Delapan Perawat RSUD Andi Makkasau Parepare Ikuti Asesor Kompetensi Perawat

PAREPARE-Sebanyak delapan pegawai perwakilan RSUD Andi Makkasau Parepare mengikuti pelatihan asesor kompetensi keperawatan. Pelatihan tersebut digelar Forum Komite Keperawatan Sulsel (FKKS), di Makassar 2-6 Juni 2021.

Delapan peserta dari RSUD Andi Makkasau terdiri dari enam perawat dan dua bidan. Mereka mengikuti pelatihan secara virtual di Aula RSUD Andi Makkasau.

Ketua Komite Keperawatan RSAM Parepare Fahriadin, mengatakan
Peserta yang mengikuti pelatihan ini akan dinilai kompeten menilai kinerja atau meng-assesment kompetensi perawat di area kerjanya.

Fahriadin menambahkan delapan peserta tersebut merupakan pilihan dari Komite Keperawatan RSAM Parepare. Empat diantaranya sudah sertifikasi dan empat lainnya re-sertifikasi.(Nurfadila Wahid)

Tunjangan Gaji Ke-13 Mulai Cair, KPPN Parepare Tetap Buka Pelayanan Hingga Sabtu-Minggu

PAREPARE-Tunjangan gaji ke-13 di Kota Parepare mulai dibayarkan sejak tanggal 3 Juni 2021. Hal itu berkaitan dengan penetapan Peraturan Presiden (PP) nomor 63 tahun 2021, dan peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 42/PMK.05/2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemberian gaji ke-13 kepada ASN, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, penerima pensiun, dan penerima tunjangan yang bersumber dari APBN.

Kepala Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Parepare, Alim Afifi, melalui Humas KPPN Parepare, Rosandi mengatakan pengajuan SPM gaji ke-13 sudah bisa diajukan ke KPPN Parepare mulai tanggal 2 Juni dan pencairannya akan dibayarkan besoknya, dan berlaku seperti itu seterusnya.

Rosandi mengatakan KPPN juga akan tetap melayani permintaan pencairan pada hari libur yakni pada hari Sabtu dan Minggu ini.

Adapun jumlah ASN di wilayah Ajatappareng yang menerima gaji ke-13, yakni sebanyak 6.657 pegawai. ASN Kementerian atau Lembaga negara sebanyak 3.309, Polri sebanyak 1.977, dan TNI sebanyak 1.371.(Nurfadila Wahid)

Jamin Keamanan Pangan Di Sekolah, Dinas Pendidikan Akan Bentuk Tim Keamanan Pangan

PAREPARE, – Untuk mewujudkan dan menjamin keamanan pangan jajanan di Sekolah, Dinas Pendidikan perlu melakukan upaya konkrit dan kolaborasi dari Semua Stakeholder.
Sejalan dengan Hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Parepare juga ikut berkomitmen dalam 3 Program Balai POM Makassar terkhusus Jajanan Anak Usia Sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Arifuddin Idris menjelaskan, bahwa persoalan keamanan pangan anak sekolah menjadi tanggung jawab semua stakeholder. Ada 3 pilar yang harus saling bersinergi, yaitu, Pemerintah , pelaku usaha, dan masyarakat.
“Jadi upaya dan tanggung jawab sekolah saya harapakan yang namanya tim keamanan pangan sekolah yang harus bersinergi dengan skpd lain, dan programnya juga harus bersinergi dengan tingkat kota. Harus ada roopmatik atau map program, peta program dan peta program ini nanti turun ke sekolah, sehingga persoalan ini teratasi. Semua stakeholder harus terlibat dalam hal ini,”Pungkas Arifuddin.
Ia berharap, adanya dukungan dan tindakan dari banyak pihak untuk menjalankan perannya masing-masing dan saling mendukung peran satu dengan yang lain dalam menjamin keamanan pangan di Sekolah.(yanti)

Buka Pertemuan Lintas Sektor Keamanan Pangan, Sekda Parepare Minta SKPD Berkolaborasi Dukung Program Prioritas BPOM

PAREPARE, – Dalam rangka Intervensi Keamanan Pangan Terpadu Program Desa Pangan Aman, dan pangan jajanan anak usia sekolah, serta pasar pangan aman berbasis komunitas, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar melakukan pertemuan Lintas Sektor di Kota Parepare.

