SDN 24 Parepare Terapkan Gerakan Satu Aksi Satu Anak

PAREPARE, – Pendidikan berkualitas dan kemampuan literasi adalah dua hal yang sangat penting di era persaingan global yang kian kompetetif. Para pengambil kebijakan tentunya sudah menyadari hal tersebut.

Demikian hal yang telah dilakukan Kepala Sekolah Model SDN 24 Kota Parepare H.Muh.Dahlan yang pernah membawa nama harum SDN 45 Parepare pada masanya.
SD Negeri 24 kini menerapkan program Majelis Anak Sholeh, untuk meningkatkan budaya literasi Al Quran di sekolah tersebut.

Kepala SD Negeri 24 Kota Parepare mengatakan, saat ini dirinya akan membenahi sekolah tersebut, dimulai dari pendidikan karakter islami untuk murid-muridnya dengan menerapkan program Literasi Al Quran.

“Selain gerakan Literasi Al Quran yang akan diterapkan, juga bagaimana di sekolah ini kami galakkan yang bernuansa – nuansa islami, untuk mendukung kota santri di Kota ini,”Jelas Dahlan.
Untuk menyukseskan program tersebut, lanjut mantan Kasek SDN 45 ini, berharap ada kerjasama dari Majelis Anak Sholeh untuk mendapatkan bimbingan kepada peserta didik, agar kita dapat membangun kedekatan anak-anak menjadi kecintaan terhadap Rasulullah dan Al Quran.

“Ini bukan hanya yang berkaitan dengan kebiasaan, akan tetapi kita mengajarkan kepada anak didik yaitu gerakan satu aksi satu anak yaitu “one day one juz one ayat”, sehingga nilai Al Quran bisa mewarnai kehidupan mereka. Karena ada hubungan Alquran dengan pembentukan karakter, unsur kecerdasan dan akhlak, dimana di sekolah ini juga kita terapkan budaya “Mappatabe” atau kesopanan,”ujar Dahlan.

Peliput:Yanti

Pembina Majelis Anak Sholeh Parepare Apresiasi Gerakan Literasi Al Quran SDN 24 Parepare

PAREPARE, – Pembina Majelis Anak Sholeh Kota Parepare Hj. Erna Rasyid Taufan yang hadir pada kegiatan Literasi Al Quran yang pertama kali dilakukan di sekolah tersebut, mengapresiasi penerapan Program Majelis Anak Sholeh yaitu Literasi Al Quran, yang kini diterapkan di SDN 24 setelah di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah H.Muh.Dahlan.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Agussalim kelurahan Tiro Sompe Kota Parepare ini, menerapkan gerakan satu aksi satu anak, dimana mendidik anak secara islami untuk pembentukan karakter.

Hj. Erna Rasyid Taufan yang hadir pada pelaksanaan perdana Literasi Al Quran ini memberikan dukungan dan apresiasi terhadap sekolah tersebut untuk melakukan kerjasama dengan Majelis Anak Sholeh dengan berbagai program.

“Harapan kami tentunya program ini dapat terus berjalan, sebagaimana penerapan beberapa program-program islami yang diterapkan di skeolah sebelumnya telah berhasil membawa nama baik Kota Parepare dalam hal pendidikan karakter usia dini. Karena menurutnya, ini sangat positif untuk meningkatkan akhlak dan karakter siswa,”tandas erna.
Tentunya dengan ditetrapkannya program Literasi di Sekolah ini, Kepala Sekolah bisa memberikan yang terbaik sebagaimana dengan sekolah yang telah diemban sebelumnya.

Peliput:Yanti

Cegah Abrasi Pantai, Pemerintah Kota Parepare Pertamina Tanam 500 Bibit Mangrove

PAREPARE, – Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya abrasi dan penyelamatan ekosistem lingkungam di pesisir pantai lakessi Kecamatan Soreang Kota Parepare, Pemerintah Kota Parepare melalui Kelurahan Lakessi menggencarkan program penanaman pohon jenis mangrove (bakau).

Kegiatan tanam mangrove ini dilakukan bekerjasama dengan pihak Pertamina dan melibatkan Organisasi pemerhati lingkungan dari Pemuda Pancasila, Danramil dan Bhabinsa Kelurahan, di pesisir Pantai Lakessi, Kamis (3/10/2019).

