Dituntut Untuk Lebih Berkreasi, Dekranasda Parepare Beri Pelatihan Bagi Perajin Limbah Laut Terdampak Covid


PAREPARE,- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Parepare, bekerjasama dengan beberapa organisasi lainnya seperti, Tim Penggerak PKK, BKMT, dan FKPPI, menggelar pelatihan bagi perajin terdampak Covid-19, untuk pemanfaatan limbah laut dalam menciptakan produk unggul di masa Pandemik tahun 2020.

Ketua Dekranasda Kota Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan mengatakan, dalam masa pandemi ini, dampak covid-19 sangat memberikan pengaruh yang besar kepada pelaku usaha, tak terkecuali terhadap industri kecil menengah (IKM).

Olehnya itu, para perajin yang terdampak covid, tidak hanya dituntut untuk memproduksi saja, namun dituntut untuk lebih berkreasi lagi.
“di tengah pandemi covid-19 ini, bagaimana kita harus lebih berkreasi supaya hasil produksi keliatan lebih indah, tidak sekedar menempel-nempel saja, tetapi harus ada nilai seni,”Jelas Erna.

Dalam pelatihan tersebut, diberikan materi mengenai bagaimana hasil laut atau kerang-kerangan bisa menjadi nilai komsumtif di tengah-tengah masyarakat agar supaya bisa membantu perekonomian keluarga.

“Apalagi di tengah situasi yang penuh hikmah ini, bahwa kita perempuan diharuskan tinggal di rumah, namun bukan Cuma perempuan, tapi laki-laki pun. Dengan kondisi ini, saya pikir, ibu-ibu rumah tangga pasti bisa lebih berkreasi, tetapi kita ingin ada nilai ekonomisnya, makanya kita menggelar pelatihan lagi yang setiap tahun memang dilaksanakan oleh Dekranasda,”terangnya.
Dalam pelatihan tersebut menghadirkan pemateri Ibu Erlis Yaleswati asal Maros.


peliput:Yanti

Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Parepare Sosialisasi Perubahan Perpres Nomr 75 Tahun 2020


PAREPARE, – Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Parepare, menggelar diskusi dengan menghadirkan sejumlah insan pers Kota Parepare.

Diskusi yang dikemas dengan media gathering tersebut, digelar di Teras Empang dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, Jumat (7/8/2020).

Kepala kantor Cabang BPJS Kesehatan Kota Parepare, Muhammad Aras memaparkan terkait Perubahan peraturan presiden (perpres) dari perpres 75 ke perpres 64 tahun 2020, bahwa yang mengalami terutama untuk iuran segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau yang dikenal juga dengan peserta mandiri.

“Dimana sebelumnya untuk kelas 1 Rp 160.000, kemudian kelas II Rp 110.000, dan untuk kelas III Rp 42.000. Sementara untuk perpres 64 tahun 2020, untuk kelas I Rp 150.000, Kelas II Rp 100.000, dan untuk kelas III tetap Rp 42.500, tetapi yang dibayarkan oleh peserta adalah Rp 22.500 dan sisanya Rp 16.500 itu disubsidi oleh Pemerintah Pusat,”Papar Aras.

Lebih lanjut Aras mengatakan, Untuk subsidi tersebut melalui mekanisme pembayaran subsidi untuk kelas III itu, dibayarkan oleh Pemerintah pusat sesuai dengan keaktifan peserta.
“Ketika peserta tersebut aktif, itulah yang dibayarkan subsidinya oleh Pemerintah pusat. Jadi subsidinya tetap dibayarkan, tahun ini maupun tahun depan karena tahun depan itu dibayarkan oleh peserta mandiri kelas III dan sisanya dibayarkan oleh pemerintah,”jelasnya.