Pertemuan lintas sektor tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare H Iwan Asaad yang dihadiri Kepala BPOM Makassar Hardaningsih, Asisten 2 Pemerintah Kota Parepare, Kepala Dinas Pendidikan, Arifuddin Idris, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala SD, SMP dan SMA, dan Kepala UPTD Pasar, yang digelar di Ballroom Hotel Kenari, Kamis (3/6/2021).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Parepare yang juga Ketua Tim Koordinasi Pengawasan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, Iwan Asaad mengatakan, pertemuan lintas sektor ini dilaksanakan dalam rangka menggalang komitmen kegiatan agar pemangku stakeholder dapat mengintervensi masalah kesehatan yang disebabkan pengedaran obat dan makanan berbahan bahaya.

“saya sangat mengharapkan BPOM dapat terus meningkatkan jejaring di tingkat kota dalam rangka jejaring keamanan pangan. Saya berharap program nasional semacam ini adanya kesadaran dari kita semua untuk ikut mengedukasi dan menyosialisasikan untuk melakukan intervensi program terhadap pangan terpadu dari 3 program nasional,”Jelas Iwan Asaad.

Pada kesempatan tersebut, Iwan Asaad mengajak SKPD terkait hingga jajaran terbawah, untuk bisa menjadi agen perubahan dapat berkomunikasi dan berkolaborasi dengan BPOM untuk melakukan perubahan-perubahan perilaku.

“Saya sangat menharapkan kolaborasi dan kepedulian serta komitmen dan langkah bersama. Karena dengan adanya kerjasama yang baik diantara semua pihak, maka akan dengan mudah mendapatkan solusi dalam penanganan permasalahan penanganan keamanan pangan di Kota Parepare khususnya 3 program Nasional, yaitu, Keamanan Pangan Jajanan Sekolah, Program Kelurahan Pangan Aman, dan Pasar pangan berbasis komunitas,”tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, 3 Perwakilan Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA ddan BPOM Makassar melakukan penandatanganan MoU terkait pengawalan dan pengawasan jajanan sekolah.(A)

PEMKOT KEMBALI PROGRAMKAN REHABILITASI JALAN


DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA PAREPARE KEMBALI MELAKUKAN PROGRAM REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI JALAN DI TAHUN 2021. PROGRAM TERSEBUT MERUPAKAN PROGRAM PEMERINTAH TERKAIT DENGAN INFRASTRUKTUR JALAN YANG BERTUJUAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANTAPAN JALAN YANG ADA DI KOTA PAREPARE.
TAHUN INI DINAS PUPR MELALUI BIDANG BINA MARGA MEMPROGRAMKAN REHABILITASI UNTUK 9 RUAS JALAN YANG ADA DI KOTA PAREPARE.
KEPALA BIDANG BINA MARGA DINAS PUPR KOTA PAREPARE MENGUNGKAPKAN, TIGA RUAS JALAN SAAT INI SUDAH DALAM TAHAP PELAKSANAAN PENGERJAAN, SEDANGKAN ENAM RUAS LAINNYA MASIH DALAM PERSIAPAN.

