Kepedulian Gubernur Sulsel, RS Hasri Ainun Habibie Bakal Jadi Ekonomi Baru Masyarakat Parepare

PAREPARE – Pembukaan Festival Salo Karajae, yang digelar di pelataran pantai Tonrangeng River Side, turut dihadiri ribuan masyarakat Kota Parepare, yang ikut menyaksikan festival yang memadukan kebudayaan dan wisata air tersebut.

Dalam sambutannya, Walikota Parepare, Taufan Pawe, membahas terkait progres pembangunan Kota Parepare dengan menjadikan Presiden ke tiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, sebagai inspirasi dalam pembangunannya melalui hadirnya beberapa bangunan monumental dengan mengangkat nama dirinya.

Taufan Pawe juga bercerita jika pada awal kepemimpinannya setelah dilantik pada 30 Oktober 2013 yang lalu, dirinya langsung bertemu dengan Presiden ketiga Republik Indonesia tersebut, dan meminta izin untuk membangun Parepare dengan menjadikan dirinya sebagai sumber inspirasi dan hal itupun mendapat respon baik dari BJ Habibie.

Dia juga menjelaskan bagaiman hakekat pemerintahannya sekarang ini, dengan menyentuh segala lini yang ada, karena bagi dirinya Pemerintahan itu sebagai Abdi Negara, Abdi Pemerintahan dan Pelayan Masyarakat.

Walikota Dua Priode ini, mengungkapkan, jika satu harapan BJ Habibie sebelum beliau pejamkan matanya, ingin menghadirkan RS Hasri Ainun Habibie, namun karena kondisi fiskal negara kita, sehingga hal itupun tidak berjalan semua dana perbantuan tidak lagi dapat diterima daerah, namun hadirnya sosok putra daerah yang memimpin Sulsel dan terketuk hatinya untuk membantu dana Perbantuan Provinsi sebanyak 75 Milyar.

Dengan demikian RS itupun bisa dilanjutkan kembali, dan yakinlah nantinya RS tersebut akan menjadi Pusat ekonomi baru masyarakat Kota Parepare.

Peliput:Arsyad

Merasa Takjub Dengan Acara Festival Salo Karajae, Nurdin Abdullah Bakal Usulkan Masuk Agenda Nasional

PAREPARE, – Walikota Parepare HM Taufan Pawe membuka event tahunan Kota Parepare, yakni festival Salo Karajae di Tonrangeng River Side, Jumat (27/9/2019).

Kegiatan tersebut selain dihadiri 2 putra kelahiran Parepare, juga dihadiri Bupati Barru Suardi Saleh dan Wakil Bupati Pinrang serta beberap pejabat pemerintahan lainnya.

Walikota Parepare Taufan Pawe mengatakan, bahwa kehadiran 3 putra parepare pada acara tersebut, merupakan spirit bagi warga Kota Parepare untuk menuju ke peradabn yang lebih maju lagi.

“Saya sangat merasa tersanjung dengan kehadiran 2 putra kelahiran parepare pada event ini. Semoga kehadiran Profesor dan Jenderal membawa spirit bagi Pemerintah Kota dan juga untuk warga parepare khususnya sekitar Tonrangeng,”kata Taufan.

Taufan meyakini bahwa, dengan sentuhan inovasi kuat, Festival Salo Karajae ini akan menjadi ikon wisata masyarakat parepare dan sulawesi selatan.

Sementara Gubernur Sulawesi Selatan Prof Andalan Nurdin Abdullah mengapresiasi event tersebut. Kegiatan ini kata Nurdin, sudah sepantasnya dijadikan agenda event wisata Nasional.

“Sekarang ini kota lagi mendorong kepada daerah-daerah agar lebih kreatif dan inovatif untuk menjadikan event ini sebagai agenda nasional,”ujar Nurdin Abdullah saat ditemui tim media sebelum meninggalkan lokasi acara.

Lanjut nurdin, event ini bahkan tidak hanya menjadi event nasional saja, akan tetapi bisa berkembang menjadi event internasional, dan bahkan bisa menjadi pesona indonesia.

“Insya Allah tahun depan, Salo Karajae ini akan diusulkan untuk menjadi agenda nasional di Pariwisata,”tutupnya.

Peliput:Yanti

Kapolda Sulsel Sebut Tonrangeng River Side Wajar Jadi Objek Wisata

PAREPARE – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Polisi Mas Guntur Laupe, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Parepare, dalam mengahdirkan objek wisata diantaranya Tonrangeng River Side.

Kapolda kelahiran Parepare tersebut, menilai jika kehadiran wisata pada TRS ini sangat layak, karena sejak dirinya kecil tempat tersebut sudah menjadi objek kunjungan warga, apalagi ditambah dengan hadirnya jalan Tonrangen River Side dan juga jembatannya, itu tambah mendukung keindahan lokasi tersebut.

Dirinya tidak menampik jika memang betul tadi Pak Gubernur bilang serasa bukan di Parepare dan juga pembawa acaranya juga bilang demikian dan saya juga merasakan hal itu, bahkan kini serasa kita di Jakarat atau Thailand, indah sekali apalagi dibaluti dengan suasana lampu yang indah dan penataan kota yang baik pula.

