Lazismu Target 50 Ekor Sapi Kurban Tahun 2021

(foto : sumber google)
PAREPARE, – Lembaga Amil zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (lazismu) Kota Parepare , mencanangkan target Kurban Sapi sebanyak 50 ekor untuk Tahun 2021 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Lazismu Kota Parepare, Syaiful Amir melalui pesan Whatssap, Jumat (25/9/2020)
Untuk target program Tabungan Kurbanmu di tahun 2021 mendatang, Lazismu menargetkan sebanyak 50 ekor sapi. Namun belum termasuk kurban dari kantor-kantor layanan Lazismu yang berbasis Masjid yang mempercayakan kurbannya lewat Lazismu.
“Kita menargetkan khusus program ini, yaitu 50 ekor sapi. Tapi selain itu banyak teman-teman khususnya dari kantor Lazismu yang di Masjid-masjid itu kita target 80 ekor sapi. Namun ini mengalami penurunan akibat Pandemi Covid-19,”tandasnya.
Lazsimu mencanangkan program Tabungan Kurbanmu ini sebagai bentuk agar roda ekonomi di kalangan umat islam khususnya peternak sapi dan kambing terus bergerak. Karena, menurutnya, kurban yang dikelola selama ini secara tradisional itu masing-masing keluarga dan masing-masing kelompok, sehingga efek ekonominya tidak terasa.(Yanti)

Rencanakan Secara Teratur, Lazismu Ajak Berkurban Lewat Program “Tabungan Kurbanmu”

(foto:sumber google)
PAREPARE, – Lazismu Parepare mengajak masyarakat muslim yang ingin berqurban di tahun 1442 H atau Idul adha 2021 mendatang, melalui program “Tabung Kurbanmu”.

Program Tabung Kurbanmu ini merupakan program Lazismu Kota Parepare yang dapat dilakukan dengan menabung secara rutin.
Menurut Sekretaris Lazismu Parepare, Syaiful Amir, ini adalah upaya untuk memudahkan kaum muslimin yang ingin berkurban secara terencana, dan tidak secara insidentil.

“Jadi program ini, dengan cara menabung setiap bulan melalui rekening lazismu. Jadi lazismu hanya sebagai fasilitator untuk menghimpun dana-dana yang mempercayakan kurbannya kepada kami, dan lazismu juga yang akan mencarikan kelompok-kelompok dimana ada 7 orang setiap kelompok,”jelas Syaiful.

Syaiful menambahkan, Program Tabungan Kurbanmu ini dilakukan untuk menggerakkan roda ekonomi umat islam di kalangan peternak, baik ternak sapi maupun ternak kambing.

Peliput:Yanti

Pemkot Parepare Terima Kunker DPD-RI


PAREPARE, – Dalam rangka melakukan penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah, sekaligus pengawasan dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Parepare.

Rombongan yang dipimpin Ketua DPD-RI, Lanyalla Mahmud Mattalitti diterima langsung oleh Wakil Walikota Parepare H pangerang Rahim, Sekretaris Daerah Kota Parepare H Iwan Asaad, Wakil Ketua DPRD Parepare Rahmat Syamsu Alam, serta Forkopimda, di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Jumat (25/9/2020).

Pada kesempatan ini, Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim menyampaikan beberapa usulan pembangunan di Kota Parepare dapat menjadi perhatian dan dukungan oleh DPD-RI.

“Sebagai bagian dari Wilayah Indonesia, tentu punya berbagai hal yang tentu kami mohon dukungan dari bapak ketua serta rombongan, yang pertama adalah memohon dukungan tentang pembangunan Sarana Prasarana Institut Tekhnologi Habibie. Dimana Institut tersebut sudah ada 3 di indonesia, yaitu, bandung, Surabaya dan Parepare. Kami juga memohon dukungan untuk pembangunan Kawasan Industri Pergudangan Parepare (Kipas). Ini juga sangat strategis, karena berdekatan Bulog, dan ini akan menjadikan parepare sebagai pusat beras tebesar di Sulawesi Selatan,”Sebut Pangerang.

