Rayakan Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Ke Ahli Waris Hingga Kunjungi Pasien Di RSUD Andi Makkasau

PAREPARE, RADIO PEDULI – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional ( Harpelnas ) yang jatuh pada tanggal 4 September 2022, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare, menyerahkan santunan bagi ahli waris peserta.

Penyerahan santunan klaim manfaat Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua ( JHT), dan Beasiswa tersebut, diberikan Kepada Ahli Waris Alm ABD Rahman, yang merupakan karyawan Hotel Delima Sari Sebagai House Keeping, yang dilaksanakan pada 5 September 2022.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang ParePare, Kausariah Sudirman mengatakan, santunan ini adalah bukti nyata program BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) yang sangat bermanfaat bagi masyarakat pekerja di wilayah Kota Parepare.

“Santunan Yang Diberikan ini adalah Jaminan Kematian (JKM) sebesar 42 Juta, Jaminan Hari Tua ( JHT) sebesar 18 Juta. Sedangkan total Beasiswa yang diberikan adalah sebesar 168 Juta S/d Perguruan Tinggi untuk 2 orang anak,”sebut Kausariah.

Kausariah pada kesempatan tersebut, menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Memiliki 5 Program, diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja ( JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua ( JHT), Jaminan Pensiun ( JP), dan jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
bahwa

Sementara Jumiati, HRD Hotel Delima Sari menyampaikan terimakasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan santunan tersebut, yang pada akhirnya bermanfat untuk kebutuhan hidup keluarga Almarhum.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang telah di berikan oleh BPJS Ketenagakejaan dan berharap juga bisa bermanfaat untuk bisa membantu biaya kelangsungan hidup keluarga Almarhum,”ucapnya.

“Kami sangat kehilangan Almarhum, karena kami menilai ia bekerja sangat tekun,”sambungnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kepala SDN 38 Kota Parepare. Ia berharap anak almarhum, dapat tetap melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi.

“karena kami sangat prihatin melihat anak Alm yang sudah kehilangan Orang tua di usia yang sangat kecil. Semoga santunan ini bisa bermanfaat,”ujarnya.

Selain menyerahkan santunan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan yang didampingi petugas pemasaran M.Iqram Syahputra, Ahmad Syawal Arifin dan Petugas Pelayanan Indah Damayanti, juga melakukan kunjungan sekaligus pembinaan Pusat Layanan Kecelakaan (PLKK) yang berada di Rumah Sakit Fatima sekaligus mengunjungi pasien yang mengalami Kecelakaan kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau.(rls)

Rayakan Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Ke Ahli Waris Hingga Kunjungi Pasien Di RSUD Andi Makkasau

PAREPARE, RADIO PEDULI – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional ( Harpelnas ) yang jatuh pada tanggal 4 September 2022, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare, menyerahkan santunan bagi ahli waris peserta.

Penyerahan santunan klaim manfaat Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua ( JHT), dan Beasiswa tersebut, diberikan Kepada Ahli Waris Alm ABD Rahman, yang merupakan karyawan Hotel Delima Sari Sebagai House Keeping, yang dilaksanakan pada 5 September 2022.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang ParePare, Kausariah Sudirman mengatakan, santunan ini adalah bukti nyata program BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) yang sangat bermanfaat bagi masyarakat pekerja di wilayah Kota Parepare.

“Santunan Yang Diberikan ini adalah Jaminan Kematian (JKM) sebesar 42 Juta, Jaminan Hari Tua ( JHT) sebesar 18 Juta. Sedangkan total Beasiswa yang diberikan adalah sebesar 168 Juta S/d Perguruan Tinggi untuk 2 orang anak,”sebut Kausariah.

Kausariah pada kesempatan tersebut, menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Memiliki 5 Program, diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja ( JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua ( JHT), Jaminan Pensiun ( JP), dan jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
bahwa

Sementara Jumiati, HRD Hotel Delima Sari menyampaikan terimakasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan santunan tersebut, yang pada akhirnya bermanfat untuk kebutuhan hidup keluarga Almarhum.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang telah di berikan oleh BPJS Ketenagakejaan dan berharap juga bisa bermanfaat untuk bisa membantu biaya kelangsungan hidup keluarga Almarhum,”ucapnya.

