KEJARI PAREPARE MUSNAHKAN 281 GRAM NARKOTIKA


KEJAKSAAN NEGERI (KEJARI) PAREPARE KEMBALI MELALUKAN PEMUSNAHKAN BARANG BUKTI 281 GRAM LEBIH NARKOTIKA JENIS SABU YANG TERDIRI DARI 36 PERKARA SEJAK SEPTEMBER 2019 HINGGA MEI 2020 KEMARIN.
PEMUSNAHAN BARANG BUKTI YANG DILAKSAKAN TEPAT DI HARI ULANG TAHUN (HUT) PERSATUAN JAKSA INDONESIA KE-27 INI DILAKUKAN DI HALAMAN KANTOR KEJARI PAREPARE.
KEPALA KEJARI PAREPARE, AMIR SYARIFUDDIN MENGUNGKAPKAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI SENILAI 280 JUTA RUPIAH INI, DIMUSNAHKAN DENGAN CARA DIBLENDER KEMUDIAN DIBAKAR.

Peliput:SRI AYU

PKH Labelisasi Rumah Warga Penerima Manfaat


Untuk memastikan ketepatan penerima manfaat pihak program keluarga harapan (pkh) kota parepare, terjun kelapangan untuk mendata keluarga penerima manfaat, pendataan dilakukan dengan cara memasang stiker di setiap rumah , hal ini dilakukan untuk mempermuda nantinya penyaluran bantuan dengan tepat sasaran kepada penerima manfaat.

Pemasangan stiker labelisasi ini akan dilakukan secara bertahap khusus kali ini dilaksanakan di kelurahan lemoe, bersama pemerintah setempat, pendataan dilakukan dengan cara door to door kerumah rumah warga pra sejahtera.

Pendamping program keluarga harapan kementrian sosial kota parepare, kartina sudirman mengatakan labelisasi telah dilakukan selama tiga minggu terkakhir,dan kali ini untuk kelurahan lemoe , tercatat rumah warga yang pra sejahtera akan di labelisasi sebanyak 129 kepala keluarga.

Labelisasi masih akan terus berlanjut hingga seluruh keluarga prasejahtera yang tersebar di empat kecamatan di kota parepare selesai dilakukan pemasangan stiker program keluarga harapan.

Peliput:Erwin

Menuju new normal, masjid terapkan protokol kesehatan


Sejak pemerintah membuka kelongaran aktivitas dirumah ibadah, , kini masjid-masjid di kota parepare , telah menerapkan protokol kesehatan covid-19.
Seperti siang tadi , saat mengelar sholat jumat , para pengurus mesjid , mengarahkan para jamaah untuk menerapkan protokol kesehatan sebelum masuk mesjid,
Selain itu para jamaah menggelar salat dengan menerapkan physical distancing. Jarak antar jamaah rata-rata berkisar 1 meter. Selain itu, jamaah yang datang pun diharuskan membawa alas salat sendiri, serta menggunakan masker.
Untuk lebih memudahkan sosialisasi protkol kesehatan , beberapa mesjid bahkan memasang sejumlah spanduk pencegahan penularan covid-19. Untuk mengingatkan jamaah agar sadar akan protokol kesehatan selama pandemi covid 19 saat ini.

Peliput:Erwin

Stock Banyak, Harga Beberapa Komoditas Mulai Stabil


Harga cabai di pasar tradisional semi modern lakessi kota parepare terpantau menurun , cabai rawit merah yang bulan lalu harga berkisar, 30 hingga 35 ribu perkilonnya kini turun, seharga 18 ribu perkilonya,
Penurunan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas, seperti tomat dan bawang putih, tomat yang sebelumnya seharga, 15 ribu perkilonya kini turun , seharga 8 ribu perkilonya, sementara bawang putih kini harganya terus berangsur angsur turun , kini berkisaran 25 perkilonya , yang mana sebelumnya seharga 38 hingga 40 ribu perkilonya.
Para pedaganga mengaku penurunan harga dari beberapa komoditas ini dikarenan stok yang melimpa dari para pemasok, sehingga harganya mulai stabil dan terjangkau.
Meski sebagian komoditas tengah mengalami penurunan harga ,namun harga bawang merah masih cukup tinggi, kini masih berkisaran 55 ribu hingga 60 ribu perkilonya.

Peliput :Erwin

Pengecekan kendaraan dinas polisi


Guna mendukung kinerja sekaligus kenyamanan dan keamanan dalam
menjalankan tugas, kapolres parepare , akbp budi susanto melakukan pengecekan
kendaraan dinas seluruh jajaran personel polres parepare.
Pengecekan kendaraan dilakukan, di depan gedung balai ainun , pemeriksaan dilakukan dengan tujuan agar personel polres parepare saat mengunakan kendaraan dinas tersebut dapat nyaman dan
aman saat menjalankan tugasnya .
Kapolres juga menenagaskan bahwa kegiatan pencekan ini dianggap perlu karena kendaraan dinas ini merupakan salah
satu mendukung dalam menjalankan tugas polres parepare di tengah masyarakat.
Dan yang paling terpenting yakni untuk mencegah keselamatan personel saat mengendarai kendaraan dinas tersebut.