Kami juga sangat berharap, tambahnya, dukungan pembangunan jembatan jalan akses Nasional ke wilayah Timur Kota parepare. Ini akan menjadi jakses untuk ke wilayah Bacukiki, dimana terdapat Gedung Olahraga dan pembangunan pengolahan air bersih di beberapa sumur dalam di wilayah tersebut.

“Pembangunan dukungan sarana dan prasarana pariwisata, Taman Mattirotasi dan Salo Karajae juga sangat kami harapkan. Beberapa ini adalah usulan kami yang perlu kami sampaikan untuk dukungannya sehingga Kota ini dapat berkembang karena kota ini tidak memiliki sumber daya alam,”tandasnya.

Sementara Ketua DPD-RI Lanyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan terimakasih atas beberapa usulan-usulan pembangunan di Kota Parepare ini. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kami sebagai ketua DPD-RI yang sengaja dari daerah kita turun untuk menerima aspirasi dari daerah untuk disampaikan di pusat.

“Jadi memang sejak kepemilihan saya, saya selalu mengatakan kepada teman-teman bahwa kita mencari masalah-masalah di daerah, yang dibuthkan oleh daerah itu apa, kemudian kita selesaikan, kalau bisa kita selesaikan di daerah. Tapi jika tidak dapat diselesaikan, maka aspirasi tersebut akan dibawa ke pusat, nanti kita akan perjuangkan,”ujar Lanyalla.

Peliput:Yanti

Denda Ditempat, Penegakan Sanksi Perwali Nomor 31 di Parepare Didampingi Badan Keuangan Daerah


PAREPARE, – Penegakan Disiplin Protokol kesehatan dalam Peraturan Walikota (Perwali) nomor 31 Tahun 2020, mulai diberlakukan, Kamis (24/9/2020).

Penegakan Perwali ini dikawal oleh 236 personel gabungan TNI, Polri, Polisi Pamong Praja, (Pol PP), Dinas Perhubungan, BPBD, dan juga Tim Medis Dinas Kesehatan Kota Parepare, serta Camat dan Lurah, yang sebelumnya dilepas oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Parepare, Amir Syarifuddin pada kegiatan Apel Gelar Pasukan Tim Penegakan Hukum Perwali, di Lapangan balai kota.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Ansar mengatakan, Untuk titik pelaksanaan penegakan Hukum Perwali tersebut, dilaksanakan di beberapa titik diantaranya, Perbatasan Parepare-Barru, Perbatasan Parepare-Pinrang, dan Perbatasan Parepare-Sidrap, serta dilakukan dilakukan secara mobile yang disasar di tempat keramaian seperti pasar, swalayan, Warung Makan, dan Warkop.

“Ini yang kita lakukan di hari pertama pemberlakuan Sanksi dalam Perwali nomor 31 tersebut, karena kita tahu persis bahwa tempat-tempat ini biasanya tempat berkerumunnya masyarakat. dan setelah kita lakukan sosialisasi dalam waktu kurang lebih 1 bulan, tentunya kita sudah berikan penindakan bagi yang tidak memakai masker,”Jelas Ansar.

Terkait dengan nominal sanksi yang ditetapkan, Ansar menjelaskan bahwa seluruh tim yang turun hari ini dan berikutnya, akan didampingi Badan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Parepare.

BKD inilah, lanjutnya, yang akan melakukan negosiasi dan edukasi terhadap si pelanggar karena dia adalah yang membuat berita acara penyerahan pembayaran dan selanjutnya di stor ke bkd melalui rekening kas daerah Pekot Parepare,”Jelasnya.

Peliput:Yanti

Pemkot Parepare Buka Call Center SKB Bagi Peserta Seleksi CPNS Terkonfirmasi Positif Covid-19


PEMERINTAH KOTA PAREPARE DALAM HAL INI PANITIA SELEKSI DAERAH CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) FORMASI 2019 MEMBUKA CALL CENTER SKB YANG DAPAT DIHUBUNGI OLEH PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG (SKB) TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19.

