Andi Nurhatina Paparkan Pokok-Pokok Pikiran DPRD di Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Tahun 2021


PAREPARE, – Pemerintah Kota Parepare membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, dengan menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal di Hotel Kenari, Kamis (13/2/2020).

Ketua DPRD Kota Parepare Hj. Andi Nurhatina Tipu pada kesempatan itu mengemukakan pokok-pokok pikiran DPRD yang berdasarkan hasil penjaringan aspirasi masyarakat/reses sebagai bahan perumusan kegiatan, lokasi kegiatan dan kelompok saran yang selaras dengan pencapaian sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Tentang RPJMD.

“Pokok-pokok pikiran DPRD hasil reses yaitu, Sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan bantuan sosial. Pokok-pokok pikiran DPRD tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Daerah melalui Bappeda Kota Parepare, untuk dikaji dan dilakukan pencermatan dalam penyusunan RKPD tahun 2021,”Sebut Andi Nurhatina.

Selain sektor pendidikan kesehatan dan infrastruktur dan bantuan sosial, kata Andi Nurhatina, yang banyak mendapat keluhan dari masyarakat adalah, terkait Daftar Basis Data Terpadu (BDT).

“Masih ada warga dan masyarakat yang seharusnya dimasukkan dalam daftra BDT tetapi belum terdata, begitupun sebaliknya, masih ada warga yang seharunys sudah dikeluarkan dari data BDT, karena tingkat pendapatannya sudah meningkat. Olehnya itu, kami mengharapkan agar SKPD yang terkait melakukan perbaikan validasi ulang terhadap data BDT,”Harapnya.

DPRD kata Andi Nurhatina, merupakan mitra Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab dalam proses pengawalan dan pengawasan pembangunan kedepan.

Sementara Walikota Parepare HM Taufan Pawe yang membuka Konsultasi Publik mengatakan, bahwa 4 substansi pokok pikiran yang dikemukakan oleh DPRD, yaitu bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Bantuan Sosial, telah sejalan dengan visi-misi Walikota dan Wakil Walikota dan sudah terserap masuk dalam RPJMD, yaitu terwujudnya Kota Parepare sebagai Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, yang berwawasan hak dasar dan pelayanan dasar.

“Kita lihat substansi pokok pikiran yang dikemukakan oleh ketua DPRD, ada 4 hal. Itu memang sasaran yang sangat tepat. Kapan kita keluar dari sasaran itu, saya tidak terlalu yakin bahwa itu akan masuk dalam frame RPJMD kita. 4 substansi itu, sejalan dengan visi-misi Walikota dan Wakil Walikota dan sudah terserap masuk dalam rpjmd kita, yaitu terwuujdnya Kota Parepare sebagai kota industri tanpa cerobong asap yangt berwawasan hak dasar dan pelayanan dasar,”tandasnya.(Yanti)