Ceramah di Depan Napi, Erna Rasyid Taufan Ajak Jadikan Rutan sebagai “Pesantren”

PAREPARE, RADIO PEDULI – Puluhan narapidana (napi) muslim mengikuti ceramah yang dibawakan Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Hj Erna Rasyid Taufan, di rumah tahanan (rutan) atau tepatnya di Lapas Kelas II A Parepare, Rabu, (7/12/2022).

Dalam ceramahnya ini, Erna Rasyid Taufan menyentuh kalbu para napi dari kalangan perempuan ini.

“Tidak ada yang membedakan manusia di hadapan Allah kecuali takwa dan ajaran Islam adalah ajaran yang sangat indah. Oleh karena itu, mari kita jadikan tempat ini (rutan) sebagai pesantren tempat untuk mendekatkan diri kepada Allah,” ajak ERAT, akronim nama Ketua DPD II Golkar Parepare di depan napi muslim ini.

“Jadikan tempat ini tempat bertaubat, memperbaiki kekhilafan. Semoga adik-adik dan Ibu-ibu menjadi manusia yang terbaik di mata Allah, Insyaa Allah,” Istri Taufan Pawe, Wali Kota Parepare ini mendoakan.

Dalam ceramah perdana di rutan itu, Erna Rasyid Taufan didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto juga menyerahkan bantuan berupa mukena dari BKMT Parepare sebanyak 38 pasang untuk warga binaan perempuan Lapas Parepare. (*)

Prodi Magister Teknologi Pendidikan PPs UNM Gelar Webinar Kewirausahaan

PAREPARE, – Mahasiswa Program Studi Magister Teknologi Pendidikan PPs UNM, menggelar Webinar Kewirausahaan.

Webinar yang mengangkat Tema tentang “Go Entrepreneur, Peluang dan Tantangan” berlangsung Via Zoom Meeting dan Live streaming melalyi akun youtube Magister Teknologi Pendidikan, Sabtu, 03 Desember 2022 lalu.

Peserta dalam kegiatan ini sangat bervarian baik segi profesi dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, maupun kalangan umum. Adapun Narasumber dalam Kegiatan ini yaitu Bapak Syamsul Rijal Madani, selaku Direktur PT KaosTA, dan Ketua Umum BPC HIPMI Parepare.

Selain itu, Pengantar Materi dari Ibu Dr. Farida Febriati, S.S.,M.Si selaku Dosen pengampuh mata kuliah kewirausahaan Universitas Negeri Makassar. Serta, Keynote Speaker yaitu Ibu Dr. Nurhikmah H, S.Pd.,M.Si selaku Ketua Program Studi Magister Teknologi Pendidikan PPs UNM.

Ketua Umum BPC HIPMI Parepare, Syamsul Rijal Madani, yang juga selaku Direktur PT KaosTA,
mengatakan, saat ini peluang Wirausaha sangat terbuka lebar, olehnya itu, seiring dengan perkembangan dunia digital dan akan adanya bonus demografi 2045, tentu harus mempersiapkan generasi emas untuk menjadi seorang wirausaha.

“kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada calon entrepreneur untuk memulai menjadi entrepreneur dengan mengambil peluang disekitar yang dapat dimanfaatkan sebagai usaha,” Jelas Nunung.

Lebih lanjut Rijal Madani menjelaskan, untuk menjadi seorang entrepreneur, harus mempunyai tantangan dalam mengembangkan sebuah usaha serta perlu adanya persiapan agar tantangan yang dihadapi dapat diatasi dengan baik.

Sementara Ketua Panitia Nunung Nurfajri Ainun, mengatakan kegiatan webinar ini berjalan sesuai yang diharapkan, pemateri dan peserta yang sangat interaktif sehingga dengan mudah menerima ilmu dan pengetahuan dari pemateri hebat dan ahli dibidangnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat dan membuka mindset bahwasanya semua orang dapat menjadi seorang entrepreneur sukses yang mampu mengambil peluang dan melewati tantangan demi mencapai tujuan.l, ” Harapnya.

Nunung menyebut, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Peserta yang terindentifikasi hadir mencapai 107 orang dalam zoom dan live streaming youtube sebanyak 75 orang yang menonton secara serentak.(***)

Tingkatkan Kapasitas Forum Anak, Pemkot Parepare Gelar Pelatihan Agen Perubahan 2P

PAREPARE, RADIO PEDULI – Untuk menambah pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam sebagai pelopor dan agen perubahan bagi Forum Anak di Kota Parepare, Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare, melaksanakan Pelatihan Agen Perubahan 2P (Pelopor dan Pelapor).