HAL INI BERDASARKAN SURAT BKN YANG DISAMPAIKAN KESELURUH KABUPATEN KOTA YANG AKAN MENYELENGGARAKAN SKB DENGAN TUJUAN MEMBERIKAN RUANG KEPADA PADA PESERTA HAL TERSEBUT DIUNGKAPKAN LANGSUNG SEKRETARIS BKPSDMD PAREPARE YANG DITEMUI BARUBARU INI.

ADRIANI IDRUS MENAMBAHKAN UNTUK PESERTA SKB CPNS PEMKOT PAREPARE FORMASI 2019 YANG TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DAPAT MENGHUBUNGI CALL CENTER SKB DI NOMOR (0421) 3311008.

UNTUK PELAKSANAAN SKB YANG AKAN DILAKSANAKAN PADA 24 SAMPAI 25 SEPTEMBER MENDATANG KEPALA SUB BIDANG PERENCANAAN DAN PEMBERHENTIAN BKPSDMD PAREPARE MENGUNGKAPKAN DALAM PELAKSANAKAN TES NANTINYA PESERTA AKAN DIBAGI MENJADI BEBERAPA SESI.

Peliput:SRI AYU

Sosialisikan Perwali, Komunitas Adat dan Budaya Sima’tana, Bagikan Ratusan Masker ke Penguna Jalan


PAREPARE- Dalam rangak mengsosialisasikan peraturan walikota parepare no 31 tahun 2020 tentang disiplin protokol kesehatan, komunitas ada dan bidaya sima’ tana lakukan Bakti sosial berupa pembagian masker kepada masyarakat.

Ketua Komunitas Sima’tana
Arianto As’ad dg Mattoasi didampingi Wakil Ketua
La Gading Budi dg Mattara mengatakan bakti sosial tersebut merupakan wujud sinergitas antara komunitas adat dan budaya Sima’tana dengan Pemerintah Kota Parepare dalam mendukung program disiplin protokol kesehatan menanggulangi penyebaran Covid-19.

Kegiatan bakti sosial itu menyasar masyarakat pengguna jalan di beberpa titik ,salah satunya di bundaran Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun.

Komunitas yang melibatkan puluhan anggota dibantu aparat kepolisian tersebut turun langsung ke jalan dengan membagikan ratusan masker sambil mengkampanyekan kepada masyarakat untuk tetap tidak berkerumunan, rajin mencuci tangan, dan menggunakan masker guna menjaga resiko penularan Covid-19.

Peliput:Erwin

Pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan Hadirkan Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp di 082293984700


PAREPARE-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Parepare meluncurkan Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa).

Layanan melalui Whatsapp 082293984700 tersebut, untuk memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memperoleh pelayanan tanpa tatap muka di Kantor Cabang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Muhammad Aras mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.
Ada pun layanan di aplikasi Pandawa BPJS Kesehatan Cabang Parepare katanya, pendaftaran baru peserta bukan penerima upah (PBPU) dan sejenis, penambahan anggota keluarga, serta pendaftaran bayi baru lahir.

Tidak hanya itu, melalui aplikasi tersebut, peserta juga bisa mengubah jenis kepesertaan, perubahan data identitas seperti nomor induk kependudukan (NIK), nama, tempat tanggal lahir, termasuk perubahan data golongan dan pangkat serta gaji.

Bahkan di aplikasi ini, jelas Aras, peserta JKN-KIS juga bisa mengubah fasilitas kesehatan (Faskes) peserta, penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda, termasuk pengaktifan peserta veteran, serta anak yang masih kuliah.

Aras berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut, sehingga tidak perlu keluar rumah untuk bisa mendapatkan layanan di BPJS Kesehatan.

Tak hanya Pandawa, BPJS Kesehatan juga memiliki banyak Fasilitas Layanan online lainnya. Pelayanan informasi dan pengaduan juga dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN.

Peliput:Nurfadila Wahid

Mudahkan Wisatawan Dapat Informasi Wisata Parepare, Disporapar Akan Launching Aplikasi I’m Yours


PAREPARE-Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Parepare akan meluncurkan aplikasi baru yang diberi nama I’M YOURS.

Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang memudahkan para wisatawan mendapatkan informasi wisata Kota Parepare.

Kepala Dinas Pemuda, Olehraga dan Pariwisata, Amarun Agung Hamka mengatakan aplikasi tersebut merupakan singkatan dari bahasa inggris yang berarti pengintegrasian tiga bidang dalam satu layanan.