Sebelumnya, Aras juga menerangkan, bahwa latar belakang terjadinya perubahan perpres tersebut, karena Pemerintah sangat menghargai keputusan MA dan pertimbangannya, sehingga mendorong pemerintah untuk memperhatikan ekosistem JKN secara menyeluruh, agar program JKN dapat berkesinambungan. Selain itu, dengan adanya kebijakan perubahan perpres ini, ada perbaikan sisi BPJS Kesehatan itu sendiri, yang akan berdampak kepada perbaikan pembayaran ke Rumah sakit.

peliput: Yanti

Peserta SKB CPNS Wajib Terapkan Protokol Kesehatan


PELAKSANAAN SKB CPNS PAREPARE FORMASI TAHUN 2019 RENCANANYA AKAN DILAKUKAN PADA SEPTEMBER HINGGA OKTOBER MENDATANG.
INFORMASI TERSEBUT DIUNGKAPKAN LANGSUNG PLT KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH (BKPSDMD) PAREPARE.

H.GUSTAM KASIM BERHARAP NANTINYA SEMUA PESERTA YANG MENGIKUTI TAHAPAN SKB AGAR MEMPERHATIKAN KESEHATAN SERTA MENERAPKAN PROTOKOL YANG TELAH DITETAPKAN PEMERINTAH.

HAL YANG SAMA JUGA DIUNGKAPKAN SEKRETARIS BKPSDMD PAREPARE, ADRIANI IDRUS SETIAP PESERTA SKB SETIDAKNYA SUDAH MENGISOLASI DIRI EMPATBELAS HARI SEBELUM JADWAL PELAKSANAAN, AGAR PADA HARI H PELAKSANAAN SKB PESERTA BENAR BENAR DINYATAKAN SEHAT.

ADRIANI JUGA MENAMBAHKAN BAGI PESERTA YANG KURANG SEHAT, PIHAK PANITIA MENYIAPKAN TEMPAT TERSENDIRI AGAR DAPAT MENGIKUTI UJIAN SKB.

Peliput :SRI AYU

Satpol PP, Kembali Pantau Pelaku Usaha Terapkan Protokol Kesehatan


PAREPARE, – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja kembali melaksanakan patroli ke rumah makan maupun pelaku usaha lainnya yang membuka malam hari.
Sasaran patroli ini adalah tempat makan dan warung kopi, untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada para pengelola untuk tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dalam berjualan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Satpol PP, Prasetyo saat melakukan patroli, Rabu (malam) 6 Agustus 2020, di beberapa warung makan dan warkop.

“Sesuai dengan surat edaran Walikota Parepare, kami turun memantau warung-warung makan untuk tatap menerapkan protokol kesehatan. Utamanya kepada para pengunjung dan konsumen yang akan mengunjungi setiap rumah makan, maupun warkop-warkop, agar tetap melakukan cuci tangan sebelum masuk, dan tetap menggunakan masker dan mengecek suhu,”Jelas Prasetyo yang turun bersama Tim Covid-19.

Dalam patroli tersebut, Tim Satpol PP juga menghimbau para pelaku usaha, untuk tidak melewati jam operasional yang telah ditentukan, yaitu pukul 11 malam.

Peliput :Yanti

SMPN 10 Parepare Terima Bantuan Masker Sebanyak 730 pcs Dari MNC Peduli


PAREPARE, – SMPN 10 Kota Parepare menerima ratusan masker dari MNC Group melalui MNC Peduli. Pembagian masker tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kalangan siswa-siswi khusunya di SMPN 10 Parepare.

Ratusan masker tersebut diterima langsung Kepala UPTD SMPN 10 Parepare Dra Nasriah, di Rumah Jabatan Walikota Parepare.

Ucapan terima kasih disampaikan Kepala UPTD SMPN 10 Parepare, Nasriah kepada MNC Peduli, yang telah memberikan kontribusi kepada SMPN 10 berupa masker 730 pcs.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini, bisa memutus mata rantai Covid-19. Karena salah satu cara paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu memakai masker,” tandas Nasriah.

