Bea Cukai Parepare Dorong UMKM Berorientasi Ekspor

PAREPARE, RADIO PEDULI – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC-TMP) C Parepare, terus berkomitmen menjalankan peran industrial assistance dan trade facilitator, untuk melakukan asistensi kepada UMKM agar menggali potensi ekspor di wilayah kerjanya tetmasuk Kota Parepare.

Kepala KPPBC TMP C Parepare, Nugroho usai Coffe morning, mengatakan, salah satu bentuk untuk menjalankan komitmen tersebut, dengan memberikan program-program pembinaan dan fasilitas bagi pelaku usaha, guna mendukung UMKM di Kota Parepare untuk melakukan ekspor.

“Kita upayakan lakukan pembinaan-pembinaan kepada pelaku UMKM, dengan melakukan asistensi kepada mereka dari segi bagaimana branding itu perlu, merek itu perlu kemudian bagaimana kualitas dia harus ditingkatkan,”Jelas Nugroho.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain melakukan pembinaan, Bea Cukai juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memperoleh data para pelaku usaha yang bisa dilakukan pembinaan atau asistensi untuk melakukan ekspor. Tentunya melakukan ekspor kata dia harus memeperhatikan beberapa hal yaitu, Komoditi, kuantitas atau jumlah, kualitas, dan keberlanjutan.

“Ini yang harus kita jaga dan kita upayakan untuk melakukan pembinaan-pembinaan kepada para pelaku UMKM. Tentunya tidak hanya kita sendiri melakukannya tapi bekerjasama dengan Pemerintah Daerah,”tandasnya.
Nugroho berharap, dengan orientasi Ekspor ini, Pemerintah Kota bisa bersinergi untuk melakukan pembinaan kepada para UMKM, dengan kewenangan masing-masing pihak.(Ant)

Daya Tampung Air Rendah, Awal Januari 2023 PAM Tirta Karajae Total Benahi Bendungan Salokarajae

PAREPARE, RADIO PEDULI – Memanfaatkan hari libur di awal Januari 2023, Manajemen PAM Tirta Karajae masih terus berupaya untuk melakukan pembenahan bendungan yang pernah jebol sekitar 20 meter pasca banjir Nopember 2022 lalu.

Direktur Perusahaan Air Minum Tirta Karajae, Firdaus Djollong mengatakan, Jebolnya bendungan Salokarajae mengalami pelayanan Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae sempat terganggu beberapa hari, hingga pihaknya membuat bendungan sementara dengan memasang bronjong.

“Hari ini tanggal 1 Januari 2023, kami dengan teman-teman memanfaatkan libur hari ini, untuk kumpul bersama di Salo Karajae, sekaligus kita ingin membenahi bendungan yang pernah jebol akibat banjir pada tanggal 18 November 2022 lalu,”tutur Firdaus Djollong saat melakukan pemantauan di Salokarajae, Minggu 1 Desember 2023.

Lanjut Firdaus Djollong, pihak PAM Tirta Karajae berkomitmen, Januari ini akan menuntaskan pembenahan sungai tersebut dengan melakukan koordinasi kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jenneberang, yang saat ini masih harus menggunakan Bronjong sementara.

“sambil menunggu pihak balai besar pompengan Jenneberang turun tangan bagaimana membenahi sungai ini, karena sungainya sekarang daya tampungnya sangat rendah. Sekarang posisinya serba salah, kalau hujan dua hari berturut-turut tidak ada jeda, jebol lagi. Dan kalau tiga hari berturut-turut tidak ada hujan dan panas seperti ini, maka kering lagi sungai ini, “terangnya.

Ini jadi penyusutan, sehingga apa boleh buat, kita memantau terus bagaimana caranya supaya konsisten ketinggian air tetap seperti itu dan tidak ada gerusan, “sambungnya.

Kendati demikian kata dia, hingga awal tahun 2023 ini, PAM Tirta Karajae masih bisa menyuplai pasokan air ke masyarakat, meskipun masih ada yang terganggu.

“disini ada lima sumur dalam, ada lima jenis pengolahan air minum. Untungnya masih ada yang membackup kalau intage ada masalah atau di sumur dalam ada masalah. Jadi ada tiga tahapan dilewatin sampai ke pelanggan kalau mesinnya off atau ada kerusakan,” jelasnya.

Mantan Anggota DPRD ini juga mengapresiasi Pemerintah Kota Parepare, khususnya Walikota Parepare, sejak 2014 sampai hari ini konsisten untuk menyelesaikan masalah-masalah penyediaan air bersih.