Peliput:Erwin

Hasil swab negatif, rs. Sumantri pulangkan suluruh pesien covid 19


Penanganan kasus covid-19 di kota parepare mengalami kemajuan yang sangat signifikan, jumlah pasien sembuh, baik berstatus pasien dalam pengawasan, maupun pasien positif terus mengalami peningkatan.
Kemarin rumah sakit sumantri parepare, memulangkan dua pasien covid 19, yang telah lama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Dari hasil swab terakhir yang di jalani pasien tersebut. Bahwa hasil swab telah menunjukan hasil negatif covid, dan kedua pasien telah dinyatakan sembuh.
Pemulangan pasien disambut haru oleh para petugas medis rumah sakit, kedua pasien ini merupakan pasien terkakhir yang dirawat di rumah sakit sumantri, dengan kepulagan pasien ini, tidak ada lagi tercatat pasien covid 19 di rumah sakit sumantri.

Peliput :Erwin

IDI dan Organisasi Profesi di Parepare Kecam Pelaku Penyebar Hoax, Minta Polisi Bertindak


PAREPARE – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Organisasi Kesehatan Kota Parepare menyatakan sikap terkait fitnah terhadap tenaga kesehatan (Nakes) di tengah pandemi Covid-19.
Kegiatan berlangsung di Barugae Kompleks Rujab Wali Kota, Selasa (9/6/2020).
Ketua IDI Kota Parepare, dr Ibrahim Kasim pun mengecam para pelaku yang menyebar berita bohong melalu media sosial yang menyatakan bahwa tenaga medis melakukan rekayasa kasus Covid-19.
“Isu ini sangat meresahkan. Dimana dampak dari isu ini nyata menyebabkan penyebaran virus menular dengan cepat. Padahal yang kita butuhkan adalah persatuan dan kesabaran menghadapi wabah tersebut. Isu itu tidak benar dan membuat keresahan”
Dia pun mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi akan berita hoax yang sengaja memicu gejolak pemahaman masyarakat.
Dia juga berharap aparat hukum dapat menindaklanjuti oknum penyebar berita hoax tersebut.

Dishub lakukan rekayasa lalin urai kemacetan jalan abd kadir


Dinas perhubungan bekerjasama satuan lalu lintas polres parepare kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas sebagai upaya dalam mengurai kemacetan.
Kali ini, larangan melintas diberlakukan mulai dari arah jalan haji agussalim menuju jalan abdul kadir, kecamatan ujung, kota parepare.
Pemberlakuan larangan tersebut mulai efektif diterapkan mulai senin kemarin , dan larangan akan diberlakukan selama 24 jam.
Tanda rambu larangan pun telah di pasang petugas dari dinas perhubungan bersama satuan lalulintas polres parepare sejak senin kamarin. Sementara itu untuk arah dari jalan vetran , kendaraan bisa untuk menuju arah bau maseppe maupun ke arah h. Agussalim.
pelaksana tugas kepala dinas perhubungan parepare, hm iskandar nusu mengatakan, larangan melintas di samping islamic centre tersebut dilakukan berdasarkan hasil kajian rekayasa lalu lintas dan rekomendasi forum lalu lintas dan angkutan jalan kota parepare dalam mengurai kemacetan di sekitar wilayah jalan abd kadir di depan gedung islamic centre kota parepare.
Tahapan ini masih dalam tahap sosialisasi bersama dinas perhubungan dan sat lantas polres parepare selama sebulan, tilang akan diberlakukan bila sosialisasi selama sebulan tersebut dicabut.