Lurah Lakessi Awaluddin yang di temui di lokasi penanaman mengatakan, beberapa pihak telah beberapa kali melakukan pengerukan sampah di Zona tersebut, namun ketika air surut, kembali terjadi endapan sampah.

“melihat hal ini, kami mengeluarkan terobosan dengan pihak pertamina untuk melakukan penanaman mangrove di pesisir pantai ini,” jelas Awal.

Menurut mantan kasubag protokol Humas Setdako ini, saat ini pihak terkait telah menyiapkan 500 bibit mangrove untuk disebar di sekitar pantai kelurahan lakessi.

“Selain mangrove, kami juga sudah menyediakan pohon ketapang kencana, namun penanaman pohon ini akan dilakukan bertahap,”ujarnya.

Sementara Junior Supervisior Receiving & Storage Pertamina Suddin menjelaskan kegiatan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina yang bekerja sama dengan Program terobosan pemerinrah daerah yaitu kelurahan lakessi, untuk bagaimana melestarikan pesisir pantai dan menjaga kebersihannya.

“Mengenai pemeliharaan mangrove yang kami tanam ini, pihak kami akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah,”tutupnya.

Peliput:Yanti

Festival Salo Karajae 2019 Resmi Ditutup Wakil Walikota Parepare

PAREPARE, – Festival Pesisir Sungai Terbesar Di Sulawesi Selatan Atau Festifal Salo Karajae yang digelar Oleh Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, dan dibuka pada jumat 21 Oktober lalu, resmi ditutup oleh Wakil Walikota Parepare H.Pangerang Rahim, di Tonrangeng River Side Rabu (2/10/2019).

Kegiatan yang digelar selama 5 hari telah banyak menyedot perhatian masyarakat parepare maupun luar parepare, untuk mengunjungi stand-stand dan mengikuti beberapa perlombaan yang digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).
Antusias penonton pada malam penutupan Festival Salo Karajae, yang menghadirkan Bassi Toayya dan Super DJ Asal Kota Makassar.

Plt Kepala Dinas Disporapar Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan, pada malam penutupan ini, kami menyuguhkan beberapa hiburan sekaligus pengumuman lomba-lomba yang digelar selama Festival berlangsung.

“Selain kita menampilkan hiburan dari Bassi Toayya, kita juga menyediakan Door Prize bagi pengunjung yang datang memakai sarung. Ini kita lakukan sebagai upaya untuk melestarikan budaya mallipa,”beber Hamka.

Sementara Wakil Walikota Parepare dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada penyelenggara kegiatan tersebut yang telah sukses digelar pada tahun ini. Ini membuktikan bahwa Kota Parepare mempunyai Event pariwisata yang berkelas dan mempunyai nilai jual tinggi serta banyak dan layak untuk dijadikan agenda pariwisata Nasional bahkan Internasional.

“pelaksanaan Festival ini telah berlangsung sukses dan meriah, karena telah dibuktikan dengan besarnya animo masyarakat yang mengunjungi Event ini, tidak hanya Kota Parepare saja, tapi banyak juga yang berasal dari luar daerah,”Jelas Pangerang.

Kegiatan ini lanjutnya, telah sejalan dengan tekad pemerintah yang ingin menjadikan Kota Parepare sebagai kota tujuan di Sulawesi Selatan. Ini harus ditunjang dengan digelarnya berbagai event kegiatan yang menarik, yaitu kesenian budaya, serta banyaknya lomba yang diadakan dikemas begitu menarik dengan tetap menjaga budaya lokal, sehingga peserta begitu antusias untuk menampilkan yang terbaik serta menjadi wadah untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas yang dimiliki.

“Kegiatan ini juga telah memberikan kesempatan bagi dunia usaha, para pengusaha kecil dan menengah untuk mempromosikan produk dan jasa yang dihasilkan. Begitupula di lokasi Salo Karajae ini yang biasanya sunyi dari aktifitas, tapi kini menjadi hidup dan ramai sehingga masyarakat sekitar juga turun merasakan manfaat dari pelaksanaan Festival ini,”tandasnya.

Pada penutupan Festival Salo karajae ini, turut dihadiri Kepala pengadilan Negeri Parepare, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Erna Rasyid Taufan, dan beberapa Pejabat Pemerintah Kota Parepare.