Aplikasi tersebut kata Hamka, menjadi inovasi baru Disporapar untuk memudahkan wisatawan mendapatkan informasi wisata yang bebas covid-19.

Dalam Aplikasi tersebut, tak hanya menginformasikan wisata bebas covid-19. Informasi event pariwisata Parepare juga secara lengkap disuguhkan dan Tersedia pemesanan hotel dan restoran yang menerapkan protokoler kesehatan melalui aplikasi ditengah Pandemi covid.

Aplikasi ini rencananya akan launching bulan september 2020 ini, tersedia di Playstore yang bisa didownload semua orang secara gratis.

Peliput:Nurfadila Wahid

Berlaku 24 September, Kelurahan Bumi Harapan Door To Door Sosialisasi Perwali


PAREPARE, – Kelurahan Bumi Harapan Kota Parepare melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Perwali Nomor 31 Tahun 2020, secara door to door.

Sosialisasi yang dilakukan door to door tersebut dipimpin langsung Lurah Bumi Harapan, Suharto bersama Camat Bacukiki Fitriany, beserta Danramil Kecamatan Bacukiki, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, Tim Penggerak PKK Kelurahan, dan beberapa tim gugus tugas pencegahan Covid 19, mulai dari Jalan Swaka Alam Lestari, hingga ke minrulangnge, Selasa (22/9/2020).

Camat Bacukiki Fitriany, yang didampingi Lurah Bumi Harapan Suharto mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan turun langsung menyebar selebaran berupa himbauan Perwali Nomor 31 dengan mendatangi langsung ke rumah-rumah warga.

“Jadi tadi kami mulai dari sekitar Kelurahan untuk menghimbau dan membagikan masker dan selebaran yang berisi Perwali Nomor 31. Ini kita lakukan dari rumah ke rumah, agar masyarakat bisa memahami isi Perwali itu bagaimana,”Jelas Fitriany.

Sementara Lurah Bumi Harapan, Suharto saat berinteraksi dengan masyarakat Melakukan edukasi bahwa penegakan protokol kesehatan dalam Perwali nomor 31 akan berlaku pada tanggal 24 september bulan ini.

“Kami himbau kepada warga untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, dengan tetap memakai masker dan sering mencuci tangan serta tidak melakukan kegiatan yang mengundang orang banyak. Karena kalau tidak mematuhi perwali tersebut maka akan dikenakan sanksi,”Imbau Suharto.

Dalam sosialisasi ini juga diturunkan Tim Call Center 112 bersama Tim Kesehatan PKM Lumpue untuk memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi warga.

Peliput:Yanti

Dinas Sosial Validasi dan Verifikasi DTKS 2500 Rumah Tangga Se-Kota Parepare


PAREPARE-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Parepare sudah masuki tahap Validasi dan Verifikasi.
Hal itu dibuktikan dengan musyawarah Kelurahan yang digelar di Kelurahan Ujung Lare, Selasa, (22/9).

Kasi Jaminan Sosial dan Keluarga Dinas Sosial, Hanise SH menagatakan pihaknya memang saat ini sedang memvalidasi dan memverifikasi DTKS sebanyak 2500 orang.

Khusus Kelurahan di seluruh Kecamatan Soreang dan Kecamataan Ujung sudah rampung pada hari ini. Dua Kecamatan lagi yakni Kecamatan Bacukiki dan Bacukiki barat akan dilakukan mulai kamis mendatang.

Dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2011 disebutkan bahwa verifkasi dan validasi (verivali) data terpadu dilakukan minimal 1 kali dalam 2 tahun. Verivali itu dilakukan sesuai Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang ada di kecamatan dan desa/kelurahan, kemudian hasil verifikasi validasi tersebut dilaporkan kepada Bupati/walikota. Data yang telah diverifikasi dan validasi harus berbasis teknologi informasi.

Agar pelaksanaan verifikasi dan validasi data di masing-masing kabupaten/kota sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2011, maka Kementerian Sosial menerbitkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 28 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.

Peliput:Nurfadila Wahid