Kegiatan ini diikuti 30 orang peserta masing-masing perwakilan dari Forum Anak, Siswa-siswi SMP, dan SLTA Sederajat, dilaksanakan mulai tanggal 7 sampai 11 Desember 2022 yang terbagi dua kegiatan, di Kantor UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Parepare.

Hal ini dikatakan Ketua Panitia kegiatan, Rana yang ditemui di sela-sela kegiatan berlangsung di damping Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Dinas P3A Kota Parepare, Zulkifli Thalib, Rabu (7/12/2022).

“kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 7 Desember sampai 9 Desember terkait pelatihan agen 2P dan dilanjutkan di tanggal 10 sampai tanggal 11 Desember terkait pelatihan bimbingan teknis Konvensi hak anak bagi agen 2P. Dan pesertanya diikuti oleh 30 peserta masing-masing perwakilan dari SMP, SLTA, dan sederajat,”jelas Rana

Kegiatan ini lanjut Rana, dilakukan agar bagaimana bisa melakukan perubahan kepada anak-anak, dengan mindset, agar mereka bisa lebih mandiri menjadi pelopor dan pelapor.

“khususnya untuk pelopor itu menjadi agen perubahan, baik itu dalam pembangunan maupun pendidikan dan perlindungan. Sedangkan untuk sebagai agen pelapor ketika mereka mendapatkan sesuatu yang mengganjal tentang hak-hak mereka, mereka bisa melaporkan Ke instansi terkait,”tandasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Bidang PPA Dinas P3A Kota Parepare, Zulkifli Thalib, bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara berturut-turut selama lima hari, yang terbagi dari dua kegiatan dengan tujuan yaitu untuk pengembangan diri bagi anak-anak forum dan mengingatkan fungsi mereka di masyarakat sebagai agen pelopor dan pelapor (2P).

“harapannya bahwa setelah pelatihan ini, mereka akan mengimbaskan ke teman-teman yang lain. Karena ini baru perwakilan, hanya sebagian yang kami undang. Selain daripada mengimbaskan ke teman-teman dari anak-anak kita di forum anak, juga bisa mentransfer energi positif kepada anak-anak yang lain di masyarakat agar dia bisa berkegiatan positif,”Jelas Zulkifli.

Selain itu, bimbingan teknis terkait Konvensi hak anak bagi agen perubahan 2P ini, juga dilakukan untuk memberikan pengetahuan tentang hak-hak anak agar terpenuhinya hak anak di lingkungan sekitar.(Ant)

Akhir Tahun 2022, Pemkot Parepare Upayakan Jaga Inflasi Tetap Normal

PAREPARE, RADIO PEDULI – Angka inflasi di Kota Parepare pada bulan Nopember 2022 tercatat sebesar plus 0,22 persen.

Angka tersebut jauh meningkat dibandingkan pada bulan sebelumnya sebelumnya yang sempat menurun di angka minus 0,48 persen.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Prasetyo Catur yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12/2022).

Menurutnya, bahwa hasil tersebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Parepare, Yang peningkatannya sangat baik dibanding bulan Oktober 2022.

“untuk bulan November, Alhamdulillah inflasi kita ini sangat baik 0,22% artinya dibandingkan bulan lalu inflasi kita minus 0,48%. Sekarang menjadi plus 0,22%, ini artinya ada peningkatan sedikit daya beli masyarakat, jadi pasar tidak lesu kayak kemarin itu deflasi minus 0,48%,”ungkap Prasetyo.

Lanjut Prasetyo, Tercatat, daya beli masyarakat pada dua bulan terakhir di 2022 ini, daya beli masyarakat cukup tinggi, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru.

Upaya Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Dinas Perdagangan yang menjadi leading sektor menjaga stabilitas harga, terus dilakukan, seperti menggelar pasar murah untuk komoditas bawang merah yang harganya sempat memcapai kisaran Rp 40 ribu per kilonya.

“kami terus berupaya khususnya di bulan desember ini agar i flasi bisa kita tekan juga. Kami selalu menjaga dan melakukan pengawasan ketersediaan stok barang-barang supaya cukup untuk akhir tahun ini, termasuk melakukan pasar murah beras dan bawang merah,” jelasnya.

Kedepan kata dia, tidak hanya dilakukan pasar murah pada bahan pokok beras dan bawang merah saja, namun juga pada telur.

“Insya Allah ke depan, kami akan melakukan pasar murah telur. Ini lagi kami upayakan untuk kami menjual dengan harga sesuai dengan nilai perolehan. Jadi seperti kemarin, Kami memperoleh bawang merah sebesar Rp27 ribu, kami juga menjual 27 ribu.

