Tingkatkan imunitas, pasien covid-19 rs sumantri parepare senam pagi bersama


Pasien penghuni rumah sakit sumantri yang menjadi pasien pdp covid-19 kota parepare yang kini tengah menjalani karantina pagi rabu melaksanakan senam pagi bersama dengan para tenaga medis.
Sejumlah tenaga medis, relawan dan pasien covid-19 ini mengikuti kegiatan senam pagi di halaman rumah sumantri parepare , kegiatan senam ini juga sebagai bentuk rangkaian dari dirgahayu kodam xiv ( empat belas ) hasanuddin ke 63 tahun .
Senam dilakukan pukul 09.00 pagi ini berjalan kurang lebih 30 menit ini diharapkan bisa meningkatkan tingkat imunitas sehingga bisa meningkatkan tingkat kesembuhan pasien pdp covid-19 yang ada di rumah sakit sumantri ini.
Meskid demikian senam untuk meningkatkan imun tubuh ini, tetap di jalankan sesuai dengan protokol kesehatan, dengan para instruktur senamnya sendiri dilakukan oleh para tenaga medis lengkap dengan alat pelindung diri yang dikenakan.

Peliput:Erwin

Penyelenggaraan Akad Nikah Masih Belum Diperbolehkan Menuju Penerapan New Normal


Jelang New Normal, belum ada surat edaran dari Kementerian Agama tentang kepastian dibolehkannya menggelar pernikahan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bacukiki Barat, Amir Said, Rabu 3 Juni 2020.
Amir mengungkapkan, sejauh ini banyak masyarakat mempertanyakan dibolehkannya pelaksanaan akad nikah. Namun, pihaknya masih belum mengambil keputusan sebab belum ada surat edaran dari Kanwil Kemenag maupun Dirjen Bimas Islam
Meski demikian, ia mengakui jika ada segelintir orang yang sudah menikah dengan melakukan pendaftaran secara online.

Peliput :Nurfadila Wahid

Menjadi Sahabat Masyarakat, Kejari Parepare Siapkan Pos Pelayanan Konsultasi Hukum Gratis


Kejaksaan Negeri Parepare menyiapkan pos pelayanan konsultasi hukum gratis. Pelayanan tersebut untuk memberikan pemahaman tentang hukum bagi masyarakat, sehingga bisa merasa nyaman dalam berkonsultasi dan menjadi sahabat Kejari Parepare. Hal tersebut dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Parepare, Amir Syarifuddin, Rabu 3 Juni 2020.
Menurutnya Konsultasi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat ataupun instansi pemerintah, BUMN, dan Swasta setiap hari kerja. Konsultasi hukum ini kata dia merupakan bentuk edukasi atau pendidikan, yang bertujuan memberikan pemahaman pada masyarakat bagaimana menyelesaikan perkara hukum secara umum yang mereka hadapi.
Sejak dihadirkannya Pos layanan di Kantor dan Secara Online, Tercatat sudah ada sebanyak 17 orang yang berkonsultasi. Adapun alur pelayanan hukum bidang perdata dan tata usaha negara kejari Parepare, yakni melakukan permohonan pelayanan hukum, kemudian ditelaah oleh JPN, selanjutnya analisis hukum, kemudian Kajari menerbitkan surat perintah JPN, lalu JPN memberikan konsultasi dan pendapat informasi baik secara lisan maupun tertulis.

Peliput:Nurfadila Wahid

Malaysia Kembali Deportasi 243 TKI Lewat Pelabuhan Nusantara, 11 Asal Parepare


Sebanyak 243 TKI Dideportasi dari Malaysia. Mereka akan diberangkatkan ke Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare, menggunakan KM Thalia. Sebanyak 185 di antaranya merupakan warga Sulsel, 11 diantaranya dari Kota Parepare. Hal tersebut diterangkan oleh Kadis Perhubungan Kota Parepare HM Iskandar Nusu, Rabu 3 Juni 2020.
Menurutnya ratusan TKI tersebut dipulangkan lantaran menyalahi aturan yang berlaku di Negeri Jiran. TKI diluar dari Sulsel juga ada 24 warga NTT, 4 warga NTB, dan 4 warga Jawa Timur. Mereka Sore ini diberangkatkan dari Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, ke Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, dan akan tiba di Pelabuhan Nusantara pada Jumat pagi mendatang.
Iskandar mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Gubernur Sulsel dalam rangka permintaan penjemputan pemkab masing-masing TKI yang akan datang.
Rapid tes menurutnya juga akan dilakukan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan sebelum kapal sandar di Pelabuhan Nusantara. Pemerintah Kota Parepare juga masih mempersiapkan pengawasan kesehatan untuk kepulangan para TKI.