“Syukurnya Pak Walikota di era Taufan Pawe itu menganggarkan anggaran konsisten setiap tahun untuk membangun sumur. Totalnya ada 15 sumur dalam yang beliau telah bangun dan menjadi penyertaan modal Pemda, itu kapasitasnya 300 liter per detik. Untungnya ada itu yang membackup, jika Salokarajae ada masalah atau di sumur dalam ada masalah, maka Salao Karajae yang backup,”pungkasnya.(Ant)

Lantas Polres Parepare Lakukan Rekayasa Lalin Malam Pergantian Tahun Baru 2023

PAREPARE, RADIO PEDULI – Sejumlah rekayasa lalu lintas diberbagai ruas jalan di Kota Parepare, akan diberlakukan pada malam pergantian tahun 2022 ke tahun 2023.

Kepala KBO Satlantas Polres Parepare, Iptu Samsidi, menyampaikan, berdasarkan hasil rapat koordinasi yang diikuti oleh instansi terkait, ada beberapa titik yang dilaksanakan untuk rekayasa arus lalin

“untuk jalur dari arah makassar menuju arah pinrang adalah melewati jalan Bau Massepe, kemudian ke arah jalan abdul kadir hingga ke jalan Lahalede. Jadi untuk arah Sidrap dia menggunakan jalur ahmad yani, “tutur Iptu Samsidi.

Untuk beberapa titik yang dilakukan rekayasa lalu lintas, lanjutnya, dalam hal ini penutupan jalan di dalam kota, yang pertama di KM 0 akan ditutup untuk kendaraan roda empat. Dan akan dialihkan ke Jalan Bau Massepe. Sementara roda dua bisa masuk melalui Jalan Mattirotasi.

“Diarahkan kesitu untuk mengurai kemacetan dan kepadatan khususnya di dalam taman Mattirotasi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi ketika kepadatan terjadi di jalan, kendaraan yang melintas bakal diarahkan ke jalan lingkar lapadde-lumpue. (Ant)

111 Kelompok Tani Di Parepare Terima Bantuan Sarana Produksi Pertanian

PAREPARE, RADIO PEDULI – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP), kembali menyerahkan bantuan arana produksi pertanian kepada kelompok 111 kelompok tani, se Kota Parepare.

Sarana Produksi pertanian tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, didampingi Wakil Wali Kota H. Pangerang Rahim, Sekda H. Iwan Asaad, Kepala Dinas PKP Wildana, dan disaksikan Kepala SKPD serta kelompok tani yang hadir, Jumat (30/12/2022).

Kepala Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan, Wildana menyebutkan, beberapa jenis bantuan alat dan mesin pertanian yang diserahkan kali ini, seperti hand traktor 30 unit, kultivator 72 unit, hand sprayer 50 unit, dan alat menanam jagung 50 unit yang secara keseluruhan bernilai miliaran rupiah.

“Alhamdulillah kami dari Pemerintah Kota Parepare, melakukan penyerahan simbolis beberapa jenis bantuan alsintan untuk kelompok tani. yang diserahkan yaitu kultivator sebanyak 72 unit, hand traktor 30 unit, handsprayer 50 unit , alat tanam jagung juga sebanyak 50 unit, “sebut Wildana.

Bantuan ini tambahnya, sebagai bentuk upaya pemerintah kota dalam meningkatkan fungsi pembinaan dan pengawasan usaha pertanian melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Sementara Walikota Parepare menyampaikan, bahwa meski keuangan daerah dalam kondisi sangat terbatas, tapi Pemerintah Kota tetap memikirkan dan bergerak serta berbuat supaya kesejahteraan masyarakat itu bisa terwujud secara nyata.

“Pemerintah sebaiknya hadir, bukan dengan retorika. Saya sudah 9 tahun 2 bulan memimpin kota ini, memang selalu fokus untuk wujudkan janji-janji kesejahteraan masyarakat, “tandas Walikota dua periode itu. (Ant)

KPP Pratama Parepare Lampaui Target Penerimaan Pajak Tahun 2022, Ini 3 Sektor Penopang Miliki Kontribusi

PAREPARE, RADIO PEDULI – Kinerja Penerimaan
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare mencatat, realisasi tahun 2022 di wilayah kerjanya telah melampaui 100 persen.

Berdasarkan data yang diperoleh sampai dengan 29 Desember 2022, realisasi penerimaan pajak KPP Pratama Parepare mencapai angka Rp 506.5 miliar dengan capaian 121.49 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 416.9 miliar.

Hal ini disampaikan, Kepala KPP Pratama Parepare Yulsan Jubiantara saat menggelar press rilis, di Kantor KPP Pratama, Jumat, 30/12/2022.