Peliput:Erwin

Kukuhkan Kepala Inspektorat, Taufan Pawe : APIP Kita Ada di Level 3


Parepare – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, melakukan pengukuhan Pejabat Tinggi Pratama, Pengawas, Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional Lingkup Pemerintah Kota Parepare, yang digelar di Auditorium Bj Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis 4 Juni 2020.
Adapun nama-nama yang dilantik dan dikukuhkan, yakni H.Muhammad Husni syam,SH pengukuhan sebagai Inspektur Kota Parepare. Drs.Ahmad M,M.Si Pengukuhan Sekretaris Inspektorat. A.Erwin Pallawarukka,M.Si Pengukuhan ke Inspektur Wilayah II. H Muslimin,M.Si promosi dari kabid di PTSP menjadi Inspektur wilayah I. Simpur Siang,ST dari auditor Inspektorat menjadi Inspektur pembantu Investigasi pada Inspektorat. Dra.Rahmawati,M.Si dari Kepala Seksi perencanaan penanaman modal menjadi Sekretaris Perpustakaan. Ali Latif,SH dari Sekretaris Perpustakaan menjadi fungsional pustakawan. Tanti Sulistiyowatih pengukuhan menjadi kasubag administrasi umum kepegawaian Inspektorat. Muhammad yamin,ST pengukuhan dalam jabatan Kasubag Program dan keuangan Inspektorat. Rahim,SH bergeser dari Kasi Pengawasan Perdagangan menjadi kepala UPTD Pasar. Cica Jamaluddin,SH bergeser dari kepala UPTD Pasar menjadi Kasubag administrasi umum kepegawaian di DP3A. dr.Muslimin Ali,SP,An menjadi dokter Ahli Utama.
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengatakan, pengukuhan dan jyga pelantikan pejabat struktural, fungsional, Pejabat tinggi Pratama, Administrasi dan pejabat Fungsional Kota Parepare, sebagai bentuk penyegaran organisasi perangkat daerah.
“Kita kukuhkan peran dari Inspektorat Kota Parepare, sebagaimana perubahan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 menjadi Peraturan Pemerintah tahun 2019, terkait penguatan Fungsi Inspektorat Daerah,”katanya.
Taufan, menjelaskan, Fungsi Aparat Penegakan Internal Pemerintah (APIP) Kota Parepare dengan pengukuhan yang ada semakin menjadi perkuatan dalam menunjang kinerja Pemerintah Kota Parepare, dalam hal tata kelola keuangan dan juga tata kelola Pemerintahan yang ada di Kota Parepare.
“APIP kita saat ini sendiri telah berada pada level tiga, yang mana profesional dan fungsional tidak di ragukan lagi dari hasil Pemeriksaannya, maka kemudian semua harus patuh dan taat atas keputusan yang dihasilkan oleh APIP itu sendiri, bahkan jika ada aparatur Sipil Negera yang tidak patuh atas putusan tersebut, maka menjadi tugas APIP untuk menindak lanjuti ke tataran Aparat Penegakan Hukum baik itu di Kejaksaan maupun di Kepolisian,”ungkapnya.
Dirinya juga menitipkan harapan besar agar APIP ini tetap mampu menjaga marwah Pemerintah Kota Parepare, dan bagaimana inspektorat mampu bekerja dengan sangat profesional dan berintegritas.
“Salah satu hal yang juga dibuktikan Inspektorat saat ini dengan menghadirkan kembali WTP setelah sebelumnya kita sempat keluar dari opini tersebut, dan itu juga tidak lepas dari semangat semua pihak termasuk didalamnya Perangkat OPD yang telah berkomitmen bersama untuk menyajikan batang tubuh APBD yang lebih baik lagi, dan itu tidak lepas dari komitmen dan semangat yang kuat dari kita semua,”pungkasnya.
Mantan Praktisi Hukum ini, menjelaskan, jika Pemerintah Kota Parepare tidak boleh salah dalam mengambil sebuah kebijakan, yang ada itu terkadang keliru atau khilaf, selama tidak keluar dari mensrea penganggaran.
“Kalau salah dalam mengambil kebijakan dan berdampak pada indikasi pelanggaran keuangan atau terjadi mensrea dalam setiap Penganggaran maka itu bukan lagi ranahnya APIP tapi langsung ditindaklanjuti ke jajaran APH,”tegasnya.

Pelaksanaan Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Lingkup Parepare Digelar Dengan Protokol Kesehatan


Parepare – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengapresiasi pelaksanaan Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan fungsional lingkup Kota Parepare dilakukan ketat dengan Protokol Kesehatan yang digelar di Auditorium Bj Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis 4 Juni 2020.
“Awalnya saya ragu mengadakan kegiatan ini yang takutnya tidak sesuai dengan Protokol Kesehatan yang ada, tapi dari BKPSDMD dan juga Protokol memberikan jaminan kepada saya, sehingga saya berani lakukan kegiatan ini secara tatap muka yang awalnya saya agendakan melalui virtual,”tutur Taufan Pawe.
Wali Kota dua Priode ini menuturkan, sesuai dengan pelaksanaan saat ini, kita sendiri melihat hasilnya memang sesuai dengan protokol dimana setiap yang hendak masuk ruangan melalui serangkaian Pemeriksaan.
“Sementara kursi yang digunakan dalam acara ini diatur sedemikian rupa dan bahkan jaraknya sesuai dengan standar kesehatan, dan itu kita patut untuk apresiasi bersama,”tandasnya.
Dirinya juga menegaskan, jika pemerintah semua pihak harus tetap melakukan sosialisasi dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menerapkan Protokol kesehatan.
“Mari kita sama-sama tetap memberikan himbauan kepada masyarakat agar pentingnya penerapan Protokol Kesehatan, karena saat ini kita belum seutuhnya terbebas dari virus tersebut, namun masih dalam tahapan pemulihan, dan kondisinya saat ini virus masih ada disekitaran kita maka dibutuhkan Protokol Kesehatan yang cukup ketat,”urainya.