Peliput:Nurfadila Wahid

Tahun ajaran baru ditengah pandemi covid-19, PPDB dilakukan sistem satu pintu berbasis online


Memasuki tahun ajaran baru, sistem pelaksanaan penerimaan peserta didik baru atau ppdb mungkin mulai banyak dipertanyakan orang tua siswa, untuk kota parepare , sistem penerimaan peserta didik baru tahun ini akan dilakukan secara online atau satu pintu , yakni melalui dinas pendidikan dan kebudayaan kota parepare.
hal itu merujuk pada peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan ri nomor 44 tahun 2020 tentang ppdb pada tk, sd, smp, maupun tingkat sma/smk atau sederajat.
Hal tersebut disampaikan oeh pelaksana tugas kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota parepare, arifuddin idris, bahwa pelaksanaan ppdb satu pintu berbasis online ini dilakukan untuk menhindari kerumunan sebagai upaya pencegahan virus corona.
Saat ini kementerian mengeluarkan himbauan kepada seluruh sekolah untuk menerapkan penerimaan siswa baru secara online dan satu pintu demi menghindari interaktif secara personal.
Selain alasan dan pertimbangan itu, arif mengulas, jika pelaksanaan ppdb satu pintu tersebut, baik di tingkat tk, sd, dan smp yang berada di bawah naungan dinas pendidikan dan kebudayaan parepare dilakukan untuk mempermudah akses pelayanan pendidikan di saat pandemi covid-19 , sesuai dengan pertimbangan transparansi dan akuntanbilitas.

Peliput:Erwin

Taufan Pawe Pastikan Pembagian Masker di Parepare Bakal Dibagikan Berkelanjutan


Parepare – Walikota Parepare, Taufan Pawe, memastikan bersama dengan Pemerintah Kota Parepare dengan Forkopimda Kota Parepare, untuk intens melakukan aksi berbagi masker bagi masyarakat Kota Parepare, dan itu akan dilakukan secara rutin di Kota Parepare.

Dirinya mengaku, saat ini pihaknya terus melakukan percetakan masker melalui usaha Home Industri yang ada di Kota Parepare, sehingga dengan adanya dampak ini kita juga tetap memanfaatkan usaha rumah untuk membantu Pemerintah dan juga tetap menjaga stabilitas ekonomi di kota Parepare.

Taufan mengajak kepada masyarakat kota Parepare untuk tetap patuh dan taat atas anjuran Pemerintah Kota Parepare, untuk tetap menggunakan masker yang mana Pemerintah Pusat telah menekankan hal tersebut sejak 5 April yang lalu.

Ketua MKGR Provinsi Sulsel ini, menuturkan, jika pihaknya akan semakin intens melalui semua pihak termasuk Kepolisian dan TNI untuk bahu-membahu dalam melakukan pencegahan, dan tentunya selama ini komitmen masyarakat Kota Parepare, untuk sama-sama menjaga kondisi kita bisa lebih baik lagi.

Cegah Penyebaran Covid-19, Akses Ke Pasar Lakessi Lorong Pertamina Ditutup Mulai Pukul 06.00 Hingga 10.00 Wita


PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare (Pemkot) terus melakukan upaya dalam mencegah penyebaran covid- 19. Salah satunya dengan membatasi akses masyarakat yang keluar-masuk di pasar Lakessi.

Hal itu ditandai dengan penutupan jalan utama di lorong Pertamina dan jalan Amin Laengke kelurahan Lakessi. Kedua jalan itu merupakan akses masuk menuju pasar. Jalan tersebut ditutup mulai pukul 06.00 hingga 10.00 Wita dengan menggunakan portal bambu, Selasa 14 April 2020.

Lurah Lakessi, Andi Satria Burhanuddin mengatakan, penutupan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 di area pasar. Akses masuk di pasar Lakessi kata dia terlalu banyak. Sehingga, akses masuknya dijadikan satu pintu. Semua warga luar yang mau belanja ke pasar diarahkan ke pintu masuk di pinggir pantai.

Satria menambahkan, Akses tersebut juga dijaga ketat Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan UPTD pengelolaan pasar. Semua Pengunjung diharuskan menggunakan masker, melakukan pengecekan suhu badan dan penyemprotan Desinfektan sebelum masuk ke Pasar.