“Alhamdulillah sampai dengan 29 Desember 2022 kemarin, sudah tercapai sebesar Rp 506.5 miliar, itu artinya sudah melampaui target yang telah ditetapkan, ” jelas Yulsan.

Ia memaparkan, penerimaan pajak tahun 2022 di wilayah KPP Pratama Parepare, ditopang oleh tiga sektor dominan yang memiliki kontribusi sekitar 80 persen dari total penerimaan. Tiga sektor tersebut adalah sektor administrasi pemerintahan, sektor perdagangan, serta sektor jasa keuangan dan asuransi.

“Untuk di wilayah kerja KPP Pratama Parepare mencatat realisasi penerimaan pajak terbesar berasal dari Pajak penerimaan sektor Administrasi Pemerintahan atau belanja pemerintahan, senilai Rp 257.2 miliar atau pertumbuhan sebesar 55.91 persen.

“kalau dilihat per sektornya di pare-pare ini paling besar adalah dari belanja pemerintah. Artinya penyerapan anggaran di pemerintah daerah maupun unit vertikal yang ada di Parepare ini sangat menunjang penerimaan pajak ” tuturnya.

Selain itu, lanjut Yulsan, pertumbuhan paling signifikan dicapai oleh sektor jasa keuangan atau asuransi yaitu 6,84 persenh. Hal ini dikarenakan adanya Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang berlangsung selama Januari hingga Juni 2022.

Penerimaan pajak tahun ini, tambahnya, merupakan suatu pencapaian yang luar biasa bagi KPP Pratama Parepare. Karena ini merupakan kali pertama KPP Pratama Parepare mencapai target realisasi hingga melebihi 100 persen.

“Tidak hanya di wilayah kerja KPP Pratama Parepare, yakni Parepare, Barru, Pinrang, Sidrap dan Enrekang, yang melampaui target, akan tetapi juga terjadi secara nasional, ” pungkasnya. (Ant)

Rilis Capaian Kinerja 2022, Kejari Parepare Pulihkan Uang Negara Rp 3,3 Miliar

PAREPARE, RADIO PEDULI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare menggelar Press Release akhir tahun pencapaian kinerja selama tahun 2022, yang dipimpin langsung Kepala Kejari Parepare Didi Haryono yang didampingi Kasi Pidsus, Ilham, Kasi Intel Sugiarto, Kasi Pidum Andi Novianti, dan Kasi Datun Andrianus Tomana, digelar di Aula Kantor Kejari, Kamis (29/12/2022).

Pada kesempatan tersebut, Kajari Parepare, Didi Haryono menjelaskan, selama setahun ini, pihaknya telah melakukan pemulihan keuangan Negara sebanyak 33 Miliar, baik melalui pendampingan di Datun maupun penanganan di Pidsus.

“Pemulihan keuangan Negara melalui Datun sebesar 2,9 miliar rupiah untuk pendampingan kegiatan 3 infrastruktur yaitu Anjungan Cempae, Masjid TErapung, dan Alun-alun Kota. Sementara bidang pidsus sebesar 400 juta rupiah melalui pengembalian kerugian Negara senilai 333 juta rupiah dari penanganan perkara dana BOS SMAN 2 Parepare serta denda dan uang pengganti.

Selain itu Kejari Parepare juga berhasil mendapatkan melalui bidang pembinaan yaitu, dalam satu tahun ini total PNBP saat ini bernilai sekitar 434 juta 889 rupiah. Jika dipresentasekan dari target telah mencapai 74 persen.

“Sementara di Intelijen sudah dilaksanakan 100 persen kegiatan, mulai dari kegiatan Lit-Kamdal, utamanya kegiatan masyarakat seperti jaksa menyapa, jaksa masuk sekolah, penerangan hukum, perlindungan hukum, dan termasuk kegiatan taka buron (tangkap buron).(Ant)

Dinas PKP Parepare Kembali Serahkan Bantuan Mesin Katinting Dari Pokir Anggota Dewan

PAREPARE, RADIO PEDULI – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP), kembali menyerahkan bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan.

Kali ini dua kelompok nelayan, yaitu Kelompok Manunggal dan Kelompok Massiddie, mendapatkan bantuan mesin katinting serta peralatan pancing 1 paket, yang diserahkan langsung Kepala Dinas PKP Wildana, didampingi Anggota Dewan H Suyuti, dan Lurah Lumpue Suwandi, yang Bertempat di Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat, Jumat (23/12/2022)

Kepala Dinas PKP Kota Parepare, Wildana mengatakan, bantuan tersebut brsumber dari dana pokir berupa 8 unit box ikan (marina cooler)

Dinas PKP, Wildana Hari ini kita sudah menyerahkan bantuan yang bersumber dari dana pokir DPR dan dana Pagu Wilayah Tahun 2022.