Diapun mewakili masyarakat Sumpang Minangae dan Tonrangeng bangga dengan peningkatan tersebut, dirinya mengaku sangat bangga dengan Kepemimpinan Walikota Parepare, Taufan Pawe dan bagaimana beliau menata kota Parepare ini.

Peliput:Arsyad

Gubernur Sulsel Dukung 1000 Persen Perubahan Nama Stadion Gelora Mandiri

PAREPARE – Wacana Perubahan nama Stadion Gelora Mandiri, menggunakan na BJ Habibie, atau Stadion Gelora Mandiri BJ Habibie, mendapat dukungan khusus dari Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nudrin Abdullah, saat membuka Walikota Cup 2019, Jumat 27 September 2019. Yang turut dihadiri Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe.

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, mengatakan, pada saat dirinya memasuki stadion Gelora Mandiri dia mengaku serasa tidak berada di Kota Parepare betapa luar biasanya Stadion Kota Parepare, dan memang selama ini Gubernur terus memantau Kota Parepare dan melihat bagaimana progres pembangunan di kota Parepare ditengah Pemerintahan Walikota Parepare, Taufan Pawe.

Dirinya juga menbahas terkait wacana perubahan nama Stadion Gelora Mandiri, menjadi Stadion Gelora Mandiri BJ Habibie, diapun mengaku sangat mendukung hal tersebut dan bahkan dukungan tersebut sebanyak 1000 persen, itu tidak lain karena sosok BJ Habibie ini merupakan putra kelahiran Kota Parepare, dan putra terbaik bangsa dan mulai dari Nasional hingga internasional.

Putra Kelahiran Kota Parepare ini juga berharap, agar masyarakat Parepare tidak seperti masyarakat yang lain, tapi bagaimana masyarakat Parepare mampu menjadi contoh dan pelopor ketertiban yang baik di Indonesia, dengan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu hoax yang disebar tanpa melihat aspek awal dari isu tersebut.

Peliput:Arsyad

Gubernur Sulsel Berikan Dana Pembinaan Pemenang Walikota Cup, Bukti Dukung Persepakbolaan Di Parepare

PAREPARE, – Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah membuka secara resmi perhelatan Walikota Cup 2019, Jumat, 27/09/2019 malam, di Stadion Gelora Mandiri Parepare.

Turnamen akbar yang diselenggarakan oleh Askot PSSI Kota Parepare tersebut diikuti oleh 18 tim sepakbola lokal Kota Parepare yang siap unjuk ketangguhan menjadi yang terbaik.

Walikota Parepare, HM Taufan Pawe dalam sambutannya mengapresiasi PSSI Kota Parepare atas pelaksanaan turnamen yang dilaksanakan pada malam hari sebagai bukti Parepare aman, nyaman, dan kondusif.

“Saya harapkan tim yang keluar sebagai pemenang nantinya bisa menjadi duta Parepare dalam turnamen Piala Gubernur Sulsel yang akan datang,”ungkap Taufan.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mendukung penuh atas penyelenggaraan event bergengsi tersebut. Tak tanggung-tanggung, ia telah menyiapkan hadiah Rp 100 juta sebagai dana pembinaan bagi pemenang.

“Saya berikan tambahan uang pembinaan Rp. 100 juta kepada pemenang,”tambahnya.

Selain dana pembinaan, Gubernur bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe juga menyerahkan secara simbolik bantuan berupa dua buah bola kepada masing-masing Manager dari 18 club yang ikut bertanding.

Peliput:Yanti

Parepare Sukses Gelar Turnamen Walikota Cup Malam Hari

PAREPARE – Pembukaan Walikota Cup tahun 2019 yang digelar di Stadion Gelora Mandiri, berhasil digelar pada malam hari dan dihadiri tiga tokoh besar Kota Parepare yang sukses memimpin di Negeri ini, ketiganya yakni Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah, dan Walikota Parepare, Taufan Pawe, jumat Malam 27 September 2019.

Acara tersebut dibuka langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, yang ditandai dengan tendangan pertama oleh Gubernur Sulsel, dan menyaksikan pertandingan perdana antara Kessi Puteh FC dengan Beringin FC.

Walikota Parepare, Taufan Pawe, mengaku, terharu dengan pelaksanaan even tahunan Kota Parepare ini, dimana karena tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karena dibuka langsung Gubernur Sulsel, dan dihadiri langsung Kapolda Sulsel.

Taufan juga memaparkan, kemajuan Kota Parepare dengan menggelar turnamen sepak bola pada malam hari, menandakan jika Parepare terus mengalami peningkatan menuju peradaban yang modern dan lebih baik.

Selain itu kata dia, pembinaan KONI saat ini telah berhasil menjalin sinergitas dalam pengembangan olahraga di Kota Parepare, bahkan melalui Futsal Gubernur Cup, tim Futsal Parepare berhasil menjuarai turnamen tersebut, dirinyapun berharap infut dari Walikota Cup ini bisa mewakili Parepare pada even Gubernur Cup nantinya.