Peliput:Nurfadila Wahid

Disnaker Parepare Buka Konsultasi Program Kartu Prakerja


PAREPARE – Pendaftaran Kartu Prakerja telah dibuka oleh pemerintah. Melanjutkan program tersebut Dinas Ketenagakerjaan Kota Parepare membuka konsultasi bagi pencari kerja dimulai tanggal 13-16 April 2020.

Kabid Penempatan dan Pelatihan Ketenagakerjaan, Disnaker Parepare, Abd Rahman menerangkan, program kartu Prakerja ini diperuntukkan untuk masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan. Diutamakan bagi tenaga kerja yang terdampak covid-19 yakni bagi yang dikenakan Pemutuhan Hubungan Kerja (PHK) atau yang dirumahkan.

Abd Raman menambahkan, khusus provinsi Sulawesi selatan, para peserta dibatasi hingga 158.956 orang. peserta yang terdaftar akan menerima bantuan uang sebesar Rp 3.550.000 untuk keperluan biaya pelatihan dan insentif (uang saku). Adapun Cara daftar Kartu Prakerja dilakukan secara online di laman www.prakerja.go.id. Syarat Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun, dan sedang tidak mengikuti pendidikan formal. Biaya pelatihan program ini ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tak perlu membayar atau gratis untuk ikut pelatihan atau kursus yang ada.

Peliput:Nurfadila Wahid

Taufan Pawe : Setiap Kebijakan Pemerintah Pusat Kami Pasti Akomodir


Parepare – Walikota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan, Pemerintah Kota Parepare tentunya akan menjalankan setiap kebijakan Pemerintah Pusat, khususnya bagaimana menjaga Kota Parepare agar terhindar dari Penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Taufan Pawe, menjelaskan, jika Pemerintah daerah tentunya akan mengikuti setiap kebijakan yang diputuskan bersama.

“Sebagai Pemerintah daerah tugas kita bagaimana melakukan perpanjangan kebijakan dari Pemerintah Pusat, dan sebagai Pemerintah Daerah tentunya harus mematuhi aturan tersebut,”katanya.

Taufan, menjelaskan, Pemerintah Kota Parepare juga tentunya melalui jalur komunikasi kepada semua pihak, maka kita akan akomodir setiap kebijakan tersebut.

“Apapun pasti kita akan laksanakan, apalagi kalau sifatnya memang harus untuk dilaksanakan, maka tugas kita bersama untuk melaksanakannya,”jelasnya.

Taufan sendiri, mengajak kepada semua masyarakat Kota Parepare, agar patuh dan taat terhadap aturan Pemerintah sehingga kita bisa terbebas dari virus yang belum ditemukan obatnya tersebut.

“Kalau kita bisa patuh dengan keadaan tersebut, tentunya kita akan dapatkan hasil yang lebih baik, dan itu perlu menjadi kerja bersama kita,”jelas Eks Pengacara Ternama ini.

Lurah Galung Maloang Kunjungi Warganya yang Menderita Kanker Usus


PAREPARE – Feri Ardiansyah, Warga Kelurahan Galung Maloang tengah berjuang melawan kanker usus. Penyakit tersebut dideritanya selama setahun lamanya. Kondisinya kian memprihatinkan. Dia tampak terbaring lemah di ayunannya. Badannya pun terlihat menyusut dan perut kembung. Bahkan, ia harus Buang Air Besar (BAB) lewat perutnya.

Ayah Feri, Abdul Wahab mengatakan, anaknya tersebut memilih melakukan terapi sederhana dan obat tradisional di rumahnya, Setelah dioperasi di RSUD Andi Makkasau sebulan lalu kata dia, Dokter juga merekomendasikan untuk kemoterapi di Makassar. Namun karena fisiknya yang lemah, anaknyapun menolak. Abdul Wahabpun mengharapkan ada solusi terapi alternatif bantuan dari pemerintah.

Mengetahui kondisi Feri, Lurah Galung Maloang, Moh Suryadi mengunjungi Feri dirumahnya di Jalan Lingkar Lanyer Kelurahan Galung Maloang Kecamatan Bacukiki Senin, 13 April 2020.

Suryadi mengaku, pihaknya rutin memberikan bantuan sembako kepada Feri sekeluarga, Seperti mie instan dan beras. Apalagi keluarga feri, kata dia masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

Di kesempatan yang sama, Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Parepare, Andi Muh Fudail juga mengunjungi Feri. Dia memberikan semangat dan sejumlah sembako kepada Feri.

Peliput : Nurfadila Wahid