Peliput:Yanti

Taufan Pawe Ingatkan Aparatnya Perhatikan 27 Penerima Rumah Impian

PAREPARE – Walikota Parepare, Taufan Pawe, meminta kepada para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, yang membidangi terkait bantuan bagi masyarakat, agar betul-betul memperhatikan masyarat Penerima bantuan Rumah Impian tersebut.

Dirinya mengatakan, 27 Penerima bantuan tersebut sangat layak kemudian untuk dibantu karena mereka ini memang membutuhkan bantuan tersebut.

Taufan Pawe, mengatakan, jika kita berbicara terkait logika akal sehat saja, maka kemudian kita sudah bisa tafsirkan jika memang mereka ini wajib untuk kita bantu dan memang mereka harus dapat bantuan tersebut.

Bazar SOTO ERAT Peduli Wamena

PAREPARE, – Ketua Tim Penggerak PKK Hj.Erna Rasyid Taufan mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas situasi terkini yang terjadi di Wamena yang mengarah kepada tragedi kemanusiaan.
Melihat kejadian tersebut, Hj. Erna Rasyid Taufan (Erat) yang juga Ketua Forum Komunikasi Keluarga Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) bersama organisasi lainnya yang dipimpinnya, tergugah untuk bergerak peduli terhadap masyarakat Parepare yang menjadi korban kerusuhan Wamena.

“Saya mengajak kepada Organisasi-organisasi dimana saya terlibat di dalamnya sebagai pembina maupun ketua, untuk membuat Bazar makanan yaitu “Soto Banjar”. Soto Banjar ini saya buat sendiri karena salah satu masakan keluarga sebagai yang terfavorit, makanya saya berinisiasi membuat dan menggelar bazar. Dan alhamdulillah dalam waktu sehari, bisa terjual sampai 400 mangkuk,”ungkap Erat.

Bazar ini kata dia, dilakukan hingga dua hari karena masih banyaknya pesanan dan banyankya warga yang ikut berpartisipasi atas kepedulian kejadian di Wamena.
“Kita terpaksa melayani sampai dua hari, karena hari pertama kehabisan dan masih banyak yang pesan. Kami juga yakin bisa menjual Soto ini hingga 500 mangkok, dan keuntungannya yang kurang lebih 40 juta, Insya Allah akan kami salurkan ke Wamena pada hari jumat 3 oktober,”Ucapnya.

Selain kegiatan bazar, Tim dan organisasi lain juga sementara ingin mengumpulkan pakaian bekas layak pakai untuk disalurkan bersama dana hasil Bazar kepada warga Parepare yang akan membutuhkan di Pengungsian Wamena.

“Kita tidak hanya menggelar Bazar, namun kita juga akan mengumpulkan pakaian yang masih bisa dipakai maupun pakaian baru untuk disalurkan kesana. Untuk posko pengumpulan pakaian tersebut, masyarakat bisa langsung ke Balai Ainun Kota Parepare,”tandasnya

Peliput:Yanti

Retas Hoax, Program Baru Andalan Diskominfo Parepare

PAREPARE – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Parepare dalam waktu dekat bakal meluncurkan program Retas (Parepare Berantas) Hoax dalam bentuk talkshow khusus di Televisi Peduli Parepare. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Parepare, H.M Iskandar Nusu, Kamis, 3 Oktober 2019.

Ditemui di ruang kerjanya, Iskandar menjelaskan, sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL), TV Peduli harus mengambil peran signifikan dalam penyediaan informasi yang komprehensif terkait isu-isu yang tengah berkembang di masyarakat.

Ia menjelaskan, dirinya telah menyetujui pelaksanaan program Retas Hoax yang diajukan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi  Publik sebagai bentuk inovasi proyek perubahan pada  Latpim III Angkatan VII Pemkot 2019 tahun ini.

“Saat ini sebagaimana kita liat sebaran informasi hoaks terkait pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan daerah, termasuk kebijakan nasional, masih sangat tinggi,. Ini tentu harus dicarikan solusi, dan terkait itu insya allah dalam waktu dekat TV Peduli Parepare akan meluncurkan Program Retas Hoax,” terang Iskandar.