Inilah upaya pemerintah untuk memfasilitasi antara para pedagang dengan masyarakat supaya tidak ada gap harga di dalam mereka inflasi, “sambungnya.(Ant)

Akhir Tahun 2022, Pemkot Parepare Upayakan Jaga Inflasi Tetap Normal

PAREPARE, RADIO PEDULI – Angka inflasi di Kota Parepare pada bulan Nopember 2022 tercatat sebesar plus 0,22 persen.

Angka tersebut jauh meningkat dibandingkan pada bulan sebelumnya sebelumnya yang sempat menurun di angka minus 0,48 persen.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Prasetyo Catur yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12/2022).

Menurutnya, bahwa hasil tersebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Parepare, Yang peningkatannya sangat baik dibanding bulan Oktober 2022.

“untuk bulan November, Alhamdulillah inflasi kita ini sangat baik 0,22% artinya dibandingkan bulan lalu inflasi kita minus 0,48%. Sekarang menjadi plus 0,22%, ini artinya ada peningkatan sedikit daya beli masyarakat, jadi pasar tidak lesu kayak kemarin itu deflasi minus 0,48%,”ungkap Prasetyo.

Lanjut Prasetyo, Tercatat, daya beli masyarakat pada dua bulan terakhir di 2022 ini, daya beli masyarakat cukup tinggi, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru.

Upaya Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Dinas Perdagangan yang menjadi leading sektor menjaga stabilitas harga, terus dilakukan, seperti menggelar pasar murah untuk komoditas bawang merah yang harganya sempat memcapai kisaran Rp 40 ribu per kilonya.

“kami terus berupaya khususnya di bulan desember ini agar i flasi bisa kita tekan juga. Kami selalu menjaga dan melakukan pengawasan ketersediaan stok barang-barang supaya cukup untuk akhir tahun ini, termasuk melakukan pasar murah beras dan bawang merah,” jelasnya.

Kedepan kata dia, tidak hanya dilakukan pasar murah pada bahan pokok beras dan bawang merah saja, namun juga pada telur.

“Insya Allah ke depan, kami akan melakukan pasar murah telur. Ini lagi kami upayakan untuk kami menjual dengan harga sesuai dengan nilai perolehan. Jadi seperti kemarin, Kami memperoleh bawang merah sebesar Rp27 ribu, kami juga menjual 27 ribu.

Inilah upaya pemerintah untuk memfasilitasi antara para pedagang dengan masyarakat supaya tidak ada gap harga di dalam mereka inflasi, “sambungnya.(Ant)

Kejar Target Realisasi Investasi, DPMPTSP Parepare Minta Pelaku Usaha Wajib Lapor Kegiatan Penanaman Modal

PAREPARE, RADIO PEDULI – Tingkat kepatuhan pelaku usaha untuk melaporkan kegiatan usahanya masih belum optimal. Sebagian pengusaha masih mendapatkan kendala untuk mengakses link untuk melakukan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Hal tersebut diketahui, pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) atau Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Bagi Pelaku Usaha di Kota Parepare, yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), di Hotel Kenari, Kamis (1/12/2022).

Bimtek tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut peraturan BKPM Nomor 6 Tahun 2020, tentang pedoman dan tata cara pengendalian pelaksanaan penanaman modal bagi pelaku usaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), St Rahma Amir mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan DPMPTSP, dalam memfasilitasi peraturan dan kebijakan pelaksanaan penanaman modal.

“Kegiatan ini dilaksanakan bagaimana kepatuhan pelaku usaha untuk melaporkan realisasi investasi melalui LKPM, ” Jelas St Rahma.

karena erdapat dua jenis periode pelaporan taitu periode laporan untuk per tri wulam dan periode laporan untuk per semester. Untuk laporan per tri wulan itu dengan nilai investasi Rp 1 miliar ke atas, sementara untuk periode laporan per semester itu dilakukan oleh pelaku usaha yang nilai investasinya Rp 100 juta. Jadi batas 100 juta itu sudah wajib lapor LKPM, “sambungnya.

Ia juga membeberkan, realisasi investasi Kota Parepare hingga tri wulan ke tiga sudah mencapai Rp 90 miliar dari target nasional sebesar Rp 160 miliar.

“kami tetap optimis untuk mencapai target investasi yang diberikan oleh Pemerintah pusat. Kalaupun misalnya tidak tercapai nantinya, itu karena memang ada beberapa kendala untuk pelaku usaha dapat mengakses link pelaporan LKPM,”tandasnya.

