Cerita Nadimi Warga Jalan Damis Sumpang Minangae, Yang Rumahnya Lolos Dari Kebakaran


PAREPARE, – Wajah Nadimi dan Suaminya Muh. Ali Baco masih terlihat lesu, pasca beberapa hari kebakaran yang terjadi di Jalan damis Sumpang Minangae Kota Parepare, minggu (30/8/2020).
Meski rumahnya lolos dari amukan Si Jago Merah yang menghanguskan 8 rumah yang hanya berjarak sekitar 2 meter, tampak Nadimi dan suaminya masih meninggalkan trauma mendalam.

Saat ditemui, Rabu (2/9/2020), Nadimi mengisahkan bahwa saat kejadian, ia dan suaminya hanya bisa pasrah sembari berdo’a kepada Allah Tuhan Sang Pencipta.
“Saat melihat Api yang sudah besar, saya hanya bisa pasrah dan tidak pernah berharap bahwa rumah saya bisa lolos dari Api. Saya Cuma bisa menyampaikan ke Anak-anak, bahwa semua barang-barang tidak usah dikeluarkan,”kisah Nadimi dengan air mata berlinang.
Wanita berusia sekitar 53 tahun ini, menuturkan, bahwa di tengah kobaran Api yang semakin membesar dan hampir melalap dinding rumahnya, ada dua orang warga yang tidak diketahui sempat melemparkan dua butir telur kampung ke dinding rumahnya. Dan anehnya, kata dia, api yang sempat merambat ke rumahnya, kemudian beralih ke arah belakang tepat rumah baru yang berada di belakang rumahnya.

“Perasaan saya sudah tidak enak melihat kobaran api, tapi saya juga tidak pernah berhenti berdo’a. Dan menurut pengakuan salah satu korban kepada saya, bahwa ada dua orang yang kami tidak tahu orang mana, tiba-tiba saja melemparkan telur ke dinding rumah saya yang bersebelahan dengan rumah penjual tas yang sudah habis terbakar. Dan telur itu jatuh, sementara apinya berpindah ke belakang rumah,”tuturnya.

Rumah Nadimi hanya bersebelahan dengan salah satu rumah korban yang diketahui sebagai grosir tas, telah selamat dari amukan Api, dan tetap utuh tanpa ada sedikitpun bekas api.
“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena rumah saya tidak terbakar. Tapi beberapa tetangga saya, rumahnya sudah habis terbakar Api,”imbuhnya dengan nada sedih.


peliput:Yanti