Terpisah, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi  Publik, Arwah Rahman, menjelaskan, Talkshow Retas Hoax nantinya akan menghadirkan narasumber kredibel dan kompeten di bidangnya, guna menjelaskan secara lengkap setiap isu yang dibahas. Program baru TV Peduli ini diharapkan dapat menjadi bagian solusi terhadap maraknya informasi hoax, utamanya di Media Sosial.

Adapun tema, nanti akan disesuaikan dengan isu apa yang tengah menjadi perhatian publik. “Insya Allah sekali sepekan dengan narasumber akan didatangkan dari SKPD/OPD lingkup Pemerintah Kota Parepare, Instansi Vertikal/Lembaga/BUMN/BUMD,” kata La Ode, sapaan akrab Arwah Rahman, ditemui usai menerima kunjungan tim penilai kegiatan verifikasi Governor Award For Inovation (GAFI) Sulsel, di Studio TV Peduli, Kamis, 3 Oktober 2019.

Pihaknya juga akan berupaya mendatangkan pimpinan TNI/Polri, termasuk pimpinan media, coorporate  dan masyarakat umum, sehingga penjelasan yang disampaikan bisa lebih kaya dan maayarakat bisa tercerahkan.

Sekadar informasi, tahun ini TV Peduli Parepare menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kota Parepare yang berhasil lolos di ajang GAFI. “Alhamdulillah dari dua kali babakan penilaian, kita (TV Peduli, red) berhasil lolos dan hari ini diverifikasi,” ungkap La Ode.

Saat ini TV Peduli mengelola beberapa program informasi diantaranya Apa Kabar Parepare (AKP) pagi, siang, petang dan malam. Kemudian, sekilas info pukul 13.00 Wita, pukul 14.00 Wita, pukul 15.00 Wita dan pukul 16.00 Wita. Selanjutnya program peduli news, dan ensiklopedi peduli.

Rencananya, program Talkshow Retas Hoax akan melengkapi program talkshow yang telah ada, yaitu Talkshow KOMISI (Komentar, Opini dan Solusi) setiap Senin dan kamis, Talkshow Dinamika Pembangunan setiap selasa, Talkshow Sehat Bersama RSUD Andi Makkasau setiap rabu dan Talkshow DAI (Dialog Agama Islam) setiap Jumat.

FMPPS Kota Parepare Diharap dapat Menjadi Mitra Untuk Mengawasi Konten Penyiaran

PAREPARE, – Guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota FMPPS Kota Parepare agar terbentuk penyiaran sehat, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Parepare menggelar Sosialisasi Forum Masyarakat Peduli Penyiaran Sehat (FMPPS).

Sosialisasi yang dibuka oleh Wakil Walikota Parepare H.Pangerang Rahim didampingi Kepala KPID Sulsel Mattewakkang dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Parepare H.Iskandar Nusu, melibatkan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL), Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK), Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB) dan juga unsur Masyarakat, yang dilaksanakan di Hotel Grand Star Parepare, Rabu (2/10/2019).

Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Kota Parepare Arwah Rahman menyampaikan, kegiatan ini dilakukan agar anggota FMPPS Kota Parepare dapat menjadi perpanjangan tangan dalam meluruskan isu-isu atau info yang beredar, sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi yang aktual dan terpercaya.

“Anggota Forum MPPS yang dibentuk pada tahun 2015 ini, dapat menjadi Pemerintah Daerah, agar melakukan tugas pengawasan isi siaran dan melakukan edukasi kepada masyarakat khususnya terkait fenomena berkembangnya berita-berita hoaks di tengah-tengah masyarakat,”jelas Arwah Rahman.

Sementara Wakil Walikota Parepare H.Pangerang Rahim pada kesempatan tersebut mengatakan, Kehadiran FMPPS ini diharapkan dapat berperan untuk memberikan pencerahan sekaligus sebagai wasit di masyarakat untuk menangkal tayangan-tayangan tidak sehat yang tersaji, sehingga masyarakat dapat memfilter generasi muda dari perilaku negatif sebagai akibat dari munculnya siaran yang ada.

“Saya berharap, FMPPS ini dapat membantu tugas KPID dalam mengawasi tayangan-tayangan media elektronik. Karena tidak dapat dipungkiri, banyak tayangan televisi yang telah melenceng dari peran media televisi sebagai media pendidik. Selain itu, kata dia, juga banyak tayangan yang menggerus dan menyebabkan dekadensi moral anak bangsa,”Pinta Pangerang Rahim.