“Kami sangat kehilangan Almarhum, karena kami menilai ia bekerja sangat tekun,”sambungnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kepala SDN 38 Kota Parepare. Ia berharap anak almarhum, dapat tetap melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi.

“karena kami sangat prihatin melihat anak Alm yang sudah kehilangan Orang tua di usia yang sangat kecil. Semoga santunan ini bisa bermanfaat,”ujarnya.

Selain menyerahkan santunan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan yang didampingi petugas pemasaran M.Iqram Syahputra, Ahmad Syawal Arifin dan Petugas Pelayanan Indah Damayanti, juga melakukan kunjungan sekaligus pembinaan Pusat Layanan Kecelakaan (PLKK) yang berada di Rumah Sakit Fatima sekaligus mengunjungi pasien yang mengalami Kecelakaan kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau.(rls)

Peringati Hapelnas, Bank Sulselbar Cabang Parepare Hadirkan Warkop Di Banking Hall

PAREPARE, RADIO PEDULI – Hari pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September, diperingati Bank Sulselbar cabang Parepare dengan mengajak nasabah Ngopi bareng.

Kegiatan yang mengambil Tema “Cafe Bank Sulselbar” sebagai peringatan Hari Pelanggan Nasional (Hapelnas) mendapat hikmah tersendiri bagi karyawan Bank Sulselbar, dimana kedatangan tamu dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan, di Kantor Bank Sulselbar cabang Parepare, Senin (5/9/2022).

Pada peringatan tersebut, Bank Sulselbar cabang Parepare, menyulap suasana Banking Hal menjadi suasana Warkop yang sengaja disediakan bagi nasabah yang bertransaksi pada hari itu.

Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Parepare, Hazjul mengatakan, pada peringatan Hari Pelanggan ini, Karyawan beserta karyawati Bank Sulselbar tak sekedar menyapa nasabah, akan tetapi juga menyediakan minuman kopi, teh dan snack sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggan.

“Sekaitan dengan hal tersebut, kami memang sudah persiapkan kegiatan ini berupa menyiapkan minuman snack, kopi dan beberapa macam kue jajanan pasar layaknya warkop pada umumnya, sebagai bentuk terimakasih kami kepada para pelanggan atau nasabah yang bertransaksi di Bank Sulselbar ini,”Terang Hazjul.

Peringatan Hari Pelanggan kali ini, tambah Hazjul, mendapatkan hikmah tersendiri bagi Direksi Bank Sulselbar yang kedatangan tamu dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan, yang melakukan transaksi di bank Pembangunan daerah ini.

“kami tentunya menyampaikan terimakasih atas kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare yang tepat peringatan Hari Pelanggan melakukan transaksi di Bank Sulselbar,”Ucapnya.

Hazjul berharap, tentunya dengan peringatan seperti ini, Bank Sulselbar bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat, sehingga peningkatan layanan terus dilakukan oleh Bank Sulselbar setiap hari dan tidak hanya pada momen Halpenas saja.

Sebagai informasi, tambah Pimpinan Bank Sulselbar ini, tahun ini Bank Sulselbar meluncurkan program Nabung Untung yang diperuntukkan kepada masing-masing nasabah lokal Kabupaten/Kota yang akan diundi pada bulan Januari 2023 mendatang.

“Disini disiapkan berbagai macam hadiah bagi nasabah lokal berupa 2 unit motor, 2 unit sepeda, 2 unit Tv dan berbagai hadiah menarik. Dan selanjutnya ada 4 unit Mobil yang diundi perwilayah dan 1 unit mobil Marcedes Benz yang diundi untuk seluruh nasabah program nabung untung wilayah Sulselbar,”tutupnya.(yanti)

Peringati Hapelnas, Bank Sulselbar Cabang Parepare Hadirkan Warkop Di Banking Hall

PAREPARE, RADIO PEDULI – Hari pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September, diperingati Bank Sulselbar cabang Parepare dengan mengajak nasabah Ngopi bareng.

