kejiawaan. Namun dari hasil penelusuran dan pemeriksaan dokumen, taufik telah overstay atau Izin tinggal telah melebihi dari masa yang telah ditentukan, yaitu izin tinggal di passport telah berakhir pada 3 April lalu,”bebernya.

Diketahui Taufik telah melanggar Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian, dan akan dideportasi dan dicekal dalam batas waktu tertentu.

“Yang bersangkutan akan diberangkatkan besok, dengan pesawat Air Asia tujuan Makassar-Kuala Lumpur dengan pengawalan ketat dari Tim Imigrasi Kelas II Parepare,”tutupnya.

Peliput : Yanti