“kita serahkan hari ini, berupa 8 box (marina cooler), pompa air, mesin katinting. Ini untuk kelompok manunggal, sementara peralatan pancing kita serahkan kepada kelompok Massiddie, ” jelas Wildana.

Lanjutnya, bantuan ini membuktikan sinergitas antara Pemerintah dengan Legislatif terus terjalin untun mensejahterakan dan memberdayakan masyarakat Kota Parepare.

Sementara Anggota Dewan dari Fraksi Nasdem H Suyuti menyampaikan trrimakasih atas sinergitas Pemerintah Kota terkhusus kepada Dinas PKP yang telah merealisasikan pokir di tahun 2022 ini.

“Alhamdulillah, ini merupakan pokir saya untuk kelompok manunggal yang anggotamya 10 orang, berupa mesin katinting 7pk dan 13pk. Semoga bisa bermanfaat dan bisa kita jaga bersama-sama. Karena ini diberikan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya, “ucap Suyuti.

Suyuti berharap, dengan bantuan per kelompok ini dapat dimanfaatkan dan berbagi sesama anggota. (Ant)

Resmi Nahkodai Ketua KONI, Zulham Arief Siapkan Program Tingkatkan Prestasi Olahraga Di Parepare

PAREPARE, RADIO PEDULI- Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare masa bakti 2022 – 2026, resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Selatan, Yasir Mahmud.

Pelantikan tersebut dihadiri Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Wakil Walikota H Pangerang Rahim, Rektor Perguruan Tinggi, Wakil Ketua DPRD, BUMN, BUMD, Perwakilan Instansi Vertikal, Kepala SKPD, pengurus Cabor, dan para atlit berprestasi, yang dilaksanakan di Lapangan Tennis Rumah Jabatan Walikota, Selasa (20/12/2022)

Ketua KONI Parepare, Zulham Arief di awal sambutannya mengucapkan terimakasih kepada
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, yang dinilai memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap dunia olahraga di Kota Parepare.

Sehingga kata dia, Parepare mampu berprestasi pada setiap perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Sebelumnya kita tidak pernah menyentuh prestasi di 10 besar, dan Alhamdulillah selama beliau (Taufan Pawe) menjabat, setidaknya dalam 9 tahun ini, prestasi Kota Parepare terus maju pada setiap perhelatan Porprov,”ujar Zulham dalam sambutannya.

Lebih lanjut Zulham mengatakan, terinspirasi dari Walikota Parepare untuk menjadikan Parepare sebagai kota industri tanpa cerobong asap, maka Pengurus KONI periode ini, juga berkomitmen untuk menjadikan Parepare sebagai Kota industri olahraga yang terdepan di Sulsel.

“untuk mencapai komitmen ini, Insya Allah kami memiliki berbagai program yang sudah kami siapkan di empat bidang yang dinaungi oleh wakil-wakil ketua kami, “tandasnya.

Zulham menyebut empat program tersebut diantaranya, KONI akan menggenjot pembentukan dan pembinaan organisasi cabang olahraga yang belum terbentuk di kota parepare.

“kenapa ini penting, agar atlit-atlit kita, potensi-potensi atlit kita segera ternaungi sehingga bakat-bakat yang mereka miliki bisa dibuktikan di jenjang atau turnamen yang dilaksanakan di sulsel, ” pungkasnya.

Selain itu, tambahnya, KONI memiliki Road Map pembinaan prestasi atlit yang berdasarkan dari desain besar olahraga nasional, Kementerian Pemuda Olahraga RI.

“kita sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan berbagai pihak, terkait dengan penempatan olahraga unggulan di setiap unit pendidikan yang ada di Kota Parepare, baik dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, ” jelasnya.

Tidak hanya itu, program lainnya yaitu pelaksanaan pekan olahraga kota, dimana pekan olahraga kota ini, bisa mengasah dari pembinaan-pembinaan yang dilakukan di setiap unit pendidikan.

“kita juga akan mendorong cabor untuk melaksanakan turnamen-turnamen regional, sehingga atlit kota parepare bisa mengetahui kemampuannya dan mengasah kemampuannya dengan cara bertanding dengan atlit-atlit daerah lain,”tandasnya.