Kegiatan yang mengambil Tema “Cafe Bank Sulselbar” sebagai peringatan Hari Pelanggan Nasional (Hapelnas) mendapat hikmah tersendiri bagi karyawan Bank Sulselbar, dimana kedatangan tamu dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan, di Kantor Bank Sulselbar cabang Parepare, Senin (5/9/2022).

Pada peringatan tersebut, Bank Sulselbar cabang Parepare, menyulap suasana Banking Hal menjadi suasana Warkop yang sengaja disediakan bagi nasabah yang bertransaksi pada hari itu.

Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Parepare, Hazjul mengatakan, pada peringatan Hari Pelanggan ini, Karyawan beserta karyawati Bank Sulselbar tak sekedar menyapa nasabah, akan tetapi juga menyediakan minuman kopi, teh dan snack sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggan.

“Sekaitan dengan hal tersebut, kami memang sudah persiapkan kegiatan ini berupa menyiapkan minuman snack, kopi dan beberapa macam kue jajanan pasar layaknya warkop pada umumnya, sebagai bentuk terimakasih kami kepada para pelanggan atau nasabah yang bertransaksi di Bank Sulselbar ini,”Terang Hazjul.

Peringatan Hari Pelanggan kali ini, tambah Hazjul, mendapatkan hikmah tersendiri bagi Direksi Bank Sulselbar yang kedatangan tamu dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan, yang melakukan transaksi di bank Pembangunan daerah ini.

“kami tentunya menyampaikan terimakasih atas kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare yang tepat peringatan Hari Pelanggan melakukan transaksi di Bank Sulselbar,”Ucapnya.

Hazjul berharap, tentunya dengan peringatan seperti ini, Bank Sulselbar bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat, sehingga peningkatan layanan terus dilakukan oleh Bank Sulselbar setiap hari dan tidak hanya pada momen Halpenas saja.

Sebagai informasi, tambah Pimpinan Bank Sulselbar ini, tahun ini Bank Sulselbar meluncurkan program Nabung Untung yang diperuntukkan kepada masing-masing nasabah lokal Kabupaten/Kota yang akan diundi pada bulan Januari 2023 mendatang.

“Disini disiapkan berbagai macam hadiah bagi nasabah lokal berupa 2 unit motor, 2 unit sepeda, 2 unit Tv dan berbagai hadiah menarik. Dan selanjutnya ada 4 unit Mobil yang diundi perwilayah dan 1 unit mobil Marcedes Benz yang diundi untuk seluruh nasabah program nabung untung wilayah Sulselbar,”tutupnya.(yanti)

Kembangkan Produk Lokal, Bantuan CSR Bank Sulselbar Bakal Hadir Untuk TP PKK Parepare

PAREPARE, RADIO PEDULI – TP PKK Kota Parepare berkolaborasi Bank Sulselbar untuk memberikan bantuan modal usaha bagi umkm binaan pkk dalam mengembangkan usahanya.

Hal tersebut terungkap saat Rapat Koordinasi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan bersama Pimpinan Bank Sulselbar Zul, dihadiri 4 Camat Se Kota Parepare, beberapa waktu lalu.

Pimpinan Bank Sulselbar cabang Parepare, Hazjul mengatakan, rapat kordinasi merupakan tindak lanjut terkait dengan CSR bank Sulselbar yang nantinya akan diperuntukkan bagi pelaku usaha yang baru memulai usahanya dengan menggandeng Tim Penggerak PKK Kota Parepare.

“Kita akan nanti berikan dana CSR kepada pelaku usaha atau yang baru memulai usahanya tidak memberatkan yaitu kredit tanpa bunga,”Jelas Hazjul.

Bank Sulselbar lanjutnya, berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kota Parepare agar dana tersebut bisa terserap ke semua kecamatan.