Ia berharap, lewat kegiatan ini dapat memfasilitasi penyelesaian permasalahan antara pelaku usaha dengan masyarakat. Serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha atas LKPM yang wajib dilaksanakan secara tepat waktu.(Ant)

Pemkot Parepare Optimis, Target Penurunan Stunting Bisa Di Bawah 14 Persen di Tahun 2024

PAREPARE, RADIO PEDULI – Pemerintah Kota Parepare optimis, penurunan kasus stunting hingga 14 persen yang ditargetkan oleh Pemerintah pusat pada 2024 mendatang, dapat tercapai.

Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Parepare, Halwatiah, saat ini Pemerintah Kota terus melakukan upaya, termasuk menerbitkan Peraturan Walikota Nomor 45 Tahun 2022, tentang percepatan penurunan stunting.

Dengan adanya Perwali yang merupakan turunan Peraturan Presiden kata Halwatia, dapat menjadikan sebagai pedoman untuk menyusun berbagai kegiatan atau program stunting, yang terintegrasi antara lintas sektoral dengan SKPD dalam melaksanakan pekerjaan program stunting.

“di dalam Perwali tersebut, terdapat tim tugas yang terlibat beberapa SKPD, yaitu Dinas Kesehatan, DPPKB, DLH, Dinas Ketahanan Pangan, dan PDAM. Saya kira ini diterbitkan sebagai acuan, pedoman kita untuk melaksanakan program penurunaan stunting. Dimana setiap dinas tentu sudah mempunyai tupoksi masing-masing untuk bisa bekerja sesuai perwali tersebut, “Pungkas Halwatia.

Berdasarkan data per Agustus Tahun 2022, lanjut Halwatia, parepare potensi stunting dengan jumlah anak sebanyak 1009 atau 13,78 persen dari total sasaran yang ada di Kota Parepare.

“target provinsi 14% di 2024, kita sekarang sudah berada di 13 persen. Sesuai harapan walikota, agar semua lintas sektoral bekerja dengan baik, bekerjasama dengan tim sesuai dengan tupoksi masing-masing, agar penurunan angka stunting kita bisa capai. jangankan 14 persen di tahun 2024, mungkin insya allah kami optimis bisa mencapai 10 persen sesuai dengan harapan Walikota Parepare, “tandasnya.(Ant)

Kakanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Apresiasi Sinergi PPBC TMP C Gempur Rokok Dan Minuman Ilegal

PAREPARE, RADIO PEDULI – Sebagai wujud nyata kinerja dan keseriusan Bea Cukai dalam mengawasi dan memberantas peredaran rokok ilegal dan minuman mengandung alkohol, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean C Parepare memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa 1,3 juta batang rokok ilegal dan minuman mengandung etil alkohol sebanyak 12 botol.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan, Nugroho Wahyu didampingi Kepala Kantor PPBC TMP C Parepare Nugroho Wigijarto dan dihadiri unsur Forkopimda yang digelar di Kawasan Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Selasa (29/11/2022).

Menurut Kepala Kantor PPBC TMP C Nugroho Wigijarto, melalui mekanisme Pengawasan dan Pelayanan, Bea Cukai Parepare telah melakukan serangkaian kegiatan penindakan terhadap barang kena Cukai ilegal, baik itu hasil tembakau maupun minuman mengandung alkohol dalam kurun waktu September 2021 sampai dengan Oktober 2022

“jumlah barang berupa hasil tembakau atau rokok sebanyak 1 juta 347.200 batang dan 12.000 ML minuman mengandung alkohol dengan total nilai mencapai 1 miliar 520 juta 918.000 atau kerugian negara mencapai 1 miliar 14 juta,” Jelas Nugroho Wigijarto.

Nugroho berharap dengan momentum pemusnahan ini, diharapkan peredaran rokok ilegal di wilayah kerja TMP C Parepare semakin menurun yang pada akhirnya akan meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai.

Sementara Kakanwil Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan, Nugroho Wahyu mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang ilegal tersebut. Hasil ini kata dia, merupakan kerja nyata dan sinergi yang baik antara semua pihak.

“Oleh karena itu mari kita terus bersinergi. Dari hati yang paling dalam saya mengucapkan terimakasih yang luar biasa kepada seluruh stakeholder yang membantu kami memberantas rokok ilegal dan minuman ilegal,” tandas Nugroho Wahyu.

Atas kerjasama tersebut, lanjutnya, Sulawesi Selatan tidak lagi menduduki peringkat teratas dari peredaran rokok ilegal.