SRI AYU

BKMT Parepare Gelar Halal Bihalal Virtual


Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Parepare menggelar pengajian rutin. Kali ini dirangkaikan dengan halal bihalal yang dilakukan secara virtual pada kmis kemarin.
Halal bihalal yang dihadiri ratusan partisipan dari berbagai unsur, termasuk pengurus Majelis Taklim se-Kota Parepare ini menghadirkan KH Muh. Said Abd. Shamad, LC, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Provinsi Sulawesi Selatan.
Ketua BKMT Parepare yang juga Ketua PKK, Hj Erna Rasyid Taufan berharap, hikmah halal bihalal tersebut menjadi jembatan dalam menjaga taqwa pasca ramadhan.
Insert Ketua BKMT kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan
Pada kesempatan tersebut KH Muh. Said Abd. Shamad, LC membawakan ceramah terkait penyebaran aliran si’ah.
Sri ayu

Residivis Di Parepare Ditangkap Lagi Usai Curi Motor Depan JNT Soreang


Usai lakukan aksi pencurian di depan JNT,seorang residivis curanmor kembali diringkus kepolisian sektor soreang polres parepare.
Kasus curanmor yang terjadi di jalan H.M Arsyad, kelurahan Bukit indah, Kecamatan Soreang, kota parepare tersebut berhasil diungkap kepolisian, usai adanya laporan cepat yang dilakukan korban kepada polisi.
Hanya berselang dua jam usai adanya laporan, pelaku bersama motor hasil curiannya dibekuk yang saat itu pula sedang mengelar patroli, di salah satu bengkel dijalan Daeng Siraju yang sementara membongkar Kap motor yang dicurinya.

Pelaku kini ditahan di mapolsek soreang polres parepare dijerat pasal 363 dengn ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Nurfadila

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PTSP RUTIN TURUN LAKUKAN SOSIALISASI PERIZINAN

Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu kota Parepare rutin turun melakukan pemantauan di lapangan, sekaligus mensosialisasikan cara dan langkah langkah pendaftaran perizinan online. Tidak sampai di situ, dinas penanaman modal dan PTSP juga menyiapkan sarana bagi masyarakat yang ingin melakukan pengurusan perizinan namun terkendala sarana, yang bersangkutan cukup datang ke dinas penanaman modal dan PTSP kota Parepare.

Kepala bidang penyelenggaraan perizinan dan non perizinan, Hj hidayah mengungkapkan tujuan dari kegiatan tersebut guna memberikan kemudahan kepada Masyarakat yang iigin melakukan pengurusan perizinan di dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu.

PKK Parepare Permantap Kesiapan Jelang HKG ke-4


Pengurus PKK Kota Parepare melakukan rapat dalam rangka memantapkan persiapan jelang mengikuti pameran yang akan dilaksanakan di Kota Makassar.
Kegiatan pameran sebagai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-49 tahun 2021 ini akan digelar pada 2 hingga 4 Juni 2021.
Rapat yang dipandu Wakil Sekretaris, Andi Wisna yang juga Koordinator Kegiatan.
Kepala Bidang Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) yang juga Pengurus PKK Parepare Sriyanti Ambar mengatakan persiapan dilakukan untuk memastikan kelancaran pameran yang diikuti PKK Parepare, termasuk produk yang dipamerkan, pakaian yang dikenakan, serta mengingatkan para pengurus agar tetap mengedepankan protokol kesehatan

Raih Tiga Penghargaan KPID Award, Radio Peduli Terbaik di Sulsel


PAREPARE – Kota Parepare kembali mempertahankan supremasinya di ajang KPID Award 2020. Kota yang dinahkodai Wali Kota Parepare, DR HM Taufan Pawe ini berhasil meraih tiga penghargaan di ajang bergengsi yang digelar KPID Sulsel, di Phinisi Point Makassar, Sabtu 19 Desember 2018.

Selain meraih penghargaan sebagai radio Lembaga Penyiaran Publik Lokal terbaik di Sulsel, Parepare juga berhasil meloloskan program unggulan LPPL TV Peduli, yaitu Jendela Kota sebagai nominator untuk kategori program inspiring.