“Makanya kami melibatkan Kecamatan untuk mengawal kegiatan ini supaya bisa terserap. Jadi Betul-betul kita mencari orang yang memiliki usaha untuk memberikan pelajaran supaya mereka naik level. Yang tadinya tidak bisa dibiayai oleh perbankan dia naik level bisa dibiayai oleh perbankan,”tandasnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan membenarkan, kolaborasi ini sebagai upaya untuk membantu masyarakat banyak yang tidak memiliki modal tapi ingin berusaha

“Jadi PKK bekerjasama dengan Bank Sulselbar untuk memberikan bantuan masyarakat khususnya binaan PKK yang memang membutuhkan dan bagi sudah memiliki usaha,”jelasnya.(Ant)

DPM-PTSP Kota Parepare Jemput Bola Ke Pasar Sumpang Terbitkan NIB Pelaku Usaha

PAREPARE, RADIO PEDULI – Tim Gabungan Dinas Pangan Aman (Gadis Paman) terus melakukan Inovasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat atau para pelaku usaha di pasar tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan setelah pengembangan program keamanan pangan pada tahun lalu yang lebih difokuskan menjamin keamanan pangan, kini Gadis Paman melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPM-PTSP) mengembangkan inovasi tersebut dengan melakukan jemput bola untuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pedagang.

Kepala Dinas DPM-PTSP, Siti Rahma mengatakan, setelah program keamanan pangan, kini Tim Gadis khususnya PTSP, selain keamanan yang terjaga, pihaknya juga memastikan bahwa semua pedagang di Pasar Sumpang memiliki legimitasi usaha.

“Jadi PTSP hadir di dalamnya untuk menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) karena berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2021, bahwa ada hanya satu izin usaha yaitu untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Singel Submission (OSS), itu Kemudian kita fasilitasi pendampingan,”Jelas Siti Rahma.

Dengan memiliki NIB, lanjut Siti Rahma berarti akan memudahkan pengusaha mendapatkan legalitas usahanya, sehingga tidak perlu khawatir akan adanya kesulitan dalam memulai usaha dan pengembangannya.

“kami fokus dulu di pilot project yang Parepare akan laksanakan, jadi keamanan pangannya sudah juara, makanya PTSP ini hadir di dalam untuk legimitasi usaha yang ada di pasar sumpang. Kemarin kami fasilitasi ada 22 pelaku usaha, dan kurang lebih 15 sudah memiliki NIB. Selebihnya karena faktor pedagang tidak memiliki Whatsapp, sehingga baru kurang lebih 15 yang dilegimitasi,”tandasnya(Ant)

202 Maba ITH Ikuti PKKMB, Prof Ansar Harap Lahir Habibie Baru

PAREPARE, RADIO PEDULI – Institut Tekhnologi BJ Habibie (ITH) melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Sebanyak 202 Mahasiswa dari 233 yang dinyatakan lulus mengikuti PKKMB tersebut yang dibuka oleh Rektor ITH, Prof Ansar Suyuti, digelar di Aula Kampus I ITH Parepare, Kamis (1/9/2012).

Prof Ansar Suyuti di depan ratusan Mahasiswa Baru itu menyampaikan, Kampus ini merupakan inisiatif Walikota Parepare HM Taufan Pawe bersama Prof BJ Habibie.

“Kita harus berterimakasih kepada Pemkot khususnya Walikota Parepare Taufan Pawe yang telah berupaya mendirikan ITH ini. Yang tentu tugas kami sebagai rektor adalah melanjutkan pembangunan itu sehingga ITH betul-betul bisa bersaing dengan Institut lainnya,”Jelas Rektor ITH Prof Ansar Suyuti.

Prof Ansar menyebut, bahwa dari 5 Institut Tekhnologi di Indonesia, hanya Kota Parepare menggunakan nama Presiden Ke 3 BJ Habibie.

“Di Idonesia baru ada 5 ITH, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang semuanya memakai nama daerah kecuali ITH Parepare,”sebutnya.