Tidak hanya itu, tambah Pangerang Rahim, dalam upaya menciptakan penyiaran sehat, Pemerintah Kota Parepare juga mengharapkan peran dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang merupakan mitra dari Pemerintah Daerah dalam menyebarluaskan informasi publik, sebagai media penyampai informasi atau kebijakan pemerintah ke masyarakat luas.

“keterlibatan KIM dalam FMPPS sangat besar, dalam hal pemantauan konten penyiaran. Ini sangat membantu KPID dalam mengontrol konten penyiaran yang berbahaya di Daerah, dan dapat membantu Pemda ikut peduli penyiaran sehat bagi masyarakat,”harapnya.

Peliput:Yanti

PT Zakiyah Dina Tayyibah Gelar Manasik Umrah Akbar


PAREPARE, – PT Zakiyah Dina Tayyibah Tours dan Travel Umrah, menggelar manasik Umrah Akbar, di Gedung Islamic Center Parepare, Selasa (1/10/2019).

Kegiatan Manasik Akbar ini dibuka oleh Wakil Walikota Parepare H.Pangerang Rahim, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD terpilih H.Tasming Hamid.

Direktur PT Zakiyah Dina Tayyibah menyampaikan, bahwa manasik akbar ini akan memberangkatkan perdana jemaah sebanyak 433 pada tanggal 12 Oktober dengan menggunakan 1 maskapai penerbangan. Sementara kloter kedua akan diberangkatkan pada tanggal 29 Oktober dengan 130 jemaah, dan kloter ketiga pada tanggal 30 oktober sebanyak 350 jemaah dengan total jemaah sebanyak 913 orang yang akan diberangkatkan pada bulan oktober 2019, berasal dari Kota Parepare, Pinrang, Bone, polman, dan sidrap.

“Semua ini adalah kepercayaan masyarakat kota Parepare dan daerah tetangga, untuk menghadiri manasik akbar ini. Kami juga terus meminta dukungan dari Pemerintah Kota untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”Terang Hj.Erna.

Sementara Wakil Walikota Parepare H.Pangerang Rahim menyampaikan apresiasinya kepada PT Zakiyah Dina Tayyibah sebagai salah satu lembaga penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah. Pemerintah Kota berharap Travel ini akan terus memberikanpelayanan terbaik bagi masyarakat parepare yang akan melaksanakan Ibadah Haji dan Umrah.

“Manasik Akbar ini dilakukan untuk memberikan ilmu dan pengetahuan kepada calon jamaah Umrah mengenai tahapan-tahapan dalam menunaikan ibadah umrah yang baik dan benar,” jelas Pangerang.

Melalui manasik umrah ini lanjutnya, juga akan membangun hubungan silaturahim diantara sesama jemaah. Hubungan silaturahim ini harus tetap dijaga, sehingga kebersamaan dan kekeluargaan dapat terbina dengan baik,”harapnya.

Peliput:yanti

Wujudkan Program Rumah Impian Komitmen Hadirkan Janji Politik

PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare menggelar pertemuan dengan para Calon penerima bantuan rumah impian, yang merupakan program andalan Pemetintah Kota Parepare, dan menjadi janji Politik Walikota dan Wakil Walikota Parepare terpilih Priode 2018-2023, Taufan Pawe dan Pangerang Rahim, Selasa 2 Oktober 2019.

Walikota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan dari beberapa janji Politik dia dengan Wakilnya Pangerang Rahim, ini yang menjadi program prioritas, karena menyangkut hajat dan kepentingan masyarakat dan bahkan program itu menjadi pertama kalinya di Indonesia.

Taufan juga menjelaskan, jika mereka yang mendapat bantuan ini memang murni masyarakat yang membutuhkan, bukan korban bencana atau kejadian lainnya, karena kita tau mereka memang butuh fasilitas tersebut.

Dirinya juga menuturkan, jika dalam pembangunan rumah impian tersebut sama sekali tidak boleh ada pungutan bahkan satu rupiah pun, jangan sampai nantinya ada lagi yang beralasan dengan alasan apapun untuk melakukan pungutan.