Tak hanya itu, televisi kebanggaan masyarakat Parepare, TV Peduli, juga berhasil masuk nominasi sebagai LPPL terbaik dan berhak mendapatkan piagam penghargaan dari KPID Sulsel.
Anugerah sebagai Radio LPPL terbaik di Sulsel diterima oleh Kadis Kominfo Kota Parepare, H.M Iskandar Nusu mewakili Walikota Parepare. Acara ini dihadiri Asisten Administrasi Pemprov Sulsel, Tautoto Tana Ranggina mewakili Gubernur Sulsel.

Hadir pula Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Pemprov Sulsel, Amson Padolo, serta ratusan insan penyiaran se Sulsel yang memenuhi Mall Phinisi Point Makassar.

Anugerah KPID Award 2020 memperebutkan 14 kategori. Salah satunya adalah kategori tokoh peduli Penyiaran yang diraih oleh Rudi Pieter Gony, pendiri Makassar TV, televisi lokal pertama di Sulsel yang mengudara tahun 2003.

Kepala Dinas Kominfo Kota Parepare, HM Iskandar Nusu, menjelaskan, dari 14 kategori yang dilombahkan dalam ajang KPID Award tahun 2020, Kota Parepare mengikuti 10 kategori.

“Alhamdulillah, dari 10 kategori yang kita ikuti, Radio Peduli Parepare berhasil keluar sebagai lembaga penyiaran publik lokal terbaik di Sulsel 2020,” kata Iskandar via telepon, Minggu 20 Desember.

Iskandar membenarkan, Parepare juga berhasil meloloskan TV Peduli sebagai nominator televisi lembaga penyiaran publik lokal terbaik, serta program Jendela Kota TV Peduli sebagai nominator inspiring terbaik.

Sementara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, La Ode Arwah Rahman, menjelaskan, penghargaan yang diterima Radio Peduli pada ajang KPID Award tahun ini menjadi prestasi tersendiri bagi Kominfo Parepare.

Pasalnya, kata La Ode, tantangan yang dihadapi dunia penyiaran radio tresterial saat ini tidak sedikit. “Dunia penyiaran digital yang menyerbu ruang udara Indonesia, telah menjadikan penyiaran tresterial harus berbena, jika tidak ingin ketinggalan, ” papar La Ode.

Situasi ini tambah La Ode, tidak mudah karena regulasi penyiaran kita masih tunduk pada rezim UU Nomor 32 Tahun 2002 yang belum mengenal penyiaran digital. “Namun dalam rancangan revisi UU penyiaran yang saat ini tinggal ketuk palu, ini telah diatur. Kita tunggu saja, ” katanya.
Raihan yang diperoleh Kota Parepare dalam ajang KPID Award 2020 kata La Ode, tidak terlepas dari dukungan dan komitmen yang besar Wali Kota Parepare terhadap operasional Radio Peduli dan TV Peduli Parepare, yang setiap tahunnya selalu mendapatkan prioritas.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Parepare atas dukungan, arahan dan bimbingan yang tak henti-hentinya diberikan kepada TV Peduli dan Radio Peduli. Juga terima kasih kepada Bapak Kadis Kominfo dan seluruh crew Radio Peduli dan TV Peduli yang telah bekerja keras menghasilkan karya terbaik mereka di dunia penyiaran,” ujarnya.

Ia berharap, penghargaan yang diraih Radio dan TV Peduli tahun ini bisa semakin meningkatkan keberadaan lembaga penyiaran ini dalam memenuhi perannya menyajikan informasi yang sehat dan cerdas, guna mendorong kemajuan Kota Parepare yang lebih baik lagi kedepan.
Ketua KPID Sulsel, Hasrul Hasan, menjelaskan, ada beberapa pertimbangan terpilihnya Radio Peduli sebagai lembaga penyiaran publik terbaik. Hampir semua daerah di Sulsel yang ingin mendirikan lembaga penyiaran publik, mereka ke Parepare belajar.

“Kedua, kita juga melihat ada komitmen kuat dari Pemerintah Kota Parepare khususnya pengelola Radio dan TV Peduli untuk taat asas. Semua tahapan proses perizinan dilalui dengan baik,” kata Hasrul (*)