“Ini adalah semangat kita semua, satu-satunya Institut menggunakan nama tokoh dan lainnya menggunakan nama daerah. Tentunya ini bisa menjadi penyemangat kita karena satu-satunya tokoh tekhnokrat sekaligus sebagai pemerintahan di dunia adalah BJ Habibie,”lanjutnya.

Ia berkomitmen, hadirnya ITH Parepare ini, mampu menghasilkan Habibie-habibie baru untuk Indonesia.

“Itulah yang menjadi komitmen dan tekad ITH. Kami sudah bertekad dengan semua teman bahwa itu yang menjadi target kita akan melahirkan habibie-habibie baru di Kota ini. Dan tahun depan Insya Allah kita akan menambah dosen kurang lebih 30 dosen,”tutupnya.(Ant)

Dukung Pembangunan Ekonomi Di Masa Depan, Pemkot Rancang Program Wilayah Berbasis Geospasial

PAREPARE, RADIO PEDULI – Guna mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di masa depan, salah satu kebijakan utama yang dibutuhkan untuk menjadi dasar perencanaan adalah informasi geospasial dalam Kebijakan Satu Peta.

Kesiapan Pemerintah Kota Parepare terkait program wilayah berbasis geospasial ini dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Parepare yang didampingi Sekretaris Bappeda Zulkarnain, yang dilaksanakan di Ruang rapat Bappeda, Senin (30/8/2022).

Usai Rakor tersebut, Sekretaris Daerah Kota Parepare, Iwan Asaad mengungkapkan, bahwa rakor ini dilaksanakan untuk rencana melakukan pemetaan potensi wilayah berbasis geospasial.

“Jadi kita berharap semua kelurahan yang ada di Parepare potensinya setiap kelurahan bisa terbaca yang melalui peta digital nanti,”Jelas Iwan.

“Bisa kita tau sampai golongan darah warganya, apakah B atau A, Atau AB, termasuk potensi, jalan lorong, yang ada di Kelurahan yang dimaksud. Sampai dengan masyarakat penerima bantuan karena dia kategori warga tidak mampu,”sambungnya.

Titik koordinat pada geospasial yang dimaksud lanjut Mantan Kadis Kominfo ini, memudahkan pemerintah daerah mengambil sebuah kebijakan yang walaupun anggaran tidak terbatas tapi diharapkan tepat sasaran.

“Ini Karena langsung mengacu kepada data riil yang ada di lapangan dengan mengacu kepada pembangunan berbasis peta,”terangnya.

Program ini kata Iwan, untuk menciptakan satu peta yang akurat, dan akuntabel dengan skala yang sama dalam mendukung perencanaan pembangunan, penyediaan infrastruktur, penerbitan izin, konsesi, hak atas tanah, dan kebijakan nasional yang berbasis spasial.(Yanti)

Tingkatkan Skill Kelompok Rentan, DP3A Kota Parepare Gelar Pelatihan Kewirausahaan Membatik Secara Eco Print

PAREPARE, RADIO PEDULI – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Parepare, bekerjasama dengan Rumah Belajar Cinta Damai (RBCD) dan Puspa menggelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Perempuan Kelompok Rentan.

Kegiatan pelatihan tersebut dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare yang dihadiri Ketua Puspa dan Ketua RBCD, yang diikuti oleh perempuan kelompok rentan 4 Kecamatan, dan kader PKK Kota/Kecamatan dan Kelurahan, di Balai Ainun (29/8/2022).

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan pada kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan kolaborasi yang diinisiasi oleh Dinas P3A, untuk memberikan pengetahuan bagaimana membatik secara eco print.

“Saya mengapresiasi kegiatan membatik eco print ini. Mudah-mudahan Ibu-ibu yang sudah belajar ini dapat mempraktekkan di rumah masing-masing kemudian mengajarkannya juga kepada tetangga-tetangga, untuk diajak berusaha bersama-sama,”terang Erna.

Erna berharap, agar hasil dari pelatihan-pelatihan yang sudah dimaksimalkan oleh Pemerintah, ini dapt terimplementasikan di tengah-tengah masyarakat.