“tahun-tahun kemarin, Sulawesi jadi surganya rokok ilegal. Tapi Alhamdulillah karena kerjasama kita sekalian kita berantas habis rokok ilegal ini. Sulawesi sekarang sudah di rangking belasan, “Pungkasnya.(yanti)

Minimalisir Pelanggaran Kalangan ASN, KPU Parepare Sosialisasi Potensi Permasalahan Hukum

PAREPARE, RADIO PEDULI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, menggelar Sosialisasi Potensi Permasalahan Hukum Pemilihan Umum Tahun 2024.

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Ketua KPU Kota Parepare, Hasruddin Husain yang menghadirkan narasumber dari Ketua Pengadilan Negeri Husnul Khotimah, Kepala Kejaksaan Negeri yang diwakili Sahrul, Ketua Bawaslu Zainal Asnun, serta Camat dan Lurah yang dilaksanakan di Hotel Kenari, Senin (28/11/2022).

Ketua KPU Kota Parepare, Hasruddin Husain menyampaikan, kegiatan ini menjadi ruang dalam rangka memberikan hasil review pelanggaran di Tahun 2019.

“kami disini berdiskusi tukar pendapat terkait mengenai kira-kira apa yang menjadi review, dan kecemasan teman-teman penyelenggara utamanya pasca selesainya kegiatan Pemilu tahun 2019,” jelas Hasruddin.

Tahapan Pemilu Tahun 2024 nantinya, lanjutnya tentu akan menjadi hal yang substansi yang akan dipersiapkan utamanya memberikan informasi kepada ASN, terutama Camat dan Lurah yang menjadi representasi pimpinan administrasi di masing – masing wilayahnya.

“Informasi seperti ini penting kami sampaikan sekaitan pelanggaran ASN di tahun 2019. Karena dari 34 Provinsi, Sulawesi Selatan yang paling tinggi terjadinya pelanggaran ASN nya di Tahun 2019,” terangnya.

Hasruddin berharap, setelah kegiatan sosialisasi ini informasi tersebut bisa tersampaikan dengan baik, sehingga bisa meminimalisir potensi-potensi kerawanan atau pelanggaran yang terjadi, utamanya yang dilakukan oleh ASN. (Ant)

Ringankan Beban Masyarakat Pasca Banjir, Pemkot Parepare Melalui Damkar Suplai Air Bersih Ke Rumah Warga

PAREPARE, RADIO PEDULI – Banyaknya warga yang tidak mendapatkan air bersih pasca banjir yang melanda Kota Parepare Sulawesi Selatan, di sejumlah wilayah pada Jumat (18/11/2022) lalu, Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Damkar Parepare hadir untuk meringankan beban masyarakat.

Dinas Damkar yang utamanya menanggulangi kebakaran, turun membantu masyarakat dengan mengerahkan armadanya melakukan penyuplaian air bersih ke rumah-rumah warga, Rabu (23/11/2022).

Menurut Kepala Bidang Evakuasi dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Parepare, Syafruddin Sjam, ia mengungkapkan, telah mengerahkan 6 armadanya, diantaranya 3 armada penembak untuk penyemprotan, dan 3 armada tangki untuk menyuplai air bersih. Itu ia lakukan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir.

” Melalui Pemerintah Kota Parepare, instruksi dari Bapak Walikota (Taufan Pawe) agar segera mungkin membantu warga yang terkena bencana, untuk meringankan beban masyarakat, “ucap Pallung, sapaan akrab kabid damkar ini.

Selain itu ia menjelaskan, sekitar 353 laporan pengaduan masyarakat yang masuk melalui Sistem Informasi Layanan Peduli Pengaduan, Penanggulangan dan Penyelamatan (SILP4), yang ingin dibantu, selain dari penyemprotan, juga ada pengaduan air bersih.

” Tiga armada penembak untuk melakukan penyemprotan dan Satu armada tangki untuk menyuplai air bersih, itu kami fokuskan ke titik-titik lokasi yang terekena banjir. Dan pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan SILP4 untuk layanan air bersih, itu kami layani secara bertahap, karena hanya dua armada tangki digunakan, “ujarnya.

Salah satu warga yang mendapatkan air bersih dari Damkar Parepare, Astuti mengungkapkan, apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Parepare khususnya Damkar, sangat membantu kami dalam penyuplaian air bersih kepada warga yang terdampak banjir.

Menurutnya, walaupun bukan pada titik paling terdampak, namun sangat membutuhkan air bersih. Apalagi pada saat akan memasak makanan untuk keluarga.

” Air bersih yang biasa kami gunakan, itu tidak lagi mengalir pasca banjir beberapa waktu lalu. Dengan adanya bantuan air bersih dari Damkar Parepare untuk warga, sangat memembantu aktifitas kami dirumah khususnya kami ibu rumah tangga, “ucapnya.(Ant)