“Kita juga akan menganggarkan beasiswa bagi atlit berprestasi yang masih dalam pendidikan di perguruan tinggi, sebagai bentuk support dari KONI Parepare. Ini sebagai langkah awal dan komitmen kesiapan kami menjadi pemenang pada perhelatan Porprov kedepannya,”sambungnya.(Ant)

Ketua Umum BPC HIPMI Parepare, Minta Pengusaha Tingkatkan Spirit Persiapkan Diri Hadapi Resesi Ekonomi Tahun 2023

PAREPARE, RADIO PEDULI, – BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Parepare menggelar forum bisnis dengan mengusung tema “menatap ekonomi 2023”

Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, yang dihadiri BPD HIPMI Sulsel, Rahmat Andi Manggabarani, Dandim 1405/Parepare, Kepala BPJS Tenaga Kerja, Kadis Perdagangan, Kadis Tenaga Kerja, Kabag Ekonomi, BUMN, instansi vertikal, Ketua KONI, serta perguruan tinggi, yang dilaksanakan di Hotel Grand Kartika Kota Parepare, Selasa (20/12/2022)

Ketua Panitia, Erwin JR mengatakan, Forum Bisnis ini dilaksanakan sebagai langkah Awal yang diambil oleh HIPMI di Kota Parepare untuk mempersiapkan diri menyambut perekonomian di Tahun 2023 mendatang.

“karena kami mendapat informasi bahwa, di tahun 2023 akan ada Resesi di mana akan sangat berdampak besar pada perekonomian yang terjadi di negara ini, makanya kegiatan ini mendorong para pengusaha muda untuk saling silaturahmi dan berkolaborasi mempersiapkan diri untuk menyongsong atau menyambut tahun 2023,”Jelas Erwin.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Parepare Samsul Rijal Madani menyampaikan harapan, agar kemitraan yang terjalin selama ini antara pengusaha-pengusaha dengan Pemerintah terkhusus Walikota Parepare dapat ditingkatkan lagi.

“Saya yakin kalau kita mau menemani membersamai Pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ini lebih besar lagi, maka harusnya new spirit yang menjadi tagline HIPMI selama ini, diganti menjadi lebih spirit lagi karena kita harus lebih semangat lagi apalagi kalau ancaman Resesi tahun mendatang, “Tandas Samsul Rijal Madani.

Namun menurut Rijal, resesi itu tidak akan terjadi di Kota ini jika melakukan banyak kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan perekonomian di Kota ini.

“Saya yakin Resesi tidak terjadi di Parepare asalkan satu, buat kegiatan banyak-banyak. kalau banyak kegiatan, tidak akan terjadi Resesi di sini. Lagi-lagi saya berharap, para pengusaha siap menata tahun 2023,” harapnya.(Ant)

Kembangkan UMKM, KPP Pratama Parepare Gandeng Pemkot Gelar Pelatihan Melalui Program BDS

PAREPARE, RADIO PEDULI -Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare, menggandeng Pemerintah Kota dalam melaksanakan Program (BDS) Bisnis Development Service, yaitu program dari Direktorat jenderal pajak khususnya KPP Pratama Parepare untuk memberikan bantuan pelatihan apapun kepada UMKM.

Program BDS tersebut dilaksanakan agar UMKM terus berkembang di Kota Parepare.

Hal ini disampaikan Kepala KPP Pratama Parepare Yulsan Jubiantara yang ditemui di sela-sela kegiatan pelatihan, yang digelar selama dua hari di Aula KPP Pratama Parepare, Rabu kemarin.

“Disini kami juga memberikan sosialisasi mengenai perpajakan, tentang kewajiban-kewajiban perpajakan untuk para umkm, fasilitas-fasilitas perpajakan untuk umkm dan sebagainya,” Jelas Yulsan.

Lanjut Yulsan, Pelatihan ini dilakukan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dengan harapan, umkm di Kota Parepare semakin berkembang, bisnis semakin rapih dan taat terhadap perpajakan. Sehingga kata dia, bisnisnya betul-betul bisnis yang kuat dari sisi administrasi.

“Yang paling penting, kami ingin umkm itu maju, jadi kami juga memberikan pelatihan-pelatihan. Karena kami harus bersinergi dengan pemda yang mengurusi umkm. Jadi kami juga ingin bersinergi dan berkolaborasi dengan pmerintah setempat dalam rangka membina umkm,”pungkasnya.

Kedepan kata dia, KPP Pratama akan melakukan mau MoU dengan disnaker dalam upaya untuk mengembangkan pelaku umkm yang ada da di kota parepare. Seprti yang diketahui bahwa umkm adalah pelaku ekonomi yang sangat tangguh, yang paling bisa selamat pada saat pandemi. (Ant)