Bantuan berupa masker tersebut, lanjut nasriah segera disalurkan kepada Tenaga Pendidik di lingkungan sekolah dan juga kepada siswa-siswi.

peliput :yanti

Satpol PP Parepare Sosialisasi Ke Pedagang Ikan Di Sekitar Jalan Jenderal Ahmad Yani


PAREPARE, – Sebagai Upaya untuk menjaga estetika kota dan keindahan, serta kenyamanan di pinggir jalan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Parepare, menurunkan personel dari Tim Humanis untuk melakukan sosialisasi kepada para pembuka lapak di pinggir jalan.

Kegiatan sosialisasi dan penegakan perda ini dilakukan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rabu kemarin.
Menurut Sekretaris Satpol PP parepare Catur Prasetyo, Tim Humanis dan tim Penegak Perda turun memantau dan melakukan pendekatan kepada para pedagang yang membuka lapaknya di pinggir jalan, terkhusus pedagang basah.

“Kita bersama tim humanis dan tim penegak perda melakukan sosialisasi ke seluruh pedagang kaki lima utamanya pedagang basah yang ada di sekitar jalan jenderal ahmad yani, karena ini sudah menjamur dan juga sudah menimbulkan bau yang tidak sedap, jadi Kita menyarankan ke para pedagang untuk bergabung di pasar,”Jelas Prasetyo.

Prasetyo menambahkan,pihaknya akan terus mensosialisasikan perda terkait larangan penggunaan trotoar atau fasilitas jalan kaki sebagai lahan berjualan, karena itu mengganggu keindahan dan kenyamanan.

Peliput:Yanti

Peringati Hari Pekan ASI Sedunia, Pemkot Gelar Kelas Ibu Hamil


PAREPARE, – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan 8 Puskesmas yang ada di Kota Parepare, memperingati Pekan Air Susu Ibu (ASI) Sedunia, dengan melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Hamil dengan mengangkat Tema, tentang ASI dan Menyusui.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Lurah Lumpue yang diwakili Kepala Seksi Pemerintahan, Muhlis, dan dihadiri Kepala Bidang Pelayanan, Promosi dan SDK Dinas Kesehatan Kota Parepare, Kasna, dan Kepala Puskesmas Lumpue Irnawati, yang berlangsung di Kelurahan Lumpue, Kamis (6/8/2020).

Kepala Bidang Pelayanan, Promosi dan SDK Dinas Kesehatan Kota Parepare, Kasna mengatakan, kegiatan kelas ibu hamil ini dilakukan untuk mensosialisasikan pekan ASI sedunia diperingati tanggal 1 sampai dengan 7 agustus dengan tema“Support Breastfeeding For A Healthier Planet” Dari tema tersebut lanjut dia, dapat diangkat bahwa, 820 ribu anak itu dapat diselamatkan dari kematian dengan menyusui.

“Kenapa menyusui itu menyelamatkan kematian bayi, karena dengan menyusui itu, selain untuk kesehatan anak dan kesehatan ibu, juga memenuhi kebutuhan nutrisinya. Yang tak kalah pentingnya dengan menyusui ini menjalin kebutuhan emosional hubungan batin antara ibu dengan anak,”Jelas Kasna.

Selain itu, tambahnya, di tengah pandemi ini dengan menyusui dapat menjamin pemberian pangan secara berkelanjutan, dengan berharap bahwa pemerintah melalui konselor atau para pemberi edukasi konseling menyusui di Puskesmas atau dimana pun berada, bahwa ibu menyusui itu, juga bisa mendapat akses informasi tentang ASI atau dapat difasilitasi untuk menyusui.

Peliput :Yanti

Ibu Hamil Positif Corona Sukses Jalani Sesar, Anak Lahir Kondisi Sehat


PAREPARE, – Ibu hamil (Bumil) melalui operasi caesar yang terkonfirmasi Covid-19 asal rujukan Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara tujuan Kota Makassar, Selasa 4 Agustus, melahirkan dengan selamat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Halwatiah, 1 orang ibu hamil yang merupakan rujukan dari luar parepare yang akan menuju makassar. Namun kondisi yang tidak memungkinkan sehingga pasien tersebut tidak melanjutkan perjalanan ke makassar.