“Sehingga tidak ada lagi yang namanya golongan rentan atau golongan yang termarjinalkan. Karena seperti yang saya sampaikan bahwa kita sebagai manusia diberi suatu potensi yang berbeda, dan itulah yang harus kita eksplore dan diberdaya gunakan,”harapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare, Andi Rusia menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan suatu negara.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas keluarga khususnya pada kelompok rentan dapat terpenuhi dan pembangunan dapat dirasakan tanpa terkecuali, baik perempuan maupun laki-laki,”jelas Andi Rusia.

Senada dengan Ketua Panitia Sriyanti Ambar yang juga Kepala Bidang Kesetaraan Gender DP3A Kota Parepare, kegitan pelatihan membatik eco print ini menstimulasi kemandirian skill bagi perempuan kelompok rentan melalui pelatihan membatik dg memanfaakan daun sbg sumber warna alami sbg upaya pelestarian lingkungan menuju Kota Parepare smart environment.

“selain meningkatkan SDM perempuan-perempuan kelompok rentan yang menurut data paling banyak menjadi korban, sehingga dengan pelatihan ini, Pemberdayaan Perempuan mengupgrade skillnya juga akan menjadi stimulan dalam meningkatkan ekonomi keluarga,”tandas Sriyanti.(Yanti)

Parepare Pusat Bisnis Menjanjikan, The Bolu Rampah Hadirkan Ikon Baru Buka Cabang Ke-13 Di Kota Cinta

PAREPARE RADIO PEDULI, – The Bolu Rampah kembali membuka cabang setelah Kabupaten Barru, kini membuka cabang ke-13 di Kota Parepare.

Pembukaan cabang ke-13 ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Walikota Parepare yang diwakili Asisten III Pemkot Parepare Eko W Ariyadi, yang berlokasi di Jalan Bau Massepe, Jumat (26/8/2022).

Hadirnya Cabang ke-13 The Bolu Rampah di Kota Parepare ini, salah satu bukti bahwa Pemerintah Kota memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berinvestasi di Kota Habibie ini.

Hal ini dikatakan Asisten III Pemerintah Kota Parepare, Eko W Ariyadi usai melakukan kunjungannya di outlet baru tersebut.

“Dengan Hadirnya para pelaku usaha di Kota Parepare, ini menunjukkan bahwa iklim investasi di kota Parepare sehat. Ditambah situasi keamanan dan ketertiban itu juga, ditunjukkan bahwa angka-angka kriminalitas, sama sekali minim di Kota Parepare,”Pungkas Eko.

Kolaborasi antara Pemda dengan Forkopimda, tambahnya, yang mampu menghasilkan kehidupan iklim investasi di Kota Parepare, kemudian didorong untuk bisa berkembang lebih baik lagi.

“Kenapa ini perlu dilakukan, karena Parepare salah satu daerah yang tidak memiliki SDM. Salah satu hal yang bisa didorong untuk kemajuan Kota Parepare, adalah dengan menghadirkan para investasi,”

Hadirnya investasi di Kota ini kata dia, dapat mengangkat tingkat pengangguran yang bisa merekrut tenaga kerja lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hadirnya para pelaku usaha seperti The Bolu Rampah ini, menghidupkan kota ini sebagai pusat ekonomi di wilayah tengah sulsel. Dan saat ini Parepare sudah menjadi salah satu kota tujuan. Inilah menjadi catatan Pemkot Parepare, untuk terus mendorong dan membuka pintu bagi investor,”harapnya.

Sementara Brand Ambassador The Bolu Rampah, Adhy Basto, mengungkap bahwa pemilihan Kota Parepare sebagai pusat bisnis yang menjanjikan investasi masa depan yang lebih baik.

“Iklim Pemerintah, dan iklim masyarakatnya memang membuka ruang gerak untuk berinvestasi di Kota Parepare,”jelas Adhy Bassi Toayya.

Ia berharap, hadirnya The Bolu Rampah ini bisa menjadi Ikon baru Kota Parepare dan bisa menjadi pilihan baru bagi masyarakat kota parepare maupun daerah sekitarnya.(Ant)