Dan yang paling terpenting kata Taufan, bagaimana Tim Sepak Bola kita mampu mengikuti jejak Tim Futsal yang telah berhasil menjadi pemenang, dia juga berharap semoga pelaksanaan semi final dan final Gubernur Cup dilaksanakan di Kota Parepare.

Taufan juga mengusulkan pergantian nama Stadion Gelora mandiri menjadi stadion gelora mandiri BJ Habibie.

Sekedar diketahui jika Pelaksanaan Walikota Cup ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Iskandar Nusu, diangkat menjadi ketua Panitia Walikota Cup tahun 2019.

LPKA Parepare Sosialisasi Rancangan Undang Undang Pemasyarakatan

Lembaga pembinaan khusus anak kelas II Parepare menggelar Sosialisasi Rancanagan Undang Undang Pemasyarakatan. FGD yang dilakukan mengundang Akademisi, LSM Mahasiswa agar RUU Pemasyarakatan dapat disahkan oleh pemerintah.

Kepala LPKA Kelas II Parepare, Jayadikusumah mengatakan didalam RUU Pemasyarakatan ada beberapa yang menjadi polemik diantarannya cuti bersyarat dan rekreasi. Mantan Kalapas Barru ini menjelaskan cuti bersyarat tersebut bukan tanpa admistrasi dan proses yang dilalui narapida. Begitupun dengan kata rekreasi, menurutnya rekreasi bukan keluar ke tempat perbelanjaan atau berlibur namun narapidana hanya mendapatkan fasilitas musik atau senam bersama di kawasan lapas, dan menekankan bahwa narapidana tidak keluar dari Lapas atau Rutan.

Dengan adanya FGD tersebut, Jayadikusumah berharap agar seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung RUU Pemasyarakatan tersebut Untuk memberikan harapan yang lebih baik lagi bagi para warga binaan.

Peliput:Nurfadila Wahid

BPS Ajak Masyarakat Perbahrui Data Kependudukan Melalui Sensus Online Februari 2020 Mendatang

Indonesia akan mulai melakukan sensus penduduk pada tahun 2020. Sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali ini akan menjadi sensus penduduk yang ke-7 dilakukan oleh Indonesia.

Seperti di Kota Parepare, BPS beberapa bulan belakangan mensosialisasikan terkait sensus penduduk yang diadakan pada bulan februari maret mendatang.

Kasi Statistik Sosial BPS Parepare, Fauziah mengajak masyarakat untuk bisa secara langsung mengakses data diri pada link sensus.bps.go.id dengan menggunakan nomor kartu keluarga dan nik sesuai data kependudukan untuk login.

Fauziah menambahkan data administrasi yang tersedia pada Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, akan dikombinasikan dengan pencacahan lapangan, baik melalui pendataan mandiri maupun door-to-door.

Peliput:Nurfadila Wahid

Hari Statistik Nasional, BPS Parepare Gelar Berbagai Lomba

Dalam rangka hari Statistik Nasional 26 September, Badan Pusat Statistik Kota Parepare menggelar berbagai lomba, Kamis 26 September 2019.

BPS Parepare menggelar Upacara dalam rangka hari statistik nasional tahun 2019 bersama seluruh pegawai lingkup BPS, dan menggelar lomba mewarnai Logo BPS antar anak TK Sekota Parepare, Lomba Makan Biskuit, Lomba Karaoke, Lomba Menulis dan Lomba Foto dan Video.

Sebelumnya, BPS Parepare telah melaksanakan berbagai kegiatan sekaligus melakukan sosialisasi terkait sensus online yang akan dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2019 mendatang.

Kepala BPS Kota Parepare, Guruh Wahyu Martopo mengharapkan agar masyarakat lebih mengenal peran dan tugas BPS, dan juga sadar statisik apalagi di tahun 2020 akan dilaksanakan lagi Sensus penduduk yang memang dilakukan sekali setiap sepuluh tahun.

Peliput:Nurfadila Wahid

Tanggulangi Peningkatan HIV/AIDS di Kota Parepare, Pemkot Gelar Sosialisasi di Kalangan Pelajar

PAREPARE, – Salah satu bentuk antisipasi dan memberikan pemahaman terkait penanggulangan HIV/AIDS, Pemerintah Kota Parepare melalui bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Parepare, menggelar Sosialisasi HIV/AIDS bagi kalangan pelajar.

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan pelajar ini, digelar di Hotel 88 Kota Parepre, Kamis (26/9/2019).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare Arifuddin Idris menyampaikan, kegiatan ini dilakukan untuk bagaimana mencoba untuk membuat program yang akan memperkecil ruang atau memberikan edukasi kepada pelajar, agar tidak masuk dalam lingkaran HIV/AIDS.

“ini untuk mensosialisasikan, bagaimana pelajar-pelajar generasi muda ini, minimal untuk menghindari pemicu penyebab terjadinya penyakit HIV/AIDS. Maka dari itu, kami akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak sekolah termasuk SMA, untuk membuat program-program yang lebih bernuansa proteksi,”jelas Arifuddin.

Peliput:yanti