Kakanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Apresiasi Sinergi PPBC TMP C Gempur Rokok Dan Minuman Ilegal

PAREPARE, RADIO PEDULI – Sebagai wujud nyata kinerja dan keseriusan Bea Cukai dalam mengawasi dan memberantas peredaran rokok ilegal dan minuman mengandung alkohol, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean C Parepare memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa 1,3 juta batang rokok ilegal dan minuman mengandung etil alkohol sebanyak 12 botol.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan, Nugroho Wahyu didampingi Kepala Kantor PPBC TMP C Parepare Nugroho Wigijarto dan dihadiri unsur Forkopimda yang digelar di Kawasan Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Selasa (29/11/2022).

Menurut Kepala Kantor PPBC TMP C Nugroho Wigijarto, melalui mekanisme Pengawasan dan Pelayanan, Bea Cukai Parepare telah melakukan serangkaian kegiatan penindakan terhadap barang kena Cukai ilegal, baik itu hasil tembakau maupun minuman mengandung alkohol dalam kurun waktu September 2021 sampai dengan Oktober 2022

“jumlah barang berupa hasil tembakau atau rokok sebanyak 1 juta 347.200 batang dan 12.000 ML minuman mengandung alkohol dengan total nilai mencapai 1 miliar 520 juta 918.000 atau kerugian negara mencapai 1 miliar 14 juta,” Jelas Nugroho Wigijarto.

Nugroho berharap dengan momentum pemusnahan ini, diharapkan peredaran rokok ilegal di wilayah kerja TMP C Parepare semakin menurun yang pada akhirnya akan meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai.

Sementara Kakanwil Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan, Nugroho Wahyu mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang ilegal tersebut. Hasil ini kata dia, merupakan kerja nyata dan sinergi yang baik antara semua pihak.

“Oleh karena itu mari kita terus bersinergi. Dari hati yang paling dalam saya mengucapkan terimakasih yang luar biasa kepada seluruh stakeholder yang membantu kami memberantas rokok ilegal dan minuman ilegal,” tandas Nugroho Wahyu.

Atas kerjasama tersebut, lanjutnya, Sulawesi Selatan tidak lagi menduduki peringkat teratas dari peredaran rokok ilegal.

“tahun-tahun kemarin, Sulawesi jadi surganya rokok ilegal. Tapi Alhamdulillah karena kerjasama kita sekalian kita berantas habis rokok ilegal ini. Sulawesi sekarang sudah di rangking belasan, “Pungkasnya.(yanti)