“Ada ibu hamil 1 orang yang rujukan dari luar, ber KTP luar dirujuk karena anaknya besar. Dan dia tiba disini karena ada sesak jadi dilkukan pemeriksaan swab, ternyata hasil pemeriksaan swabnya positif. Namun kondisi anaknya baik-baik saja. Karena memang dilihat situasi dan kondisi terkait dengan covid-19 itu, tidak selamnya ibunya krna anakx juga kena.

Mungkin saja karena ada faktor-faktor lain. Anaknya sehat, bobot badan kurang lebih 4 kilo, jadi cukup sehat lah. Dan ibunya memang tidak pernah ada keluhan, hanya saja waktu masuk rumah sakit ada keluhan sesak sehingga dilakukan swab, dan hasilnya ternyata positif,”Tutur Halwatiah.

Sementara dr.Ibrahim Kasim membenarkan, bahwa melihat kondisi Bumil yang tidak memungkin melakukan perjalanan ke Makassar, sehingga langsung dibawa ke RSUD Andi Makkasau Parepare. Setelah menerima pasien tersebut, RSUD Andi Makkasau yang juga sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Sulsel melakukan tindakan cepat.
“Alhamdulillah setelah dilakukan operasi, keadaan ibu stabil, dan anak dalam keadaan sehat,”terang Ibrahim.

peliput :Yanti

Program Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga September


TERKAIT KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG MEMBEBASKAN PEMBAYARAN LISTRIK BAGI PELANGGAN DENGAN DAYA 450 VOLT AMPERE (VA) DAN MEMBERIKAN DISKON 50 PERSEN BAGI PELANGGAN DENGAN DAYA 900 VOLT AMPERE (VA) BERSUBSIDI, BERDASARKAN BASIS DATA TERPADU TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN. YANG SEBELUMNYA HANYA TIGA BULAN, KINI DIPERPANJANG HINGGA BULAN SEPTEMBER MENDATANG, HAL TERSEBUT DIUNGKAPKAN LANGSUNG MANAGER UP3 PLN PAREPARE YANG DITEMUI BEBERAPA WAKTU LALU.
AMBO TUWO MENJELASKAN HAL INI DILAKUKAN SEBAGAI TINDAKAN KONKRIT DAN KEPEDULIAN PEMERINTAH MELALUI PLN DALAM UPAYA UNTUK MERIGANGANKAN BEBAN MASYARAKAT AKIBAT WABAH PANDEMI COVID-19. DENGAN HARAPAN MELALUI KEBIJAKAN INI MASYRAKAT TIDAK LAGI MEMILIKI KENDALA DALAM MENJALANKAN AKTIFITAS SELAMA DI RUMAH.

Peliput : SRI AYU

Ketua BKMT Serahkan Wastafel Injak Ke SDIT KH Ahmad Dahlan Parepare


PAREPARE, – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Parepare kembali membagikan westafel portabel atau alat pencuci tangan menggunakan pedal kaki atau yang kerap disebut westafel keran injak.

Kali ini, salah satu penerima adalah SDIT KH Ahmad Dahlan.
Bantuan westafel tersebut diserahkan Ketua BKMT Parepare, Erna Rasyid Taufan kepada Kepala SDIT KH Ahmad Dahlan, Saiful Amir di Rujab Walikota Parepare, Senin 3 Agustus 2020.

“Kami kembali melaksanakan program Bascov atau Basmi Covid-19 dengan menyerahkan bantuan westafel keran injak. Ini adalah tahap kedua,”bebernya.
Erna berharap, pengadaan dan penyerahan bantuan Bascov berupa westafel pedal tersebut dapat menginspirasi masyarakat Parepare untuk meningkatkan perekonomiannya melalui pembuatan westafel kaki.


Peliput : Yanti